Dark/Light Mode

Indonesia Dipuji

Pertamina Dan MIND ID Sukses Selaraskan Transisi Energi Dan Pertumbuhan Ekonomi

Jumat, 8 November 2024 16:07 WIB
DEB Pertamina di Desa Pulau Semambu, Kabupaten Ogan Ilir memanfaatkan energi terbarukan dari sinar matahari untuk mendukung pertanian uamah lingkungan. (Foto: Pertamina)
DEB Pertamina di Desa Pulau Semambu, Kabupaten Ogan Ilir memanfaatkan energi terbarukan dari sinar matahari untuk mendukung pertanian uamah lingkungan. (Foto: Pertamina)

 Sebelumnya 
BUMN Indonesia diharapkan mampu menciptakan lebih dari 62 ribu pekerjaan baru di luar sektor energi, pada bidang-bidang seperti konstruksi. Jika direalisasikan, target-target ini akan menjadi contoh luar biasa dari pencapaian ekonomi negara berkembang, melalui transisi ke energi terbarukan.

Program JETP dirancang untuk beralih langsung ke energi terbarukan, ketimbang mengadopsi LNG sebagai staging post. Beberapa negara menolak gagasan ini. Namun, Indonesia berhasil menunjukkan kepada dunia, bahwa transisi energi adalah hal yang mungkin kita lakukan, dan bermanfaat secara ekonomi.

Baca juga : Transmigrasi Jadi Kawasan Pertumbuhan Ekonomi Baru

Beberapa sumber memperkirakan, pada tahun 2023 saja, transisi hijau PERTAMINA menyumbang Rp 1,3 triliun (83,8 miliar dolar AS) untuk perekonomian, atau sekitar 5 persen dari pertumbuhan PDB.

PERTAMINA saat ini berkomitmen menjaga kelangsungan bisnis inti dengan 60 persen sumber daya dikerahkan untuk keberlanjutan ekstraksi, 25 persen ke kilang hijau, dan 15 persen ke transisi hijau. Menarik untuk melihat seberapa jauh metrik ini bergeser menuju transisi.

Baca juga : Inovasi BIG MIND Jurus Jitu Dongkrak Kinerja Perusahaan

Bagi investor proyek hijau dan negara berkembang lain yang saat ini tengah mencari data yang dapat diandalkan dan hasil yang bermanfaat, Indonesia adalah negara yang harus diperhatikan.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.