Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
Digitalisasi Dan Optimalisasi Bisnis Berbuah Manis
Laba Bersih Mandiri Tembus Rp 42 Triliun
Jumat, 1 November 2024 07:05 WIB
Sebelumnya
“Melalui strategi penyaluran kredit, kami optimis target pertumbuhan kredit pada kisaran 16 persen hingga 18 persen (yoy) dapat tercapai pada akhir 2024,” yakinnya.
Emiten berkode saham BMRI ini juga mencatatkan total portofolio berkelanjutan senilai Rp 285 triliun pada kuartal III-2024, atau tumbuh 12,8 persen yoy. Hal ini sebagai upaya penerapan prinsip Environmental, Social and Governance (ESG)
Bank Mandiri juga membukukan realisasi kredit secara konsolidasi mencapai Rp 1.590 triliun, atau tumbuh 20,8 persen yoy. Sedangkan kontribusi dari sektor Energi Baru Terbarukan (EBT) terhadap portofolio mencapai senilai Rp 10 triliun, dengan tren peningkatan setiap tahunnya.
Dukungan Pemerintahan Baru
Baca juga : Pemerintah Dongkrak Industri Padat Karya
Darmawan menyampaikan dukungan Bank Mandiri, terhadap segala program pertumbuhan ekonomi yang digencarkan Pemerintahan baru Presiden Prabowo Subianto.
Ia mengatakan, saat ini Pemerintahan baru telah menunjuk tim ekonomi yang diisi oleh orang-orang yang expert. Hal tersebut mendorong optimisme Bank Mandiri di sektor perbankan pada tim ekonomi tersebut, untuk mencapai target yang ditetapkan Pemerintah.
“Bank Mandiri melihat itu sebagai optimisme Pemerintahan baru untuk mewujudkan Indonesia menjadi negara maju,” ungkapnya.
Baca juga : Hadapi Banjir, DKI Siagakan Pompa Dan Peralatan Berat
Meski begitu, katanya, tantangan dan Pekerjaan Rumah (PR) masih banyak yang harus dihadapi. Namun sebagai pelaku bisnis, harus melihatnya sebagai opportunity oleh pelaku pasar.
“Ini menjadi kerjaan bersama. Semua pihak ikut berkontribusi secara total, sehingga bisa mendorong target 8 persen,” ujar Darmawan.
Ia pun memastikan, Bank Mandiri siap mendukung upaya Pemerintah dalam menjaga ketahanan pangan dan energi nasional. Serta sepakat melakukan swasembada pangan, karena melihat Indonesia yang sampai hari ini masih bergantung pada impor.
Baca juga : Debut Nistelrooy Tampil Manis
“Jika ini (swasembada pangan) terjadi lebih cepat, maka akan berdampak pada pertumbuhan ekonomi dan mendongkrak PDB (Produk Domestik Bruto) Indonesia menjadi lebih tinggi,” tutup Darmawan. DWI
Artikel ini tayang di Harian Rakyat Merdeka Cetak, Halaman 9, edisi Jumat, 1 November 2024 dengan judul "Digitalisasi Dan Optimalisasi Bisnis Berbuah Manis Laba Bersih Mandiri Tembus Rp 42 Triliun"
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya