Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
Sinergi Pertamina Hulu Energi ONWJ Dan Dishut Jabar Perkuat Rehabilitasi Hutan
Jumat, 15 November 2024 20:34 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Pertamina Hulu Energi Offshore North West Java (PHE ONWJ) dan Dinas Kehutanan (Dishut) Provinsi Jawa Barat menandatangani Komitmen Bersama terkait, ‘Rehabilitasi Hutan dan Lahan serta Pengabdian kepada Masyarakat di Pesisir Pantai Utara Jawa Barat.’
Senior Manager Relations Pertamina Subholding Upstream Regional Jawa Agus Suprijanto menjelaskan, komitmen bersama ini merupakan bagian dari upaya besar dalam menjaga kelestarian lingkungan, serta bentuk nyata dari program tanggung jawab sosial dan lingkungan (TJSL) PHE ONWJ.
“Selain itu, komitmen ini menunjukkan kolaborasi kompetensi teknis dari masing-masing instansi guna memastikan keberlanjutan program pengembangan masyarakat dan lingkungan,” ucapnya, Jumat (15/11/2024).
Agus menyampaikan, sebagai anak perusahaan BUMN yang bergerak di bidang energi, pihaknya memiliki komitmen tinggi untuk bersama-sama dengan masyarakat dan para pemangku kepentingan membangun serta menjaga Tanah Air.
“Tujuan kami adalah memberikan nilai tambah yang tidak hanya berfokus pada ekonomi, tapi juga meliputi kesehatan, pendidikan, dan lingkungan,” ujarnya.
Baca juga : Ziarah, Pramono Disambut Cucu Dan Cicit Habib Luar Batang
Agus menekankan pentingnya keberlanjutan dalam setiap program TJSL yang dilakukan.
Pihaknya percaya, program tanggung jawab sosial dan lingkungan ini tidak hanya memberikan manfaat secara langsung, tetapi juga menjadi investasi jangka panjang dalam membangun masyarakat yang kuat dan lingkungan yang lestari.
“Semoga, melalui kolaborasi ini, kita dapat melihat hasil nyata yang berkelanjutan untuk masyarakat pesisir dan lingkungan Jawa Barat," ujar Agus.
Appostraps merupakan inovasi penanggulangan abrasi, yang telah memperoleh paten dari Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkumham).
Implementasi appostraps telah terbukti efektif mengatasi abrasi dan membentuk sedimentasi di wilayah pesisir di tiga kabupaten di Jawa Barat. Meliputi, Dusun Pasir Putih dan Desa Sukajaya, Kecamatan Cilamaya Kulon, serta Desa Ciparagejaya, Kecamatan Tempuran di Kabupaten Karawang; Desa Mayangan, Kecamatan Legonkulon, Kabupaten Subang; serta Desa Balongan, Kecamatan Balongan, di Kabupaten Indramayu.
Baca juga : Pertagas Gaet Krakatau Steel Perkuat Infrastruktur Pipanisasi BBM
Dibuat dari ban bekas, inovasi appostraps menelan biaya pemasangan yang jauh lebih murah dibandingkan metode penahan abrasi lainnya, seperti geobag atau tanggul beton.
“Dengan bahan dasar yang mudah diperoleh dan biaya yang terjangkau, teknik perakitan appostraps juga mudah, sehingga dapat mudah diduplikasi di mana saja,” kata Agus.
Sementara itu, Kepala Dinas Kehutanan Jawa Barat Dodit Ardian Pancapana mengungkapkan, salah satu fokus utama dari komitmen ini adalah implementasi teknologi tepat guna appostraps (alat pemecah, peredam ombak, dan sedimen traps) yang telah dipasang dan berhasil memberikan dampak positif di sejumlah wilayah pesisir Jawa Barat.
Appostraps sambungnya, menjadi inovasi sederhana yang sangat bermanfaat untuk pencegahan abrasi, sekaligus mengembalikan daratan yang hilang akibat abrasi.
Sedimentasi yang terbentuk dari hasil instalasi appostraps menjadi daratan, yang kemudian dimanfaatkan untuk penanaman mangrove, sehingga ekosistem pesisir dapat terjaga dengan baik," jelas Dodit.
Baca juga : Pertamina Hulu Energi ONWJ Kenalkan Energi Alternatif Ramah Lingkungan Ke Siswa SMP
Ia juga menegaskan pentingnya kolaborasi lintas sektor dalam melestarikan hutan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat sekitar kawasan hutan.
"Tidak bisa hanya satu pihak yang bekerja untuk melestarikan hutan dan menjaga keberlanjutan lingkungan,” tegas Dodit.
Ia mengatakan, kolaborasi ini adalah bukti nyata bahwa Pemerintah dan sektor swasta bisa bersinergi untuk tujuan bersama.
“Harapan saya, komitmen ini dapat menginspirasi perusahaan-perusahaan lain di Jawa Barat untuk berpartisipasi dalam upaya pelestarian lingkungan," pungkas Dodit.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya