Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
Pantau PLTU Suralaya
Bahlil: Pasokan Listrik Wilayah Jamali Aman
Senin, 23 Desember 2024 07:10 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Pemerintah menjamin pasokan listrik di wilayah Jawa, Madura dan Bali (Jamali) aman menjelang Natal dan Tahun Baru (Nataru). Antisipasi terhadap dampak cuaca ekstrem juga telah dilakukan untuk memastikan tidak ada gangguan.
Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia menyampaikan hal tersebut saat memantau kondisi Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) Batubara Suralaya di Cilegon, Banten.
Menurutnya, pasokan listrik di Jamali dipastikan aman karena PLTU Suralaya memiliki kapasitas 3.400 Megawatt (MW) dengan cadangan sekitar 30 persen.
“PLTU ini mampu menanggung beban puncak konsumsi listrik sebesar 2,6-2,7 GW (Giga Watt). Alhamdulillah, semuanya berjalan baik. Konsumsi kita saat ini mencapai 2.600-2.700 MW dengan cadangan sekitar 600-700 MW,” ujar Bahlil, Sabtu (21/12/2024).
Bahlil juga menyoroti mitigasi terhadap dampak bencana. Untuk mengatasi cuaca buruk, Kementerian ESDM bersama PLN telah mempersiapkan antisipasi.
Salah satunya, memastikan persediaan energi primer untuk operasional PLTU Suralaya dengan cadangan Hari Operasi Pembangkit (HOP) lebih dari 23 hari.
Baca juga : BNI Perkuat Cadangan Antisipasi Risiko Kredit
“Cuaca buruk memiliki dua variabel, yaitu transportasi bahan bakar dan ketersediaan stok. Di sini kita memiliki kapasitas cadangan 23 hari cukup,” jelas Bahlil.
Selain itu, area-area dengan potensi bencana juga telah dimitigasi sehingga jaringan listrik dipastikan tetap aman.
Selain pasokan listrik, Bahlil juga memantau ketersediaan Bahan Bakar Minyak (BBM).
Ketua Umum Partai Golkar itu meminta PT ASDP Indonesia Ferry menambah kapasitas tangki penyimpanan BBM di Stasiun Pengisian Bahan Bakar (SPBB) Pelabuhan Merak, Kota Cilegon.
Saat ini, kapasitas tangki hanya mampu menyimpan kebutuhan BBM untuk kapal selama 1,5 hari.
“Jika tidak segera diantisipasi, saya khawatir kemacetan di Merak bisa terjadi,” ujarnya.
Baca juga : Tunda Dulu Deh Rencana Kerek Tarif Transjakarta
Untuk mengatasi hal ini, pihaknya telah berdiskusi dengan PT Pertamina dan PT ASDP Indonesia Ferry. Kedua perusahaan sepakat membangun pipa penyaluran BBM guna meningkatkan stok di SPBB. Namun, rencana tersebut masih dalam tahap pembahasan lebih lanjut.
Meski demikian, Bahlil memastikan pasokan BBM untuk kapal di rute Merak-Bakauheni selama periode Nataru tidak mengalami kendala.
“Dari stok dan suplai ke kapal, tidak ada masalah,” imbuhnya.
Direktur Utama PLN Indonesia Power Edwin Nugraha Putra mengatakan, pihaknya telah melakukan pemeliharaan dini dan berkala untuk memastikan operasional berjalan optimal selama Nataru.
“PLTU Suralaya menyumbang 10 persen dari kebutuhan energi listrik di Jawa, Madura dan Bali, dengan kapasitas Daya Mampu Netto (DMN) sebesar 3.221,6 MW dan cadangan energi primer lebih dari 23 hari operasi,” jelas Edwin.
Untuk mendukung kelancaran operasional, PLN Suralaya mengerahkan 484 personel siaga serta dua unit kendaraan pemadam kebakaran yang dilengkapi alat pelindung diri.
Baca juga : Inter Milan vs Como, Si Ular Besar Dituntut Ekstra
Selain itu, lima Posko Siaga juga disiapkan guna mengkoordinasikan seluruh sumber daya yang ada.
“Semua langkah diambil untuk memastikan kebutuhan listrik masyarakat selama perayaan Nataru terpenuhi,” pungkasnya. DIR
Artikel ini tayang di Harian Rakyat Merdeka Cetak, Halaman 10, edisi Senin, 23 Desember 2024 dengan judul "Pantau PLTU Suralaya, Bahlil: Pasokan Listrik Wilayah Jamali Aman"
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya