Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
Di Acara IPOC Ke-20
Airlangga: Industri Sawit Sediakan Lapangan Kerja
Sabtu, 9 November 2024 07:10 WIB
Sebelumnya
Dengan sistem ini, tidak hanya mempercepat swasembada energi, industri kelapa sawit juga akan membantu mewujudkan program swasembada pangan.
“Sistem ini bisa dilakukan saat lahan sawit sedang dalam masa peremajaan. Jadi, sambil menunggu pohon tersebut berproduksi, bisa dilakukan penanaman tanaman pangan,” ujar Sudaryono.
Menurut dia, potensi penambahan produksi pangan tersebut bisa diwujudkan, mengingat Indonesia memiliki lahan sawit 17 juta hectare. Sedangkan lahan baku sawah saat ini hanya 7,4 juta hektare.
Baca juga : Delapan BUMN Dukung Program Makan Bergizi
“Untuk mengimplementasikan hal ini, kami meminta Gabungan Pengusaha Kelapa Sawit Indonesia (GAPKI) mengkampanyekan skema penanaman ini kepada para anggotanya. Nantinya, baik perusahaan maupun petani bisa melaksanakan itu,” ujar Sudaryono.
Di kesempatan yang sama, Ketua Umum GAPKI Eddy Martono mengatakan, pelaku industri kelapa sawit optimistis dapat tumbuh di tengah tantangan ketidakpastian ekonomi global yang terjadi.
“Kami yakin, kelapa sawit tidak hanya penting menopang perekonomian Indonesia, tetapi juga menjadi sumber energi terbarukan yang berkontribusi pada inisiatif energi hijau Indonesia di masa mendatang,” ujar Eddy.
Baca juga : Trump Sibuk Otak-atik Calon Anggota Kabinet
Menurutnya, pelaksanaan IPOC yang sudah berlangsung selama 20 tahun, diharapkan bisa menjadi ajang bagi para pelaku industri kelapa sawit, petani sawit dan Pemerintah untuk merumuskan kebijakan yang efektif dalam mencapai visi bangsa.
Eddy bilang, GAPKI sangat berharap di bawah kepemimpinan baru Presiden Prabowo, Indonesia mengambil langkah bijaksana untuk menjaga daya saing industri kelapa sawit. NOV
Artikel ini tayang di Harian Rakyat Merdeka Cetak, Halaman 2, edisi Sabtu, 9 November 2024 dengan judul "Di Acara IPOC Ke-20, Airlangga: Industri Sawit Sediakan Lapangan Kerja"
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya