Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- Perbaikan Selesai, Kondisi Jalan Lenteng Agung Sudah Normal dan Bisa Dilewati
- Persib Mulai Susun Persiapan Hadapi Musim 2026/2027
- OTT Pejabat Imigrasi Jakbar, KPK Sita Mobil, Valas, Hingga Emas
- Erling Haaland Bisa Bawa Norwegia Bersaing di Piala Dunia 2026
- Davide Ancelotti Latih Lille, Calvin Verdonk Hadapi Tantangan Baru
Sumbangsih Finansial Dan Program Pro Rakyat Kukuhkan BRI Jadi BUMN Terbesar
Kamis, 19 Desember 2024 19:24 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk mendapat apresiasi atas komitmennya dalam menyukseskan program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang digagas pemerintahan Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka.
Tak hanya program Pemerintah, BRI juga secara langsung memberi kontribusi terbesar secara finansial bagi negara.
Pengamat Komunikasi Korporasi Fatimah Ibtisam menilai, langkah cepat BRI mendukung program MBG membuktikan status perusahaan negara ini sebagai salah satu yang terbesar. Bahkan, BRI juga memberi manfaat besar bagi pelayanan masyarakat.
"Kita tahu bersama sumbangsih BRI yang mencatat Rp 25,7 triliun yang merupakan sumbangsih dividen terbesar BUMN bagi negara. Sumbangsih dalam pelayanan juga sangat besar terlihat dari dukungan BRI pada program penting pemerintah, seperti kredit untuk rakyat serta pembiayaan bagi UMKM penyelenggara makan bergizi gratis," ujar Fatimah Ibtisam kepada wartawan, Kamis (19/12/2024).
Baca juga : Saan Apresiasi Program Pemberdayaan Masyarakat Mahasiswa Pasca Paramadina
Senada, ekonom Toto Pranoto menilai BRI berhasil merespons instruksi Menteri BUMN Erick Thohir untuk terus mendukung perkembangan UMKM. Sehingga, diakui Toto, hal ini merupakan langkah strategis dalam mendukung program pro rakyat pemerintahan Prabowo-Gibran.
"Ini respons yang seharusnya oleh BRI, sebagai holding ultra mikro, untuk membantu pemberdayaan pengusaha mikro dan kecil,” ujar Toto.
Toto menekankan komitmen BRI bukan hanya sebatas memberikan modal usaha, tetapi juga harus menyentuh aspek teknis lainnya, seperti pelatihan kewirausahaan.
BRI, lanjutnya, juga bisa memaksimalkan peran anak perusahaannya seperti Permodalan Nasional Madani (PNM) sebagai operator kemitraan dengan usaha mikro dan kecil.
Baca juga : Dubes Heri Tinjau Proyek Proving Ground Terbesar Di Bekasi
Menindaklanjuti kesiapan BRI untuk menyiapkan skema pinjaman bagi supplier pelayanan gizi, Toto mengharapkan agar bank tersebut dapat segera mengambil langkah teknis.
"BRI bisa ambil inisiatif untuk mempromosikan pendaftaran mitra usaha mikro/kecil, dengan syarat yang ditetapkan, untuk akses pembiayaan modal kerja," ujarnya.
Menurut Toto, respons positif BRI ini harus diikuti dengan eksekusi yang cepat dan tepat sasaran. "Ya, eksekusi dipercepat," tambahnya.
Sebelumnya, Menteri BUMN Erick Thohir telah menunjuk delapan perusahaan BUMN untuk berkolaborasi menyukseskan program MBG. Erick secara khusus menginstruksikan BRI agar menyiapkan skema pinjaman guna memastikan pasokan bahan baku makanan bergizi melalui supplier gizi.
Baca juga : Bantah Intervensi Pemilihan Ketua Umum PMI, Kemenkes: Tuduhan Tak Berdasar!
Direktur Utama BRI Sunarso menyatakan komitmen penuh BRI dalam mendukung program ini.
"Investasi yang penting adalah human capital, dan kalau mau memperbaiki human capital, perbaiki dulu nutrisi dan pangan," tutur Sunarso.
Dengan adanya dukungan pembiayaan kepada UMKM yang terlibat dalam program MBG, diharapkan dapat meningkatkan skala usaha dan kesejahteraan pelaku usaha mikro.
"Harapannya dengan adanya pemberdayaan BRI akan meningkatkan omset dan skala usahanya," sambung Direktur Bisnis Mikro BRI Supari.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya