Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
Pengusaha RI-China Teken Kerja Sama Rp 158 Triliun
Rosan: Iklim Investasi Kita Semakin Kondusif
Rabu, 13 November 2024 07:00 WIB
Sebelumnya
Investasi China di Indonesia terus meningkat selama beberapa tahun terakhir. Hal ini tercermin dari meningkatnya posisi China dari peringkat ke-9 Penanaman Modal Asing (PMA) terbesar pada tahun 2015, menjadi peringkat ke-2 terbesar tahun 2019.
Sepanjang 2019 sampai September 2024, investasi China di Indonesia mencapai 34,19 miliar dolar AS (Rp 536,78 triliun) atau 18 persen investasi asing di Indonesia.
Pada periode tersebut, investasi China di Indonesia didominasi oleh sektor industri logam dasar senilai 14,39 miliar dolar AS (42 persen). Lalu ada sektor transportasi, pergudangan dan telekomunikasi sebesar 7,98 miliar dolar AS (23 persen), sektor industri kimia dan farmasi sebesar 3,18 miliar dolar (9 persen), sektor listrik, gas, dan air sebesar 2,70 miliar dolar AS (8 persen), serta kawasan industri, perumahan dan perkantoran sebesar 2,21 miliar dolar AS (6 persen).
Baca juga : Miris, Pompa Pengendali Banjir Dicuri Dan Rusak
Berdasarkan lokasi, investasi China lebih besar berada di luar Pulau Jawa (67 persen) dibanding Pulau Jawa (33 persen).
Lokasi dengan investasi tertinggi adalah Sulawesi Tengah sebesar 12,54 miliar dolar AS (37 persen), Jawa Barat sebesar 7,19 miliar dolar AS (21 persen), Maluku Utara sebesar 5,18 miliar dolar AS (15 persen), Jakarta sebesar 1,66 miliar dolar AS (5 persen) dan Banten 1,34 miliar dolar AS (4 persen).
Prabowo bersama Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia juga menyaksikan penandatanganan sejumlah kesepakatan kerja sama antara pengusaha Indonesia dengan China di Forum ICBF.
Baca juga : Tim Garuda Siap Ladeni Samurai Biru
Penandatanganan kerja sama ini dinilai tidak hanya mendorong investasi di kedua negara. Tapi juga berkontribusi pada stabilitas dan pertumbuhan ekonomi regional.
“Kami percaya kolaborasi erat antara Indonesia dan China akan menjadi faktor menstabilkan dan meningkatkan kerja sama regional,” kata Prabowo.
Beberapa kesepakatan yang ditandatangani itu mencakup pengembangan proyek-proyek Energi Baru Terbarukan (EBT), seperti pembangkit listrik tenaga air terintegrasi dan pengembangan infrastruktur pendukung energi bersih lainnya. DIR
Baca juga : Kejutan, Alcaraz Tumbang
Artikel ini tayang di Harian Rakyat Merdeka Cetak, Halaman 10, edisi Rabu, 13 November 2024 dengan judul "Pengusaha RI-China Teken Kerja Sama Rp 158 Triliun, Rosan: Iklim Investasi Kita Semakin Kondusif"
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya