Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
Ogah Berpolemik Di Kadin
250 Asosiasi Dan Himpunan Bentuk Forum Independen Dukung Target Pemerintah
Kamis, 12 Desember 2024 16:31 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Guna menyatukan langkah dunia usaha dalam menghadapi tantangan ekonomi dan mendukung target pemerintah, para pengusaha Indonesia tergerak membentuk Forum Komunikasi dan Silaturahmi Asosiasi dan Himpunan Indonesia.
Sebanyak 250 asosiasi dan himpunan tingkat nasional di Indonesia dengan anggota lebih dari 10 juta pengusaha tergabung dalam forum ini. Forum independen ini digelar juga sebagai respon atas keresahan para pengusaha dan Asosiasi/Himpunan terhadap polemik kepengurusan Kadin.
Wisnu W. Pettalolo, salah satu inisiator forum mengungkap bahwa forum ini diharapkan menjadi wadah untuk menyatukan langkah dunia usaha dalam menghadapi tantangan ekonomi dan mendukung target pemerintah.
“Pemerintahan Presiden Prabowo Subianto menargetkan pertumbuhan ekonomi 8 persen. Target ini bisa dicapai bila iklim usaha di tanah air mendukung. Dengan demikian, para pelaku usaha di seluruh sektor ekonomi bisa berkontribusi secara maksimal,” ujar perwakilan inisiator forum sekaligus Ketum IDRA, Wisnu W. Pettalolo disela-sela acara yang digelar di Hotel Fairmont Senayan Jakarta pada Kamis (12/12).
Baca juga : Bansos untuk Kelas Menengah Masih Dihitung Pemerintah
Sementara itu, Dewan Pembina Forum Suplier Bahan Bangunan Indonesia (FOSBBI), Achmad Widjaja menuturkan Asosiasi dan Himpunan merupakan organisasi yang mewadahi pengusaha atau perusahaan di setiap sektor ekonomi.
Mereka merupakan pihak yang paling paham tantangan dan dinamika disetiap sektor ekonomi. "Adapun Kadin merupakan wadah multi sektor. Keduanya memiliki kaitan erat dalam ranah pergerakan roda ekonomi nasional” tegas Achmad Widjaja.
Pandangan senada disampaikan Roy Mandey, Ketua Umum Afiliasi Global Ritel Indonesia (AGRA). Roy berharap pemerintah segera mengambil sikap dan menengahi masalah di tubuh Kadin.
"Karena itu, bila masalah ini tetap berlarut-larut, kami akan mengupayakan audiensi dengan Bapak Presiden untuk menyampaikan secara langsung aspirasi kami dari perwakilan perusahaan dan pelaku usaha. Kita membutuhkan solusi cepat dan tuntas agar Kadin tetap bersatu,” ujar Roy.
Baca juga : Anindya: Rapimnas Kadin 2024 Fokus Hasilkan Rekomendasi Terbaik untuk Pemerintah
Hal yang sama disampaikan inisiator forum lainnya, Rizal Mulyana, Ketua Asosiasi Pengelola Pusat Belanja Indonesia (APPBI).
"Dengan melemahnya daya beli saat ini dibutuhkan kolaborasi secepatnya antar pengusaha dan bermitra dengan pemerintah untuk mendukung terwujudnya program Pemerintah 8% dalam 5 tahun kedepan," tandas Rizal.
Sementara itu, Ketua Umum Kesatuan Travel Haji Umrah Indonesia (Kesthuri) Asrul Azis Taba, dengan tegas berujar perlu ada wadah baru jika Kadin sebagai saluran aspirasi dunia usaha tidak berperan dengan baik.
"Bila Kadin tetap dibiarkan dalam kondisi seperti ini, kami berinisiatif menghadirkan waduh baru dalam format konfederasi asosiasi dan himpunan," tegas Asrul Azis.
Baca juga : Ditegaskan Oleh Puan, Banteng Solid Dukung Pemerintah
Acara Forum Komunikasi dan Silaturahmi Asosiasi dan Himpunan Indonesia ini digelar di Hotel Fairmont, Jakarta.
Forum yang tidak terikat struktur Kadin Indonesia ini bertujuan untuk menyatukan ratusan asosiasi dan himpunan dari berbagai sektor jasa dan industri agar berurun rembug memberikan solusi dan menunjukkan sikap atas dualisme kepemimpinan di tubuh Kadin Indonesia.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya