Dark/Light Mode

Tingkatkan Inovasi Digital, PLN EPI Sabet Tiga Penghargaan di IDIA 2024

Minggu, 29 Desember 2024 19:25 WIB
PT PLN Energi Primer Indonesia (PLN EPI) berhasil meraih tiga penghargaan bergengsi dalam ajang Indonesia Digital Innovation & Achievement Awards (IDIA) 2024, yang diselenggarakan oleh Business Asia Indonesia.
PT PLN Energi Primer Indonesia (PLN EPI) berhasil meraih tiga penghargaan bergengsi dalam ajang Indonesia Digital Innovation & Achievement Awards (IDIA) 2024, yang diselenggarakan oleh Business Asia Indonesia.

RM.id  Rakyat Merdeka - PT PLN Energi Primer Indonesia (PLN EPI) berhasil meraih tiga penghargaan bergengsi dalam ajang Indonesia Digital Innovation & Achievement Awards (IDIA) 2024, yang diselenggarakan oleh Business Asia Indonesia.

Penghargaan ini diberikan atas kontribusi PLN EPI dalam transformasi digital, kepemimpinan teknologi, dan implementasi digital yang unggul di sektor energi serta rantai pasok tambang.

Sekretaris Perusahaan PLN EPI Mamit Setiawan, menjelaskan bahwa penghargaan ini merupakan bentuk nyata dari komitmen perusahaan dalam mendorong inovasi teknologi dan digitalisasi di setiap lini operasional.

Hal ini bertujuan untuk memastikan efisiensi, transparansi, serta peningkatan pelayanan kepada pelanggan dan mitra bisnis.

Baca juga : Sukses Berdayakan UMKM, Pertamina Raih Penghargaan di Ajang ICSA 2024

"Penghargaan ini merupakan hasil kerja keras seluruh tim PLN EPI yang terus berinovasi dalam menghadirkan solusi digital terbaik di sektor energi primer. Transformasi digital bukan sekadar tren, tetapi keharusan untuk meningkatkan efisiensi, akuntabilitas, dan daya saing perusahaan di tengah tantangan global," ujar Mamit.

Transformasi digital yang diusung PLN EPI tidak hanya menjadi respons terhadap tren global, tetapi juga langkah strategis untuk memastikan rantai pasok energi primer berjalan lancar dan stabil.

Dengan mengintegrasikan teknologi digital ke setiap aspek operasional, PLN EPI kini mampu memantau ketersediaan dan distribusi energi secara real-time.

Melalui penerapan sistem digital yang terintegrasi, PLN EPI dapat mengelola distribusi energi dengan lebih efektif, meminimalkan risiko gangguan pasokan, dan memastikan setiap pembangkit listrik di bawah PLN Grup mendapatkan suplai energi yang dibutuhkan secara tepat waktu dan sesuai kebutuhan.

Baca juga : Sharp Indonesia Raih Beragam Penghargaan Bergengsi Sepanjang 2024

Mamit juga menekankan bahwa stabilitas rantai pasok energi primer merupakan faktor krusial dalam mendukung ketahanan energi nasional.

Menurutnya, keberlanjutan operasional perusahaan harus sejalan dengan prinsip tanggung jawab lingkungan dan sosial.

"Oleh karena itu, perusahaan terus melakukan diversifikasi sumber energi primer dengan memaksimalkan penggunaan energi yang lebih ramah lingkungan, seperti biomassa dan gas alam. Hal ini dilakukan sebagai bagian dari upaya mendukung transisi energi menuju Net Zero Emission (NZE) pada tahun 2060," ujar Mamit.

Ajang IDIA 2024 dihadiri oleh berbagai pemangku kepentingan, termasuk para pakar di bidang teknologi, komunikasi, serta manajemen strategis.

Baca juga : Transformasi Digital, DPLK BNI Hadir Dengan Website Baru

Penghargaan ini menjadi wujud apresiasi atas upaya PLN EPI dalam membawa transformasi yang berkelanjutan melalui digitalisasi.

Mamit menegaskan bahwa digitalisasi bukan sekadar alat, melainkan fondasi penting untuk memastikan stabilitas rantai pasok energi primer.

"Dengan teknologi yang kami miliki, distribusi energi dapat diatur dengan presisi, transparansi, dan akuntabilitas yang lebih baik. Ini tidak hanya memastikan ketersediaan energi untuk seluruh pembangkit PLN Grup, tetapi juga meningkatkan keandalan dalam memenuhi kebutuhan energi nasional," tutup Mamit.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.