Dark/Light Mode

Target KUR Naik Jadi Rp 300 T, PKB Harap Dongkrak Pertumbuhan UMKM

Jumat, 27 Desember 2024 13:41 WIB
Nasim Khan. (Foto: Ist)
Nasim Khan. (Foto: Ist)

RM.id  Rakyat Merdeka - Langkah pemerintah menaikkan target penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR) hingga Rp 300 triliun pada tahun 2025 mendapat apresiasi banyak kalangan. Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (FPKB) berharap agar kenaikan target ini mampu mendongkrak produksi dari sektor usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) di Indonesia. 

“Kami berharap dengan kenaikan target hingga Rp 20 triliun dibandingkan penyaluran KUR di tahun 2024 yang mencapai Rp 280 triliun, sektor UMKM akan kian terbantu sehingga mampu berkontribusi lebih besar dalam meningkatkan pertumbuhan ekonomi nasional,” ujar Anggota Komisi VI DPR dari Fraksi PKB Nasim Khan, Jumat (27/12/2024). 

Dia menjelaskan keberhasilan penyaluran KUR menjadi salah satu indikator jika sektor UMKM terus tumbuh. Setelah terpukul dengan pandemi Covid-19 kabar penyaluran KUR di tahun 2024 yang mencapai 100,10 persen dari target Rp 280 triliun merupakan kabar mengembirakan. 

Baca juga : Harga Emas Pagi Ini Naik Jadi Rp 1.528.000 Per Gram

“Dari data Kemenko Perekonomian hingga Desember ini penyaluran KUR 2024 melebih target yang ditetapkan. Total KUR yang tersalurkan mencapai Rp 280,28 dan menjangkau 4,92 juta debitur. Kabar ini tentu mengembirakan kita semua,” katanya. 

Nasim berharap tahun depan, pemerintah juga menyetujui KUR untuk pengadaan alat dan mesin pertanian (Alsintan) sebagai dukungan menyukseskan program ketahanan pangan. Hal ini sesuai dengan mandat Presiden Prabowo Subianto agar Indonesia akan bertambah kuat dari segi ketahanan pangan. 

Selain itu, ia meminta agar pemerintah menyetujui untuk meningkatkan dukungan pembiayaan bagi Calon Pekerja Migran Indonesia (CPMI). “Ini upaya agar KUR semakin mudah diakses oleh semua kalangan,” katanya. 

Baca juga : Percepatan Digitalisasi Nasional Dongkrak Pertumbuhan Ekonomi

Nasim menegaskan, penyediaan KUR untuk calon pekerja migran akan memberikan dampak besar bagi perlindungan dan peningkatan skill pekerja. Dengan adanya KUR calon pekerja bisa mengurus surat secara resmi dan bisa menggunakan dana kredit untuk meningkatkan skill mereka.

“KUR bagi calon pekerja migran ini dapat membantu kesejahteraan ekonomi dan juga membantu mengurangi resiko peminjaman ke pihak ilegal atau informal yang beresiko tinggi bagi pekerja migran,” katanya. 

Legislator dari Jatim III ini mengatakan bahwa program KUR ini wajib dikawal bersama. Optimalisasi penggunaan KUR menurutnya bisa menjadi salah satu instrumen ekonomi dalam mewujudkan Astacita Pemerintahan Presiden Prabowo Subianto. “KUR ini juga diharapkan dapat terus menjadi motor penggerak ekonomi kerakyatan dan pemulihan ekonomi nasional,” pungkasnya.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :