Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
Industri Galangan Kapal Jadi Tulang Punggung Menuju Indonesia Emas 2045
Rabu, 11 Desember 2024 22:56 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Industri galangan kapal punya peran sentral dalam mendukung keselamatan transportasi laut, mendorong pertumbuhan sektor energi, dan menopang berbagai kebutuhan strategis nasional.
Ketua Umum Institusi Perusahaan Industri Kapal dan Sarana Lepas Pantai Indonesia (Iperindo) Anita Puji Utami mengatakan, saat ini ada lebih dari 251 perusahaan galangan kapal tersebar dari Sabang hingga Merauke.
"Itu artinya industri ini menunjukkan perkembangan yang signifikan," kata Anita dalam Rakernas dan Seminar Nasional bertajuk 'Kemandirian Industri Pekerjaan Nasional Menuju Indonesia Emas 2045', di Jakarta, Rabu (10/11/2024).
Anita mengungkapkan, hingga kini galangan kapal Indonesia mampu menangani pembangunan kapal baru dengan kapasitas hingga 900 unit per tahun, ditambah pemeliharaan dan perbaikan kapal hingga 36 ribu unit per tahun.
Baca juga : Sharp Luncurkan Rangkaian Small Home Appliance untuk Keluarga Indonesia
Anita memastikan, dengan semakin bertumbuh, industri ini menciptakan efek berantai pada sektor terkait, termasuk transportasi laut, eksplorasi lepas pantai, energi, serta logistik.
"Data menunjukkan jumlah kapal niaga nasional mencapai 13.910 unit, dengan peningkatan signifikan pada kapal perikanan, penyeberangan, dan transportasi lainnya," ungkapnya.
Hal ini, kata dia, membuktikan bahwa potensi ekonomi dan bisnis industri galangan kapal Indonesia semakin kuat seiring berkembangnya kebutuhan domestik dan internasional.
Dalam mendukung visi Indonesia Emas 2045, lanjut Anita, industri galangan kapal menjadi salah satu penyokong utama.
Baca juga : Prabowo Harap Pengusaha Jepang Dukung Pembangunan di Indonesia
Peningkatan tenaga kerja di industri ini telah memberikan kontribusi signifikan terhadap lapangan kerja di sektor maritim dan penunjangnya.
"Dengan lebih dari 127 unit galangan kapal utama, termasuk yang berkapasitas besar hingga 355 ribu deadweight tonnage (DWT), Indonesia siap bersaing di tingkat global," tegasnya.
Anita menjelaskan, klaborasi dengan akademisi, BRIN, dan lembaga penelitian lainnya juga dilakukan untuk meningkatkan inovasi dan efisiensi industri.
Ke depan, kata Anita, Iperindo mendorong beberapa langkah strategis seperti ekspansi galangan kapal baru di berbagai daerah untuk pemerataan pembangunan dan peningkatan daya saing internasional melalui inovasi teknologi serta renovasi fasilitas.
Baca juga : Perumahan MGK Serang Raih FIABCI Indonesia-REI Excellence Awards 2024
"Dukungan regulasi internasional seperti standar SOLAS, untuk memastikan kualitas dan keselamatan," jelasnya.
Rakernas Iperindo juga menjadi ajang apresiasi atas pertumbuhan keanggotaan asosiasi galangan kapal yang meningkat 20 persen dalam setahun terakhir.
Dengan langkah progresif ini, Indonesia semakin dekat dengan visinya untuk menjadi negara maritim yang tangguh dan mandiri.
"Industri galangan kapal adalah tulang punggung ekonomi maritim kita. Dengan sinergi lintas sektor dan visi yang jelas, kita siap menyongsong era emas Indonesia pada 2045," tandasnya.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya