Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
Di Acara IPOC Ke-20
Airlangga: Industri Sawit Sediakan Lapangan Kerja
Sabtu, 9 November 2024 07:10 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Pemerintah optimistis industri kelapa sawit berperan penting mendorong perekonomian nasional. Salah satunya melalui hilirisasi produk dan pembukaan lapangan kerja bagi jutaan masyarakat.
Hal itu disampaikan Menteri Koordinator (Menko) Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto dalam sambutan virtual saat membuka Indonesian Palm Oil Conference (IPOC) Ke-20 yang digelar di Nusa Dua, Bali 7-8 November 2024.
Airlangga mengatakan, Indonesia merupakan produsen kelapa sawit terbesar yang juga berperan besar dalam produksi biofuel, industri oleokimia serta produksi minyak sayur dunia.
Baca juga : Delapan BUMN Dukung Program Makan Bergizi
Indonesia juga berkontribusi sekitar 23 persen produksi minyak nabati dunia dan 58 persen minyak sawit dunia.
“Bagi perekonomian nasional, industri kelapa sawit sudah menyediakan pekerjaan bagi jutaan orang. Mereka bergantung pada industri kelapa sawit,” ujar Airlangga dalam tayangan video.
Atas dasar itu, kata Airlangga, Pemerintah akan memastikan industri ini beroperasi secara berkelanjutan, efisien dan kompetitif.
Baca juga : Trump Sibuk Otak-atik Calon Anggota Kabinet
Kebijakan Indonesia pada bidang pangan dan energi, juga berfokus mengurangi ketergantungan impor dan mendukung ketahanan ekonomi melalui hilirisasi. “Termasuk di sektor kelapa sawit,” imbuhnya.
Airlangga mengatakan, kebijakan pangan Pemerintahan Presiden Prabowo Subianto juga akan fokus pada bahan pokok seperti padi, kedelai dan kelapa sawit.
“Kebijakan biodiesel B40 hingga B60 yang gencar disuarakan Pemerintah juga fokus mengurangi ketergantungan impor bahan bakar fosil. Termasuk mendukung keberlanjutan sambil mendorong industri kelapa sawit semakin maju lagi,” ujarnya.
Baca juga : DKI Sediakan Rusun Buat Warga Kolong Jembatan
Di acara yang sama, Wakil Menteri Pertanian (Wamentan) Sudaryono meminta kepada pelaku usaha kelapa sawit turut memproduksi tanaman pangan seperti padi, jagung dan kedelai di lahan sawit yang dimiliki dengan sistem tumpang sari.
Selanjutnya
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya