Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
Kerek Jumlah Penumpang Di Soetta
Erick Minta Waktu Tempuh KA Bandara Dipersingkat
Jumat, 3 Januari 2025 07:05 WIB
Sebelumnya
Menanggapi ini, Direktur Pengembangan Usaha dan Kelembagaan KAI Rudi As Aturridha menyatakan siap meningkatkan konektivitas dan memangkas waktu tempuh KA Bandara.
“Ada beberapa hal yang akan dikaji, karena kereta bagian dari ekosistem bandara. Kami tunggu Gapeka (Grafik Perjalanan KA) 2025 (diterbitkan Kementerian Perhubungan),” jelas Rudi.
Mantan Corporate Secretary Bank Mandiri ini mencontohkan, saat ini Stasiun Sudirman, Stasiun BNI City dan Stasiun Karet berjarak cukup dekat. Ada rencana untuk menutup stasiun Karet. Nantinya, naik turun penumpang KRL bisa di stasiun BNI City, yang dilintasi KA Bandara.
Baca juga : Ani: APBN 2024 Sukses Jaga Stabilitas Ekonomi
Lalu rencana lainnya, KA Bandara juga akan berhenti di Stasiun Sudirman agar penumpang yang mau ke bandara tidak perlu berjalan ke stasiun BNI City.
Saat ini, pihaknya juga telah membangun selasar (lorong jalan atau jalur pejalan kaki) sampai ke Stasiun BNI City.
Sebagai gambaran, selama ini KA Bandara hanya berhenti di beberapa stasiun, seperti Stasiun Manggarai, Stasiun BNI City (Sudirman Baru), Stasiun Duri, Stasiun Rawa Buaya, Stasiun Batu Ceper dan Stasiun Bandara Soetta.
Baca juga : Penanganan Stunting Kudu Optimal Dan Tepat Sasaran
“Jadi, kami tambah pemberhentian kereta bandara di Stasiun Sudirman. Ini (langkah) membangun ekosistem yang diperlukan,” katanya.
Revitalisasi Terminal
Dalam kesempatan yang sama, Direktur Utama InJourney Airports Faik Fahmi menjelaskan, selain menghadirkan Terminal Khusus Umrah, pihaknya juga merevitalisasi dan beautifikasi terminal lainnya. Nanti ada terminal khusus bagi maskapai penerbangan bertarif rendah (low-cost carrier).
“Untuk di Soetta, nanti akan ditempatkan semuanya di Terminal 1 untuk low-cost carrier. Yang (maskapai) full service di Terminal 3. Jadi di Terminal 2F khusus umrah,” katanya.
Baca juga : Valencia Vs Real Madrid, Misi El Real Kudeta Puncak Klasemen
Saat ini, progres revitalisasi Terminal 1 sudah 30 persen dan ditargetkan selesai Agustus mendatang.
Menurut Faik, trafik pergerakan penumpang di Soetta sangat tinggi. Per hari rata-rata mencapai 150 ribu orang yang berangkat dan datang. Dengan berbagai perbaikan tersebut, diharapkan bisa meningkatkan jumlah penumpang yang semula 56 juta orang, menjadi 94 juta orang dalam satu tahun. IMA
Artikel ini tayang di Harian Rakyat Merdeka Cetak, Halaman 9, edisi Jumat, 3 Januari 2025 dengan judul "Kerek Jumlah Penumpang Di Soetta, Erick Minta Waktu Tempuh KA Bandara Dipersingkat"
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya