Dark/Light Mode

Toyota Pamerkan Teknologi Kendaraan Ramah Lingkungan Di GJAW 2024

Jumat, 22 November 2024 19:11 WIB
Booth Toyota di GAIKINDO Jakarta Auto Week (GJAW) 2024. (Foto: Ist)
Booth Toyota di GAIKINDO Jakarta Auto Week (GJAW) 2024. (Foto: Ist)

RM.id  Rakyat Merdeka - PT Toyota-Astra Motor (TAM) memperkenalkan berbagai solusi mobilitas ramah lingkungan di ajang GAIKINDO Jakarta Auto Week (GJAW) 2024 yang digelar di Hall 5A ICE BSD City, Tangerang.

Melalui implementasi Multi Pathway Strategy, Toyota menunjukkan komitmennya untuk mendukung pencapaian carbon neutrality dengan menghadirkan teknologi elektrifikasi dan kendaraan berbasis energi terbarukan. Langkah ini selaras dengan program Net Zero Emission 2060 dari Pemerintah Indonesia dan Toyota Environmental Challenge 2050 sebagai kerangka global untuk mencapainya.

Di pameran ini, Toyota memamerkan berbagai teknologi ramah lingkungan, termasuk kendaraan Hybrid Electric Vehicle (HEV), Plug-In Hybrid Electric Vehicle (PHEV), Battery Electric Vehicle (BEV), dan Fuel Cell Electric Vehicle (FCEV). Selain itu, ada juga model-model yang diproduksi secara lokal seperti Kijang Innova Zenix HEV dan Yaris Cross HEV, serta Flexy Fuel Vehicle (FFV) yang dapat menggunakan energi alternatif terbarukan.

Baca juga : Terapkan Prinsip ESG, Menara BTN Raih Sertifikasi Gedung Ramah Lingkungan

President Director PT. Toyota-Astra Motor (TAM), Hiroyuki Ueda menjelaskan, Toyota memamerkan teknologi ramah lingkungan lengkap di GJAW 2024, termasuk FCEV berbahan bakar hidrogen murni yang zero emission. “Kami mendukung upaya Pemerintah Indonesia untuk meningkatkan penggunaan energi terbarukan melalui teknologi ini,” ujarnya.

Pada 2024, Toyota mencatatkan penjualan elektrifikasi yang signifikan, dengan 33.336 unit terjual pada periode Januari hingga Oktober, naik sekitar 27 persen dibandingkan dengan periode yang sama di tahun 2023. Sebanyak 80 persen dari penjualan ini berasal dari model-model elektrifikasi yang diproduksi secara lokal.

Selain melalui produk, Toyota juga berkomitmen untuk mencapai carbon neutrality dengan menerapkan green manufacturing di seluruh proses produksi. Hal ini termasuk pengurangan konsumsi air, penerapan sistem daur ulang limbah, serta pembangunan fasilitas produksi dengan jejak karbon rendah.

Baca juga : Waka BRIN Paparkan Teknologi Modern Ilmu Kedokteran Gigi

Toyota juga memperkenalkan Toyota Mirai Gen-2, kendaraan berbasis hidrogen (FCEV) pertama yang dipamerkan di Indonesia. FCEV menggunakan hidrogen murni sebagai sumber energi untuk motor listrik, menghasilkan emisi nol, yaitu hanya air murni. Teknologi ini tidak hanya relevan untuk kendaraan, tetapi juga dapat dimanfaatkan untuk berbagai sektor seperti industri, perusahaan, dan rumah tangga.

“FCEV adalah salah satu solusi mobilitas masa depan yang dapat mendukung transisi energi terbarukan di Indonesia, mengurangi ketergantungan pada bahan bakar fosil,” tambah Ueda.

Selain HEV dan BEV, Toyota juga menampilkan Kijang Innova Zenix HEV FFV, yang dapat menggabungkan teknologi hybrid dengan penggunaan Energi Baru Terbarukan (EBT), serta Fortuner FFV yang menggunakan etanol untuk mengurangi konsumsi BBM fosil. Toyota berharap, melalui pengembangan bioetanol yang dapat dihasilkan dari tanaman seperti tebu, jagung, dan singkong, Indonesia bisa mengurangi emisi sekaligus mendukung kesejahteraan petani lokal.

Baca juga : Toyota Bawa Mirai Dan Crown Terbaru Di GJAW

Vice President Director PT TMMIN, Bob Azam, menyatakan, etanol adalah bahan bakar masa depan yang dapat membangun siklus positif antara ekonomi dan keberlanjutan lingkungan, sekaligus meningkatkan kesejahteraan petani melalui peningkatan produksi tanaman penghasil bioetanol.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.