Dark/Light Mode

Banjir Bandang Terjang Tapanuli Selatan, 495 Rumah Terdampak, 250 KK Mengungsi

Kamis, 19 Desember 2024 14:40 WIB
Kondisi salah satu pemukiman yang diterjang banjir bandang di Tapanuli Selatan, Sumatra Utara, Rabu (19/12). Foto: BNPB
Kondisi salah satu pemukiman yang diterjang banjir bandang di Tapanuli Selatan, Sumatra Utara, Rabu (19/12). Foto: BNPB

RM.id  Rakyat Merdeka - Banjir bandang yang menerjang Kabupaten Tapanuli Selatan, Sumatra Utara, Rabu (18/12), menyebabkan kerusakan parah di dua kecamatan, yaitu Kecamatan Batang Angkola dan Kecamatan Tano Tombangan. 

Sebanyak 495 rumah dilaporkan terdampak, 10 warga mengalami luka ringan, dan 250 kepala keluarga (KK) harus mengungsi.  

Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB Abdul Muhari mengungkapkan banjir terjadi akibat intensitas hujan tinggi yang mengguyur wilayah tersebut. 

Baca juga : Mendagri Perpanjang Jabatan Pj. Bupati Subang dan Majalengka

Dari data terakhir yang ia terima tadi malam, sekitar pukul 22.40 WIB, sebanyak 250 KK mengungsi di tiga titik pengungsian yang berada di Posyandu Somaninggir, Gereja GPA Kota Tua dan Istana Hasadaon Kota. 

"Akibat kejadian ini dan menyebabkan 10 orang warga luka ringan," jelas Abdul Muhari, Kamis (19/12).  

Banjir juga mengakibatkan kerugian materiil. Lumpur setebal hingga 50 cm menutupi beberapa lokasi, sementara jaringan listrik di wilayah terdampak dilaporkan terputus. 

Baca juga : Cuaca Hari Ini Di Tangerang, Info BMKG Selasa (19/11): Cerah Berawan Dan Hujan

Petugas gabungan bersama masyarakat setempat terus bekerja keras melakukan pembersihan dan penanganan darurat.  

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Tapanuli Selatan langsung terjun ke lokasi untuk memberikan pertolongan. Mereka juga berkoordinasi dengan perangkat kecamatan dan desa untuk mengantisipasi dampak lanjutan. 

Kabar teranyar, arus listrik di wilayah terdampak terputus. kondisi Tapi air sudah mulai surut. BNPB meminta warga dan pemerintah daerah tetap waspada terhadap risiko bencana lanjutan.  

Baca juga : Banjir Bandang Spanyol Tewaskan 64 Orang, Curah Hujan 8 Jam Setara Setahun

Masyarakat diimbau untuk terus memantau informasi cuaca terkini dan meningkatkan kesiapsiagaan.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.