Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- Perbaikan Selesai, Kondisi Jalan Lenteng Agung Sudah Normal dan Bisa Dilewati
- Persib Mulai Susun Persiapan Hadapi Musim 2026/2027
- OTT Pejabat Imigrasi Jakbar, KPK Sita Mobil, Valas, Hingga Emas
- Erling Haaland Bisa Bawa Norwegia Bersaing di Piala Dunia 2026
- Davide Ancelotti Latih Lille, Calvin Verdonk Hadapi Tantangan Baru
Percepatan Digitalisasi Nasional Dongkrak Pertumbuhan Ekonomi
Kamis, 12 Desember 2024 15:54 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Pelaksana tugas Direktur Eksekutif Asosiasi Penyelenggara Telekomunikasi Seluruh Indonesia (ATSI), Djatmiko Djati menyampaikan langkah strategis untuk mendukung pencapaian Asta Cita Presiden Prabowo Subianto. Yakni mendorong kemajuan sektor telekomunikasi untuk mendongkrak pertumbuhan industri digital Indonesia.
Ia juga mengungkapkan potensi besar ekonomi digital Indonesia yang diperkirakan dapat meningkatkan PDB hingga 2,44 persen dengan peningkatan penetrasi broadband sebesar 10 persen.
"Keberhasilan sektor telekomunikasi akan mendorong pertumbuhan ekonomi digital di Indonesia," kata Djati dalam IndoTelko Forum bertajuk Sinergi Industri Digital Wujudkan Asta Cita di Jakarta, Kamis (12/12/2024).
Baca juga : CIMB Niaga Dorong Inovasi Dan Kolaborasi Pertumbuhan Ekonomi Lewat Fintech
Hal tersebut diamini Ketua Bidang Infrastruktur Telematika Nasional MASTEL, Sigit PW Jarot. Menurutnya, percepatan itu sangat penting untuk membawa Indonesia jadi pemain dalam industri digital berskala global.
Namun, Sigit menekankan bahwa transformasi digital membutuhkan orkestrasi dan kolaborasi lintas sektor agar dampaknya dapat dirasakan secara luas. "Ketersediaan akses digital yang setara di seluruh wilayah adalah syarat mutlak untuk pemerataan manfaat ekonomi digital," tegas Sigit.
Selain itu, Sigit juga menyoroti pentingnya regulasi yang mendukung kolaborasi lintas sektor. Menurutnya, tanpa regulasi yang adaptif dari Pemerintah, perkembangan industri digital akan stagnan.
Baca juga : Menteri ESDM: Hilirisasi Kunci Pertumbuhan Ekonomi Berkelanjutan
Oleh karena itu, Ia mengajak semua pihak tidak hanya fokus pada pertumbuhan ekonomi jangka pendek, tetapi juga pada keberlanjutan ekosistem digital yang dapat bertahan dalam persaingan global. "Dengan orkestrasi yang tepat, Indonesia dapat memimpin ekonomi digital di Asia Tenggara," ujarnya.
Selanjutnya, VP Corporate Strategy, Innovation, Sustainability & Marketing Telkomsel, Endra Diputra, menyampaikan bahwa Indonesia memiliki peluang besar untuk mendapat pertumbuhan ekonomi dari sektor digital.
Dia memperkirakan pertumbuhan ekonomi digital Indonesia akan tumbuh mencapai 5,1 persen pada tahun 2025. Sebagai bentuk dukungan, Telkomsel bertekad untuk terus meningkatkan kolaborasi dengan pemain global dan lokal, serta menyediakan layanan digital terbaik.
Baca juga : Perkuat Kualitas Layanan, Intip Bengkel Canggih Milik Perum Damri
Endra juga menekankan pentingnya penyediaan konektivitas dan solusi inovatif, seperti smart factory dan IoT, untuk mendukung hilirisasi dan industrialisasi. Melalui berbagai inisiatif, termasuk pengembangan jaringan 5G dan ekosistem kendaraan listrik, Telkomsel berupaya menjadi pusat dari ekosistem digital nasional.
"Kami terus bekerja dengan segenap hati agar cita cita ini dapat menjadi bentuk konkret bagi Indonesia," pungkasnya.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya