Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- Perbaikan Selesai, Kondisi Jalan Lenteng Agung Sudah Normal dan Bisa Dilewati
- Persib Mulai Susun Persiapan Hadapi Musim 2026/2027
- OTT Pejabat Imigrasi Jakbar, KPK Sita Mobil, Valas, Hingga Emas
- Erling Haaland Bisa Bawa Norwegia Bersaing di Piala Dunia 2026
- Davide Ancelotti Latih Lille, Calvin Verdonk Hadapi Tantangan Baru
Jelang Musim Hujan
Hadapi Banjir, DKI Siagakan Pompa Dan Peralatan Berat
Jumat, 1 November 2024 06:50 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Dinas Sumber Daya Air (SDA) DKI Jakarta memastikan kesiapan petugas sarana dan prasarana untuk menghadapi musim hujan. Upaya ini dilakukan untuk memaksimalkan penanganan banjir.
Plt Kepala Dinas SDA DKI Jakarta, Ika Agustin Ningrum mengatakan, kesiapan tersebut termasuk operasional pompa dan alat berat. Dia merinci, Dinas SDA DKI memiliki 577 unit pompa stasioner yang tersebar di 202 lokasi dengan kondisi baik.
Selain itu, 557 unit pompa mobile dan 254 unit alat berat juga siap beroperasi dengan baik. Kemudian, sekitar 6.941 petugas telah siap siaga, mulai dari petugas operator pompa hingga satgas di lapangan.
“Para petugas ini akan berjaga selama 24 jam dengan sistem bergantian tugas selama musim hujan untuk memastikan semua peralatan beroperasi dengan baik,” ujar Ika, Rabu (30/10/2024).
Baca juga : Debut Nistelrooy Tampil Manis
Ika mengungkapkan, pengerukan waduk dan saluran penghubung (PHB) hingga kini masih berlangsung. Tercatat, 605.498,99 meter kubik sedimen telah dikeruk hingga Oktober 2024.
“Per Oktober 2024 ini, 838.912,39 meter kubik yang sudah kita keruk di saluran-saluran PHB, waduk dan sungai. Selain itu, embung dan polder sudah dipersiapkan untuk mengoptimalkan kapasitas penampungan air,” kata Ika.
Ia mengatakan, Pejabat (Pj) Gubernur DKI Jakarta, Teguh Setyabudi telah memberikan arahan agar seluruh petugas dan operator di lapangan berkoordinasi dengan baik serta menjaga konsistensi. Selain itu, koordinasi lintas Organisasi Perangkat Daerah (OPD) serta dukungan dari wali kota diharapkan dapat memaksimalkan penanganan banjir.
“Pj Gubernur menekankan bahwa penanggulangan banjir tidak hanya menjadi tanggung jawab Dinas SDA, tetapi harus melibatkan seluruh OPD,” tandas Ika.
Baca juga : Tennis Paris Masters 2024, Zverev Hancurkan Griekspoor
Menurut Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta, musim penghujan sudah dimulai, dengan puncak curah hujan diprediksi terjadi pada Februari 2025.
Sebelumnya, Penjabat (Pj) Gubernur Teguh Setyabudi menginstruksikan kepada seluruh jajaran perangkat daerah di lingkungan Provinsi DKI Jakarta untuk memperkuat sinergi jelang puncak musim hujan pada akhir tahun.
“(Penanganan banjir) tidak bisa dilakukan oleh satu dinas saja, perlu sinergi lintas perangkat daerah. Jadi semua jajaran, bukan hanya Dinas Sumber Daya Air. Mari bahu-membahu agar banjir bisa diantisipasi,” kata Teguh saat memimpin rapat pimpinan bersama jajaran perangkat daerah di Balai Kota DKI Jakarta, Selasa (29/10/2024).
Teguh menegaskan, kesiapan dalam menghadapi musim hujan selalu menjadi prioritas tahunan DKI Jakarta. Oleh karena itu, seluruh perangkat daerah terkait di Jakarta seperti Dinas SDA, Dinas Bina Marga, Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat), Dinas Lingkungan Hidup (LH), Dinas Sosial dan lainnya harus melakukan perbaikan kinerja sebagai langkah antisipasi.
Baca juga : Kejagung Periksa Dan Blokir Rekening Keluarga Zarof
Teguh mengapresiasi upaya selama ini dalam antisipasi banjir. Kehadiran Kanal Banjir Barat dan Kanal Banjir Timur telah membuat titik banjir berkurang. Untuk Jakarta Utara, mungkin masih ada sedikit. Sementara Jakarta Pusat sudah makin sedikit. “Namun harus kita perhatikan titik lain, seperti di kawasan underpass menuju Bandara Halim, Cempaka Putih dan titik underpass lainnya,” imbuhnya.
Ia juga meminta kesiapan seluruh perangkat daerah terkait untuk melakukan pemetaan lokasi yang sering terjadi genangan. Selain itu, memastikan ketersediaan sarana penunjang dalam mengantisipasi banjir. Seperti pompa stasioner, pompa mobile, hingga Sumber Daya Manusia (SDM) untuk bersiaga di Posko Siaga. Kemudian, melakukan pemetaan lokasi pengungsian banjir, yang meliputi dapur umum dan sanitasi.
Selanjutnya
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya