Dark/Light Mode

Anindya Akan Dampingi Prabowo dalam Lawatan Perdana ke Luar Negeri

Selasa, 5 November 2024 20:51 WIB
Ketua Umum Kadin Indonesia Anindya Bakrie (Foto: Dok. Kadin)
Ketua Umum Kadin Indonesia Anindya Bakrie (Foto: Dok. Kadin)

RM.id  Rakyat Merdeka - Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia Anindya Bakrie akan mendampingi Presiden Prabowo Subianto dalam lawatan perdana ke luar negeri. Lawatan tersebut akan berlangsung selama dua minggu lebih dan dimulai akhir pekan ini.

“Kadin mendampingi Presiden dan juga para menteri untuk memastikan bahwa dunia usaha hadir bersama upaya G to G (Government to Government/kerja sama antar-pemerintah) dari Pemerintah,” jelas Anindya, di Menara Kadin Indonesia, Kuningan, Jakarta Selatan, Selasa (5/11/2024).

Dalam lawatan itu, Presiden Prabowo dan para menteri akan mengunjungi China, Amerika Serikat, kemudian menghadiri KTT APEC di Peru, selanjutnya ke KTT G20 di Brazil, dan terakhir ke Inggris. Khusus untuk KTT APEC, Anindya hadir sebagai Ketua APEC Business Advisory Council Indonesia.

Anindya menambahkan, lawatan Presiden Prabowo dan para menteri ke luar negeri tentu akan mengutamakan kerja sama antar-pemerintah.

Baca juga : Prabowo Upayakan Jumpa Para Cakada Dari Gerindra

“Tentu karena iklimnya enak (kedamaian, stabilitas, dan keberlanjutan di Indonesia), kerja juga baik. Kami (Kadin) sebagai dunia usaha akan selalu berada di sebelah Pemerintah ketika dibutuhkan,” ucap Anindya.

Pendekatan Proaktif Indonesia

Sebelumnya, dalam pidato pembukaan di acara “Kadin Indonesia: Diplomatic – Economic Reception Dinner”, yang dihadiri 80 duta besar maupun perwakilan negara-negara sahabat, di Hotel Indonesia Kempinski, Jakarta Pusat, Jumat (1/11/2024) malam, Anindya menyatakan, lawatan ke China, Amerika Serikat, Peru, Brazil, dan Inggris bukan sekadar isyarat simbolis. Tetapi juga indikasi jelas dari pendekatan proaktif Indonesia dalam membangun aliansi yang lebih kuat.

Untuk itu, menurut Anindya, lawatan Presiden Prabowo menjadi sangat penting. Selain karena dapat membawa investasi ke Indonesia dan membantu untuk membuka pasar perdagangan dan industrialisasi berbasis ekspor, juga berpotensi menjalin kerja sama perindustrian yang sarat dengan transformasi.

“Itu (lawatan Presiden ke luar negeri) dimulai dengan acara-acara seperti dengan duta besar dan perwakilan negara-negara sahabat seperti ini,” imbuhnya.

Baca juga : KPK Yakin Hakim PN Jaksel Tolak Gugatan Praperadilan Gubernur Kalsel

Dia melanjutkan, Prabowo memahami dengan mendalam pentingnya menjadi teman baik bagi semua dan tanpa musuh. “Baru saja dua pekan menjabat, Presiden Prabowo akan memulai perjalanan diplomatik ke luar negeri yang mencerminkan komitmen beliau untuk memperkuat kemitraan global Indonesia,” ujar Anindya.

Sebagai Ketua Umum Kadin Indonesia, Anindya juga akan mendorong dan membantu Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) untuk melakukan ekspansi ke mancanegara guna meningkatkan nilai ekspor. Dia menjelaskan, tulang punggung ekonomi Indonesia adalah UMKM. Mereka menyumbang lebih dari 60 persen terhadap PDB (Pendapatan Domestik Bruto) Indonesia dan mempekerjakan sekitar 97 persen dari angkatan kerja.

“Kadin sepenuhnya mendukung dan membantu mereka tumbuh melalui ekspansi ke mancanegara. Karena ekspor adalah pendorong utama perkembangan ekonomi kita,” tandas Anindya.

Turut hadir menjadi pembicara dalam acara itu Menko Perekonomian Airlangga Hartarto, Menteri Investasi dan Hilirisasi/Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Rosan P Roeslani, dan Wakil Menteri Luar Negeri Arrmanatha Nasir. Juga hadir Wakil Menteri Luar Negeri Anis Matta, Wakil Ketua Komisi I DPR Budi Djiwandono, Utusan Khusus Presiden Bidang Perdagangan Internasional dan Kerja Sama Multilateral Mari Elka Pangestu, dan Direktur Jenderal Protokol dan Konsuler Keamanan Luar Negeri Kementerian Luar Negeri Andi Rachmianto.

Baca juga : Menangi Derby Katalunya, Barcelona Menjauh Dari El Real

Dari jajaran Dewan Pengurus Kadin Indonesia Masa Bakti 2024-2029 yang turut hadir di acara tersebut di antaranya, Ketua Dewan Usaha Chairul Tanjung, Ketua Komite Bilateral China Garibaldi “Boy” Thohir, Wakil Ketua Umum Koordinator Bidang Organisasi dan Komunikasi Erwin Aksa, Wakil Ketua Umum Koordinator Bidang Perekonomian dan Tenaga Kerja Franky O Wijaya, Wakil Ketua Umum Koordinator Bidang Pangan Mulyadi Jayabaya, Wakil Ketua Umum Koordinator Bidang Investasi, Hilirisasi, dan Lingkungan Hidup Bobby Gafur Umar. Wakil Ketua Umum Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Shinta Wijaya Kamdani, Wakil Ketua Umum Koordinator Bidang Sosial Dyah Anita Prihapsari, Wakil Ketua Umum Koordinator Bidang Politik dan Keamanan Bambang Soesatyo, dan Wakil Ketua Umum Koordinator Bidang Hukum dan HAM Azis Syamsuddin. 

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.