Dark/Light Mode

Inovasi, Cara Kilang Pertamina Internasional Jaga Keberlangsungan Bisnis

Rabu, 11 Desember 2024 15:04 WIB
Foto: Dok. Kilang Pertamina Internasional
Foto: Dok. Kilang Pertamina Internasional

RM.id  Rakyat Merdeka - PT Kilang Pertamina Internasional (KPI) memperkuat budaya inovasi untuk memastikan keberlangsungan bisnis perusahaan. Inovasi ini mencakup penciptaan produk baru dan proses kerja efektif.

"Inovasi merupakan budaya yang melekat di KPI. Oleh karena itu, perusahaan terus memfasilitasi lahirnya inovator-inovator baru," kata, Corporate Secretary KPI, Hermansyah Y Nasroen dalam keterangan tertulis perusahaan, Rabu (11/12/2024).

Hermansyah menambahkan bahwa budaya inovasi ini bukan sekadar slogan, melainkan diwujudkan dan diimplementasikan dalam setiap proses bisnis perusahaan.

"Kami memiliki program tahunan Grand Forum Inovasi Mutu (GFIM), yang menjadi ajang untuk mempertemukan inovator-inovator di lingkungan KPI. Di forum ini, para inovator dapat mempresentasikan hasil karya mereka dan dampaknya terhadap bisnis perusahaan," jelas Hermansyah.

Sebelum masuk ke tingkat pusat, inovasi-inovasi tersebut terlebih dahulu diseleksi di tingkat unit.

Baca juga : Inter Milan Vs Leverkusen, Duel Menjaga Konsistensi

"Salah satu aspek yang dinilai dalam forum ini adalah proses serta manfaat yang diperoleh perusahaan, yang juga harus mendapatkan validasi dari pihak terkait di internal perusahaan," tambahnya.

Grand Forum Inovasi Mutu (GFIM) KPI tahun 2024 dilaksanakan pada awal Desember lalu, diikuti oleh 517 inovator yang terbagi dalam 68 kelompok.

Sebanyak 14 kelompok meraih peringkat Platinum, 40 kelompok meraih peringkat Gold, dan 14 kelompok lainnya memperoleh peringkat Silver.

"Inovasi di KPI tidak hanya diakui di tingkat internal, tetapi juga di tingkat nasional dan internasional," tegas Hermansyah.

Di tingkat nasional, tiga inovasi KPI di bidang teknologi, ESG (Environmental, Social, and Governance), dan peningkatan produksi avtur mendapatkan penghargaan Dharma Karya dari Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM).

Baca juga : Jelang Nataru, Pertamina Pastikan Kebutuhan Energi Nasional Aman

Sementara di tingkat internasional, inovasi-inovasi KPI meraih penghargaan di ajang International Trade Fair, Ideas, Inventions, New Products (IENA) 2024 di Nürnberg, Jerman.

Di ajang ini, inovasi KPI mendapatkan apresiasi khusus dari asosiasi negara-negara mitra IENA, termasuk Korean Intellectual Property Association (KIPA), Chinese Association of Inventors, dan National Research Council of Thailand.

Selain itu, KPI juga memperoleh penghargaan khusus dari International Federation of Inventors Association (IFIA) dan AFAG GmbH, serta penghargaan di Taiwan Innotech Expo 2024.

"Penghargaan-penghargaan ini bukanlah tujuan akhir bagi perusahaan. Namun, penghargaan-penghargaan tersebut menjadi indikator untuk mengukur kualitas inovasi yang telah kami lakukan dan diharapkan dapat menjadi pemacu semangat untuk terus mengembangkan budaya belajar," tutup Hermansyah.

KPI, sebagai anak perusahaan Pertamina, menjalankan bisnis utama di sektor pengolahan minyak dan petrokimia dengan mengedepankan prinsip ESG (Environment, Social, and Governance).

Baca juga : OSO: Ini Kemenangan Hati Nurani

KPI juga terdaftar dalam United Nations Global Compact (UNGC) dan berkomitmen pada Sepuluh Prinsip Universal dari UNGC dalam strategi operasional perusahaan.

KPI terus berkomitmen untuk mengelola bisnisnya secara profesional guna mewujudkan visinya menjadi perusahaan kilang minyak dan petrokimia berkelas dunia yang berwawasan lingkungan, bertanggung jawab sosial, dan memiliki tata kelola perusahaan yang baik.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.