Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- Perbaikan Selesai, Kondisi Jalan Lenteng Agung Sudah Normal dan Bisa Dilewati
- Persib Mulai Susun Persiapan Hadapi Musim 2026/2027
- OTT Pejabat Imigrasi Jakbar, KPK Sita Mobil, Valas, Hingga Emas
- Erling Haaland Bisa Bawa Norwegia Bersaing di Piala Dunia 2026
- Davide Ancelotti Latih Lille, Calvin Verdonk Hadapi Tantangan Baru
KCIC Siapkan Antisipasi Kendala Eksternal Untuk Kelancaran Libur Nataru
Jumat, 6 Desember 2024 11:21 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Menyambut libur Natal dan Tahun Baru 2024, Kereta Cepat Indonesia China (KCIC) melakukan berbagai langkah cepat untuk memastikan keamanan dan keselamatan perjalanan Kereta Cepat Whoosh.
Sejumlah antisipasi dilakukan guna meminimalisasi potensi gangguan yang mungkin terjadi akibat berbagai faktor, seperti seperti cuaca buruk, gempa bumi, layang-layang dan lainnya.
General Manager Corporate Secretary KCIC, Eva Chairunisa mengatakan, langkah-langkah pengamanan menjadi prioritas utama demi menjaga kelancaran operasional serta kenyamanan para penumpang.
Baca juga : PGN Siapkan Infrastruktur Gas Untuk Program Makan Bergizi Gratis
“KCIC telah memetakan potensi kendala yang mungkin terjadi, seperti cuaca buruk, gempa bumi, layang-layang dan benda asing dapat mengganggu kenyamanan bahkan membahayakan perjalanan, sejumlah potensi resiko ini yang akan kita fokuskan agar dapat menjamin keselamatan dan keamanan perjalanan Whoosh pada masa musim libur Nataru” ujar Eva dalam keterangannya, Jumat (6/12).
Dari sisi teknologi, KCIC telah menempatkan sebanyak 17 unit sensor angin kencang setiap 10 km, sensor gempa sebanyak 7 unit setiap 20 km, sensor cuaca buruk sebanyak 8 unit setiap 20 km, dan 1.390 cctv dengan kualitas tinggi untuk memantau berbagai kondisi jalur dan stasiun secara langsung.
KCIC juga melakukan koordinasi intensif dengan sejumlah pihak, seperti TNI, Polri, dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD). Dukungan ini bertujuan untuk memperkuat pengamanan di stasiun, jalur, dan depo utama di Tegalluar, serta menghadapi kemungkinan bencana alam di sepanjang lintasan kereta cepat.
Baca juga : 6 Alasan Memilih Laptop Axioo Seri Hype dan Pongo Untuk Kerja dan Hiburan
Selain itu, KCIC telah melakukan patroli pengamanan di jalur dan titik-titik rawan, dengan melibatkan 510 personel pengamanan, dengan tambahan 28 personel TNI/Polri untuk mempertebal pengawasan.
KCIS juga menyiapkan Posko Pengamanan di setiap stasiun dan jalur untuk memastikan pengawasan ketat terhadap sarana dan prasarana dan Posko Tanggap Darurat di Pusat Kendali Operasi (OCC), yang siaga 24 jam untuk t.
Eva menambahkan, KCIC juga terus melakukan kolaborasi dan edukasi kepada masyarakat dan sekolah di sekitar jalur Whoosh. Total sudah 5.500 anak dari 20 sekolah dikunjungi untuk dilakukan sosialisasi mengenai pentingnya menjaga keselamatan bersama, seperti larangan bermain layang-layang di area jalur kereta.
Baca juga : UI Ajarkan Siswa SD Berkebun dan Bawa Bekal untuk Kurangi Sampah
“KCIC terus berkomitmen untuk memberikan pengalaman perjalanan yang aman, nyaman, dan dapat diandalkan. Kami ingin masyarakat merasa tenang dan nyaman saat menggunakan layanan Whoosh, terutama di masa liburan yang penuh aktivitas ini,” tutup Eva.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya