Dark/Light Mode

Maksimalkan Digitalisasi, PaDi UMKM Berhasil Perluas Pangsa Pasar

Jumat, 29 November 2024 13:58 WIB
Pemanfaatan teknologi digital, melalui Pasar Digital Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (PaDi UMKM)  telah berhasil menciptakan inovasi produk, pemasaran. (Foto: Istimewa)
Pemanfaatan teknologi digital, melalui Pasar Digital Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (PaDi UMKM) telah berhasil menciptakan inovasi produk, pemasaran. (Foto: Istimewa)

RM.id  Rakyat Merdeka - Pemanfaatan teknologi digital, melalui Pasar Digital Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (PaDi UMKM) selama empat tahun terakhir, telah berhasil menciptakan inovasi produk, pemasaran, hingga peningkatan daya saing dan kemampuan bertahan UKM dalam kondisi pasar yang dinamis.

Sekretaris Kementerian BUMN Rabin Indrajad Hattari mengatakan, bahwa capaian nilai produk dalam negeri BUMN meningkat sampai Rp 917,2 triliun pada 2023, atau 67 persen dibanding tahun sebelumnya.

Begitu juga, nilai belanja BUMN pada UMKM yang meningkat pesat mencapai 57 persen. Artinya, Kemandirian Usaha Kecil dan Menengah (UKM) melalui teknologi digital semakin berkembang pesat, seiring dengan meningkatnya adopsi internet dan inovasi teknologi di berbagai sektor.

Selain itu, digitalisasi memungkinkan UKM untuk lebih mandiri, terutama dalam hal pemasaran, operasional dan pengelolaan keuangan. Apalagi, dengan akses ke platform e-commerce, media sosial dan aplikasi pembayaran digital, UKM dapat menjangkau pasar yang lebih luas, tanpa bergantung sepenuhnya pada toko fisik atau perantara.

Sehingga, mengurangi biaya dan meningkatkan efisiensi. Sekaligus, memberikan solusi untuk berbagai tantangan bisnis, seperti manajemen stok, pemesanan dan layanan pelanggan.

"Teknologi ini memungkinkan UKM untuk lebih cepat merespons permintaan pasar dan mengurangi risiko keterlambatan dalam rantai pasok," kata Indrajad.

Sementara itu, Chief Executive Officer (CEO) PaDi UMKM Jimmy Karisma Ramadan menilai, sengan semua capaian tersebut, teknologi digital menjadi kunci bagi kemandirian dan keberlanjutan UKM di era ekonomi modern.

Baca juga : Siap Melantai Di Bursa, MR DIY Bakal Perkuat Posisi Pasar Ritel Indonesia

Menurutnya platform PaDi tidak hanya memfasilitasi akses UMKM ke pasar, terutama BUMN (Badan Usaha Milik Negara). Tetapi, juga mempercepat transformasi digital sektor UKM, membantu meningkatkan efisiensi, transparansi dan keberlanjutan bisnis mereka.

“PaDi UMKM berupaya membangun sebuah ekosistem secara end-to-end, mulai dari memberi akses pasar lewat platform digital dan event offline, hingga edukasi melalui berbagai program untuk memastikan UMKM bisa naik kelas,” ujarnya, melalui siaran pers, Jumat (29/11/2024).

Jimmy menuturkan, PaDi UMKM memang acap melaksanakan kegiatan seperti expo, bazar, conference, Business Matching yang mempertemukan UKM dengan pembeli, dalam hal ini perusahaan dan BUMN secara langsung.

Termasuk, mengambil beberapa langkah strategis untuk mendukung kemandirian UKM melalui teknologi digital. Di antaranya, memperluas akses pasar melalui platform digital PaDi UMKM untuk membuka peluang bagi UKM memasarkan produk dan layanan secara langsung kepada BUMN dan sektor swasta.

Sebab, sebelum adanya platform ini, banyak UMKM mengalami kesulitan untuk mengakses pasar BUMN secara langsung, karena keterbatasan akses dan proses pengadaan yang kompleks.

"Melalui tender digital dan sistem e-procurement yang transparan, UMKM dapat mengikuti lelang dan transaksi (Business-to-Business) dengan lebih mudah," kata Jimmy.

Selain itu, platform PaDi UMKM juga menawarkan fitur pengelolaan toko online yang memudahkan UKM dalam memantau pesanan, melakukan promosi produk dan mengatur stok.

Baca juga : Master Bagasi Dorong UMKM Go Global, Perkuat Ekonomi Berkelanjutan

hal ini membantu pelaku usaha menjalankan bisnis secara lebih efisien dan terstruktur. Termasuk, menyediakan solusi pembiayaan jangka pendek berbasis invoice atau Purchase Order (PO) yang belum jatuh tempo.

Dengan adanya fasilitas ini, kata Jimmy , UKM dapat mengatasi masalah arus kas tanpa harus bergantung pada pinjaman konvensional.

Tak hanya itu, PaDi UMKM juga berperan penting dalam memfasilitasi kolaborasi antara UMKM dan BUMN untuk mendukung pemulihan ekonomi pasca-pandemi.

Kini, dengan transaksi yang difasilitasi oleh platform ini, BUMN dapat lebih mudah menemukan produk lokal berkualitas dan turut mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.

Proses pengadaan yang dilakukan secara digital melalui Control Tower Dashboard meningkatkan transparansi dan akuntabilitas, baik bagi UKM maupun BUMN.

"Sehingga, kepercayaan dan kolaborasi jangka panjang dapat terjalin dengan lebih baik," katanya.

Jimmy menambahkan, PaDi UMKM juga memperkuat daya saing UMKM dengan memanfaatkan teknologi digital dalam mengembangkan bisnis yang lebih mandiri dan kompetitif.

Baca juga : Kembali Digelar, Bazaar UMKM BRILiaN Bantu Perluas Pasar Pelaku Usaha

Sebab, terdapat fitur-fitur seperti promosi online dan manajemen toko daring membantu memperluas pasar dan membuat UMKM lebih bersaing dengan produk global.

"Kehadiran PaDi UMKM juga mendorong para pelaku UMKM lebih adaptif terhadap perubahan pasar dan inovasi teknologi yang terus berkembang," ujarnya.

Hal ini menunjukkan, PaDi UMKM telah menjadi salah satu solusi strategis untuk memberdayakan UKM di Indonesia, dengan dukungan teknologi digital. Bahkan, langkah-langkah ini tidak hanya memperkuat posisi UMKM di pasar domestik, tetapi juga mempersiapkan mereka untuk menghadapi persaingan di pasar internasional.

Hingga saat ini, PaDi UMKM telah berhasil menarik partisipasi dari 117.860 UMKM yang bergabung di platform ini.

"Melalui dukungan itu, nominal transaksi mencapai Rp 7 triliun dalam rentang waktu 2020 hingga 2024. Artinya, PaDi UMKM memberikan dampak nyata dalam membantu UMKM tumbuh dan berkembang secara berkelanjutan di era digital," pungkas Jimmy.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.