Dark/Light Mode

Jelang Musim Hujan

Hadapi Banjir, DKI Siagakan Pompa Dan Peralatan Berat

Jumat, 1 November 2024 06:50 WIB
Plt Kepala Dinas SDA DKI Jakarta, Ika Agustin Ningrum. (Foto: ANTARA/Siti Nurhaliza)
Plt Kepala Dinas SDA DKI Jakarta, Ika Agustin Ningrum. (Foto: ANTARA/Siti Nurhaliza)

RM.id  Rakyat Merdeka - Dinas Sumber Daya Air (SDA) DKI Jakarta memastikan kesiapan petugas sarana dan prasarana untuk menghadapi musim hujan. Upaya ini dilakukan untuk memaksimalkan penanganan banjir.

Plt Kepala Dinas SDA DKI Jakarta, Ika Agustin Ningrum mengatakan, kesiapan tersebut termasuk operasional pompa dan alat berat. Dia merinci, Dinas SDA DKI memiliki 577 unit pompa stasioner yang tersebar di 202 lokasi dengan kondisi baik.

Selain itu, 557 unit pompa mo­bile dan 254 unit alat berat juga siap beroperasi dengan baik. Kemudian, sekitar 6.941 petugas telah siap siaga, mulai dari petugas operator pompa hingga satgas di lapangan.

“Para petugas ini akan ber­jaga selama 24 jam dengan sistem bergantian tugas selama musim hujan untuk memastikan semua peralatan beroperasi dengan baik,” ujar Ika, Rabu (30/10/2024).

Baca juga : Debut Nistelrooy Tampil Manis

Ika mengungkapkan, pengeru­kan waduk dan saluran peng­hubung (PHB) hingga kini masih berlangsung. Tercatat, 605.498,99 meter kubik sedimen telah dikeruk hingga Oktober 2024.

“Per Oktober 2024 ini, 838.912,39 meter kubik yang sudah kita keruk di saluran-saluran PHB, waduk dan sungai. Selain itu, embung dan pol­der sudah dipersiapkan untuk mengoptimalkan kapasitas penampungan air,” kata Ika.

Ia mengatakan, Pejabat (Pj) Gubernur DKI Jakarta, Teguh Setyabudi telah memberikan arahan agar seluruh petugas dan operator di lapangan berkoordi­nasi dengan baik serta menjaga konsistensi. Selain itu, koordinasi lintas Organisasi Perangkat Dae­rah (OPD) serta dukungan dari wali kota diharapkan dapat me­maksimalkan penanganan banjir.

“Pj Gubernur menekankan bahwa penanggulangan banjir tidak hanya menjadi tanggung jawab Dinas SDA, tetapi harus melibatkan seluruh OPD,” tan­das Ika.

Baca juga : Tennis Paris Masters 2024, Zverev Hancurkan Griekspoor

Menurut Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta, musim penghujan sudah dimulai, dengan puncak curah hujan diprediksi terjadi pada Februari 2025.

Sebelumnya, Penjabat (Pj) Gu­bernur Teguh Setyabudi menginstruksikan kepada seluruh jajaran perangkat daerah di lingkungan Provinsi DKI Jakarta untuk mem­perkuat sinergi jelang puncak musim hujan pada akhir tahun.

“(Penanganan banjir) tidak bisa dilakukan oleh satu dinas saja, perlu sinergi lintas perang­kat daerah. Jadi semua jajaran, bukan hanya Dinas Sumber Daya Air. Mari bahu-membahu agar banjir bisa diantisipasi,” kata Teguh saat memimpin rapat pimpinan bersama jajaran perangkat daerah di Balai Kota DKI Jakarta, Selasa (29/10/2024).

Teguh menegaskan, kesiapan dalam menghadapi musim hujan selalu menjadi prioritas tahunan DKI Jakarta. Oleh karena itu, seluruh perangkat daerah ter­kait di Jakarta seperti Dinas SDA, Dinas Bina Marga, Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat), Dinas Lingkungan Hidup (LH), Dinas Sosial dan lainnya harus melakukan perbaikan kinerja sebagai langkah antisipasi.

Baca juga : Kejagung Periksa Dan Blokir Rekening Keluarga Zarof

Teguh mengapresiasi upaya selama ini dalam antisipasi banjir. Kehadiran Kanal Banjir Barat dan Kanal Banjir Timur telah mem­buat titik banjir berkurang. Untuk Jakarta Utara, mungkin masih ada sedikit. Sementara Jakarta Pusat sudah makin sedikit. “Namun har­us kita perhatikan titik lain, seperti di kawasan underpass menuju Bandara Halim, Cempaka Putih dan titik underpass lainnya,” imbuhnya.

Ia juga meminta kesiapan selu­ruh perangkat daerah terkait un­tuk melakukan pemetaan lokasi yang sering terjadi genangan. Selain itu, memastikan keterse­diaan sarana penunjang dalam mengantisipasi banjir. Seperti pompa stasioner, pompa mobile, hingga Sumber Daya Manusia (SDM) untuk bersiaga di Posko Siaga. Kemudian, melakukan pemetaan lokasi pengungsian banjir, yang meliputi dapur umum dan sanitasi.
 Selanjutnya 

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.