Dark/Light Mode

PLN Dukung Pemberdayaan Desa Lontar Di Tangerang

Selasa, 31 Desember 2024 13:50 WIB
Momen panen raya cabai di Desa Lontar, Kecamatan Kemiri, Kabupaten Tangerang, hasil dari Program Desa Berdaya Lontar. Kegiatan ini merupakan bukti nyata keberhasilan kolaborasi bersama masyarakat untuk menciptakan desa yang mandiri dan produktif. (Foto: Dok. PLN)
Momen panen raya cabai di Desa Lontar, Kecamatan Kemiri, Kabupaten Tangerang, hasil dari Program Desa Berdaya Lontar. Kegiatan ini merupakan bukti nyata keberhasilan kolaborasi bersama masyarakat untuk menciptakan desa yang mandiri dan produktif. (Foto: Dok. PLN)

RM.id  Rakyat Merdeka - PT Perusahaan Listrik Negara (Persero) atau PLN melalui Unit Induk Pembangunan Jawa Bagian Barat (UIP JBB), mendukung pemberdayaan masyarakat di Desa Lontar, Kabupaten Tangerang, lewat program Desa Berdaya untuk membangun ekonomi masyarakat yang kokoh, memperkuat fondasi sosial dan pelestarian lingkungan.

General Manager PLN UIP JBB Defiar Anis mengatakan, program Desa Berdaya adalah upaya perusahaan dalam menciptakan Creating Shared Value (CSV) yang tak hanya mendatangkan keuntungan ekonomi. Tetapi, juga dampak sosial yang berkelanjutan.

“Program ini adalah contoh inisiatif pemberdayaan, yang dapat membawa manfaat jangka panjang. Tak hanya untuk satu pihak, tetapi untuk seluruh lapisan masyarakat,” kata Anis, melalui keterangannya, Selasa (31/12/2024).

 Anis menuturkan, program ini dimulai sejak tahun 2023, dan merupakan salah satu program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL), yang telah menggulirkan perubahan yang signifikan di Desa Lontar.

Menurutnya, desa yang berada di wilayah kerja proyek pembangunan Pembangkit Lontar Extension #4 ini dipilih karena memiliki potensi luar biasa di sektor agribisnis, keterampilan kerja dan pelestarian alam.

Dengan luas wilayah 772 hektar (Ha) dan dihuni 6.361 jiwa yang sebagian besar terdiri dari petani, peternak dan nelayan, menjadi modal berharga bagi Desa Lontar untuk dapat berkembang.

Baca juga : PKB Manut Prabowo

"Di desa ini, telah dilakukan panen raya cabai di area seluas 15.000 meter persegi (m2) pada 18 Desember 2024 dan menjadi simbol kesuksesan pertanian Desa Lontar," kata Anis.

Ia menilai, panen tanaman cabai ini bukan hanya meningkatkan pendapatan. Tetapi, juga mendukung ketahanan pangan lokal.

Selain cabai, kata Anis, tanaman multikultural yang telah ditanam sejak tahun 2023 siap menyusul panen berikutnya.

Begitu juga, pengelolaan perikanan dan peternakan turut menambah sumber penghasilan baru yang menjanjikan bagi masyarakat Desa Lontar.

Selain bantuan materi, sambung Anis, peningkatan kompetensi sumber daya manusia (SDM) juga menjadi salah satu pilar yang menjadi fokus pengembangan Desa Berdaya Lontar.

Program pelatihan pengelasan dan servis air conditioner (AC) yang dimulai pada 2023, menurut Anis telah membuka jalan bagi 36 peserta untuk memperoleh keterampilan sesuai kebutuhan industri di Lontar dan sekitarnya.

Baca juga : Bos DPD Ajak Pemerintah Optimalkan BUMDes Untuk Koperasi Produksi

"Pelatihan ini memberi peluang bagi generasi muda untuk berkembang dan bersaing dalam dunia kerja," katanya.

Sementara itu, dari sisi pelestarian lingkungan, penanaman 7.800 pohon mangrove di pesisir Desa Lontar juga dilakukan sebagai langkah nyata dalam konservasi alam.

"Selain melindungi pesisir dari abrasi, mangrove juga menciptakan ekosistem yang mendukung keberagaman hayati dan menyerap karbon untuk mitigasi perubahan iklim," ungkap Anis.

Tak hanya itu, pihaknya juga mengadakan penyuluhan mengenai pengelolaan agribisnis dan pemberdayaan ternak, guna memastikan setiap program yang dijalankan memiliki keberlanjutan dan memberikan dampak yang maksimal bagi masyarakat.

Anis menyebut, program Desa Berdaya Lontar berkontribusi langsung terhadap Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (TPB), khususnya 4, 8 dan 15, yaitu mengentaskan kemiskinan, meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan melestarikan ekosistem daratan.

“Kami percaya, Desa Lontar akan menjadi inspirasi bagi desa-desa lain untuk mengembangkan potensinya. Kami akan terus mendukung langkah-langkah pembangunan berkelanjutan yang berdampak terhadap peningkatan kualitas hidup dan pemberdayaan masyarakat,” pungkas Anis.

Baca juga : Dukung Swasembada Pangan, Wapres Cek Proyek Bendungan Jlantah di Karanganyar

Di kesempatan yang sama, Manager UPP JBB 1 Haris Nasution menambahkan, pihaknya merancang program ini agar setiap sektor masyarakat dapat merasakan manfaat jangka panjang.

"Dengan pelatihan yang intensif, fasilitas yang memadai dan kolaborasi yang kuat, kami yakin Desa Lontar bisa menjadi desa mandiri dan berdaya saing,” kata Haris.

Selain itu, keberhasilan program Desa Berdaya tak lepas dari kolaborasi antara PLN, Pemerintah Desa dan masyarakat setempat.

Kepala Desa Lontar Dodi Rissi Slamet mengapresiasi, progran PLN pada momen panen raya cabai.

“Panen ini adalah bukti buah dari kerja keras dan kolaborasi yang melibatkan seluruh elemen masyarakat. Kami berharap, program ini terus berlanjut dan manfaatnya dapat dirasakan oleh lebih banyak orang,” ujar Dodi.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.