Dark/Light Mode
- Perbaikan Selesai, Kondisi Jalan Lenteng Agung Sudah Normal dan Bisa Dilewati
- Persib Mulai Susun Persiapan Hadapi Musim 2026/2027
- OTT Pejabat Imigrasi Jakbar, KPK Sita Mobil, Valas, Hingga Emas
- Erling Haaland Bisa Bawa Norwegia Bersaing di Piala Dunia 2026
- Davide Ancelotti Latih Lille, Calvin Verdonk Hadapi Tantangan Baru
Indikator Kinerja Melampaui Target
OJK: Industri Keuangan Masih Ciamik Tahun Ini
RM.id Rakyat Merdeka - Kinerja industri keuangan dari pasar modal hingga perbankan telah melampaui target Otoritas Jasa Keuangan (OJK) saat penutupan akhir tahun 2024. Kinerja ini diyakini tetap ciamik pada 2025, kendati masih dibayangi berbagai tantangan.
Pada penutupan perdagangan bursa saham di Bursa Efek Indonesia (BEI), Senin (30/12/2024), Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menguat 0,62 persen dibandingkan penutupan sehari sebelumnya, ke posisi 7.079,90. Sepanjang hari penutupan tersebut, nilai transaksi mencapai Rp 12,39 triliun.
Kemudian, himpunan dana di pasar modal hingga 27 Desember 2024 telah tercatat 187 penawaran umum. Termasuk dari 35 emiten baru mencapai Rp 251,04 triliun.
Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal, Keuangan Derivatif dan Bursa Karbon OJK Inarno Djajadi menekankan, angka tersebut telah melampaui target penghimpunan dana sebesar Rp 200 triliun.
“Ini menjadi bukti nyata kepercayaan yang terus menguat terhadap pasar modal Indonesia,” ucap Inarno di Jakarta, Selasa (31/12/2024).
Baca juga : Airlangga: Indonesia Jadi Destinasi Belanja Menarik
Selanjutnya, kinerja Reksadana per 24 Desember 2024 dari sisi Asset Under Management (AUM) mencapai Rp 840,07 triliun, atau meningkat 1,37 persen secara tahunan atau year to date (ytd).
Sementara dari Pasar Modal Syariah, per 27 Desember 2024 Indeks Saham Syariah Indonesia (ISSI) tercatat di posisi 213,86 atau tumbuh 0,57 persen. Dengan nilai kapitalisasi pasar mencapai Rp 6.759,54 triliun atau tumbuh 9,98 persen.
“Pencapaian ini menunjukkan respons positif terhadap inisiatif dan upaya mendukung transisi menuju ekonomi rendah karbon berkelanjutan,” kata Inarno.
Capaian luar biasa juga terjadi dari segi pertumbuhan jumlah investor. Per 24 Desember 2024, jumlah Single Investor Identification (SID) melebihi target dengan bertambahnya 2,6 juta investor baru. Dengan begitu, saat ini totalnya tercatat sebesar 14,81 juta SID.
Menariknya, kata mantan bos BEI ini, mayoritas SID individu didominasi oleh generasi muda di bawah usia 40 tahun, mencapai lebih dari 79 persen dari total SID.
Baca juga : Subsidi Jaminan Layanan Kesehatan Salah Sasaran
“Hal ini menunjukkan potensi besar generasi ini dalam mendorong pertumbuhan pasar modal di masa depan,” ucapnya.
Inarno menggarisbawahi, capaian positif tersebut berkat kerja keras, sinergi dan kerja sama yang kuat dari seluruh pemangku kepentingan di industri pasar modal Indonesia yang berhasil menghadapi berbagai tantangan.
“Bahkan, tidak hanya bertahan, tetapi juga terus mencatatkan berbagai capaian positif sepanjang 2024,” ujarnya.
Sebab itu, tahun 2025 OJK akan terus memprioritaskan program-program pengembangan dan pendalaman pasar modal. Difokuskan pada peningkatan kuantitas dan kualitas perusahaan tercatat, pengembangan produk, infrastruktur dan layanan baru serta penguatan anggota bursa dan manajer investasi.
Inarno juga menyampaikan komitmen OJK mendukung berbagai program Pemerintah.
Baca juga : Inter Milan Vs Atalanta, Si Ular Besar Bidik Quattrick
“Termasuk Asta Cita yang bertujuan memperkuat sektor-sektor ekonomi utama, meningkatkan daya saing dan mendorong pembangunan berkelanjutan,” tuturnya.
Sementara dari industri perbankan, menurut data OJK per Oktober 2024, kinerja intermediasi perbankan tetap kuat tercermin melalui pertumbuhan kredit (bank umum) yang baik sebesar 10,92 persen (year on year/yoy). Meningkat dari periode yang sama tahun sebelumnya (8,99 persen yoy).
Pertumbuhan kredit tersebut dipengaruhi oleh meningkatnya permintaan dari segmen korporasi yang baik.
Selanjutnya
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.