Dark/Light Mode

KCIC Amankan 174 Barang Tertinggal Selama Liburan Nataru 2024

Minggu, 29 Desember 2024 17:26 WIB
Selama Nataru, KCIC mencatat peningkatan volume penumpang hingga 20 persen, dengan total tiket terjual mencapai 264 ribu.  (Dok. KCIC)
Selama Nataru, KCIC mencatat peningkatan volume penumpang hingga 20 persen, dengan total tiket terjual mencapai 264 ribu. (Dok. KCIC)

RM.id  Rakyat Merdeka - Selama liburan Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2024, Kereta Cepat Indonesia-China (KCIC) mencatat peningkatan volume penumpang hingga 20 persen, dengan total tiket terjual mencapai 264 ribu.

Lonjakan ini menyebabkan 174 barang tertinggal di area stasiun dan kereta cepat Whoosh.

General Manager Corporate Secretary KCIC, Eva Chairunisa, mengungkapkan barang yang sering tertinggal meliputi tas kecil, tas jinjing, botol minum, jaket, hingga plastik berisi barang bawaan.

Barang-barang tersebut ditemukan di lokasi seperti ruang tunggu, mesin x-ray, toilet, dan saku kursi kereta.

Ia mengatakan, setiap barang penumpang yang tertinggal akan diamankan oleh tim KCIC melalui layanan Lost & Found yang tersedia di setiap stasiun dan terkoneksi antar stasiun.

Baca juga : Cek Ke Stasiun, Wamenkomdigi Apresiasi Petugas KAI Selama Liburan Nataru

"Artinya, penumpang yang merasa barangnya tertinggal dapat menghubungi stasiun kereta cepat Whoosh mana pun. Kami memastikan barang yang telah tercatat di Lost & Found aman dan akan dikembalikan sesuai SOP yang berlaku,” ujar Eva dalam keterangannya, Minggu (29/12/2024).

Untuk memastikan keamanan dan pengawasan, KCIC telah memasang 1.390 CCTV di berbagai area stasiun dan kereta cepat Whoosh.

CCTV ini membantu memudahkan tim KCIC dan penumpang dalam melacak barang yang tertinggal.

Meski demikian, Eva tetap mengimbau seluruh penumpang untuk selalu memeriksa dan menjaga barang bawaannya.

Prosedur Pelaporan Kehilangan

Bagi penumpang yang kehilangan barang, laporan dapat disampaikan kepada petugas kereta atau stasiun, maupun melalui layanan pelanggan di email [email protected].

Baca juga : Pemerintah Siapkan 1.854 Pos Terpadu Untuk Pengamanan Nataru

Penumpang diminta memberikan informasi detail seperti deskripsi barang, waktu kejadian, serta nomor tiket perjalanan untuk mempercepat proses pencarian.

KCIC juga mengimbau penumpang untuk memeriksa kembali barang bawaan sebelum meninggalkan kereta atau area stasiun.

"Pastikan jumlah barang bawaan sesuai dengan yang dibawa saat keberangkatan, termasuk memeriksa rak atas kursi dan saku depan kursi," kata Eva.

Aturan Bagasi Penumpang

Penumpang kereta cepat Whoosh diingatkan untuk mematuhi aturan bagasi.

Setiap penumpang diperbolehkan membawa maksimal 3 unit barang bawaan dengan dimensi tidak lebih dari 100 cm x 30 cm x 40 cm dan berat total maksimum 20 kilogram.

Baca juga : Ancol Taman Impian Hadirkan Program Spesial Selama Natal dan Tahun Baru

Barang bawaan ini dapat berupa dua koper atau dus serta satu ransel atau tas tangan.

“Kami memahami bahwa kehilangan barang saat liburan adalah pengalaman yang kurang menyenangkan. Oleh karena itu, layanan Lost & Found hadir untuk memberikan solusi dan memastikan kenyamanan perjalanan penumpang Whoosh,” kata Eva.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.