Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
Pertemuan Tahunan BI Jakarta
Sinergi Antar Lembaga Perkuat Stabilitas dan Transformasi Ekonomi Nasional
Jumat, 29 November 2024 22:55 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Inflasi Jakarta tetap terkendali dengan pertumbuhan ekonomi yang tinggi dan inklusif didukung stabilitas dan digitalisasi sistem pembayaran.
Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi DKI Jakarta, Arlyana Abubakar mengatakan, kinerja ekonomi itu tercapai melalui inovasi dan sinergi kelembagaan.
Menurutnya, sinergi itu mendorong berkembangnya sektor prioritas dan potensial Jakarta, terkendalinya inflasi. Perekonomian Jakarta juga ditopang tingginya aktivitas wisatawan dan atraksi serta membaiknya intermediasi perbankan, peningkatan penyaluran investasi, serta kinerja ekspor yang positif.
Arlyana menambahkan, kinerja ekonomi Jakarta yang kuat juga tidak terlepas dari sinergi dan kolaborasi erat Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) dalam menjaga stabilitas harga komoditas pangan serta inklusifitas ekonomi dan keuangan.
Baca juga : Kadin: Kebijakan Pengupahan Harus Berorientasi Pada Pertumbuhan Ekonomi
"Tahun ini telah terselenggara berbagai kegiatan strategis antara lain Jakarta Kreatif Festival (JKF), Jakarta Economic Forum (JEF), Jakarta Investment Festival (JIF), dan Jagoan Wirausaha Jakarta (JAWARA)," kata Arlyana pada Pertemuan Tahunan Bank Indonesia Provinsi DKI Jakarta, Jumat (29/11/2024).
Selain itu, penguatan ekosistem ekonomi dan keuangan digital terutama pada elektronifikasi transaksi Pemerintah Daerah telah didorong melalui Tim Percepatan dan Perluasan Digitalisasi Daerah (TP2DD).
Berbagai inovasi dan sinergi yang telah dilakukan tersebut mengantarkan Jakarta memperoleh berbagai penghargaan di tahun ini antara lain Nominasi TPID Terbaik Wilayah Jawa dan Bali, TP2DD Provinsi Terbaik II Wilayah Jawa dan Bali serta TP2DD dengan Program Unggulan Terbaik II Nasional.
Asisten Perekonomian dan Keuangan Sekretariat Daerah Pemerintah Provinsi DKI Jakarta, Sri Haryati menyampaikan kinerja ekonomi Jakarta memiliki peran penting bagi stabilitas ekonomi nasional.
Baca juga : BSN: Standardisasi Dorong Transformasi Ekonomi
Menurutnya, Jakarta butuh sinergi untuk transformasi pengendalian inflasi dan mendorong investasi infrastruktur yang sejalan dengan visi Jakarta sebagai Kota Global berdaya saing.
Pemerintah Provinsi DKI Jakarta juga telah menetapkan Rencana Kerja Pemerintah Daerah tahun 2025. Adapun prioritas pembangunan berfokus pada transformasi ekonomi, peningkatan daya saing dan investasi daerah, peningkatan daya tarik pariwisata melalui cultural interaction, serta penciptaan dan perluasan kesempatan kerja.
"Program strategis ini dilakukan melalui sinergi dan kerjasama antara lembaga, instansi, perbankan, dunia usaha, akademisi, asosiasi, dan seluruh pihak untuk mendukung stabilitas ekonomi Jakarta serta pengembangan Jakarta sebagai Kota Global," tegasnya.
Prospek perekonomian Jakarta pada 2025 masih berpeluang tumbuh tinggi. Optimisme ini didukung oleh konsumsi masyarakat yang tetap kuat, investasi pemerintah dan swasta yang terus berlanjut, akselerasi program digitalisasi, serta sinergi kawasan aglomerasi Jabodetabekjur yang semakin solid.
Baca juga : Optimalkan Kinerja ASN, LAN Terbitkan Kebijakan SKP Transformasional
Lebih lanjut, inflasi Jakarta juga diprakirakan tetap terkendali dalam kisaran sasaran target nasional yang didukung oleh kondisi pasokan bahan pangan yang terjaga sejalan dengan prakiraan minimalnya anomali iklim, dukungan program pemerintah, serta sinergi TPID dalam pengendalian inflasi termasuk penguatan program GNPIP.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya