Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- Perbaikan Selesai, Kondisi Jalan Lenteng Agung Sudah Normal dan Bisa Dilewati
- Persib Mulai Susun Persiapan Hadapi Musim 2026/2027
- OTT Pejabat Imigrasi Jakbar, KPK Sita Mobil, Valas, Hingga Emas
- Erling Haaland Bisa Bawa Norwegia Bersaing di Piala Dunia 2026
- Davide Ancelotti Latih Lille, Calvin Verdonk Hadapi Tantangan Baru
RM.id Rakyat Merdeka - PT Bank Syariah Indonesia Tbk atau BSI berhasil mencatat transaksi Ziswaf (Zakat Infak Sedekah Wakaf) mencapai lebih dari 9,7 juta transaksi dengan nilai sebesar Rp 121,6 miliar di sepanjang 2024.
BSI melihat, transaksi sosial menjadi salah satu fitur yang paling diminati oleh pengguna mobile banking.
Terutama dengan kehadiran superapp Byond by BSI, dinilai memberikan banyak kemudahan, kenyamanan dan rasa aman bagi nasabah untuk melakukan transaksi sosial dan spiritual.
Direktur Information Technology BSI Saladin D Effendi mengatakan, sejak meluncur pada 9 November 2024 hingga 1 Januari 2025, BSI mencatat 15 juta transaksi melalui Byond.
Baca juga : Ekspor Produk Elektronik RI Tembus Rp 161 Triliun
Dari total 15 juta transaksi lewat BYOND by BSI, fitur transaksi yang paling diminati antara lain QRIS, Ziswaf, dan Investasi.
“Untuk Ziswaf, jenis tertinggi yakni donasi kemanusiaan mencapai Rp 1,9 miliar, diikuti infaq sebesar Rp 1,2 miliar, dan pembayaran zakat hingga Rp 1,03 miliar," ujar Saladin dalam keterangan resmi, Senin (13/1/2025).
Saladin mengatakan, BSI sebagai sahabat finansial, sahabat sosial, dan sahabat spiritual akan mendampingi nasabah dalam memfasilitasi transaksi finansial yang halal.
Selain itu, BSI juga memberikan kesempatan bagi nasabah untuk berbagi dengan sesama melalui fitur Ziswaf di Byond by BSI.
Baca juga : Didominasi Produk Lokal, Transaksi Harbolnas Tembus Rp 31,2 Triliun
Ia menuturkan, BSI senantiasa berkomitmen untuk mendukung program pemerintah melalui Astacita yang mengutamakan keadilan, keseimbangan, dan keberlanjutan.
Hal ini juga sejalan dengan prinsip keuangan syariah yang memberikan keadilan bagi seluruh nasabah dan stakeholders.
“Kami memproyeksikan penghimpunan Ziswaf pada tahun ini akan terus bertumbuh di tahun ini. Melalui pembayaran zakat pribadi maupun kewajiban Ziswaf lain yang sudah sesuai nasab/kewajiban bayar zakat,” katanya.
BSI yang akan genap berusia 4 tahun pada 1 Februari mendatang, senantiasa memberikan kemudahan kepada untuk melakukan transaksi Ziswaf melalui superapps Byond.
Baca juga : Timnas U-23 Kudu Tembus Olimpiade 2028
Untuk itu, BSI telah menggandeng sebanyak 25 Laznas (Lembaga Amil Zakat Nasional) untuk pengembangan inovasi transaksi Ziswaf melalui Byond by BSI, maupun layanan autodebet bulanan bagi nasabah yang menginginkan layanan pembayaran Ziswaf bulanan.
Berbagai program yang saat ini dilakukan BSI antara lain sedekah rutin, sedekah harian, pengembangan fitur baru Orang Tua Asuh. Yakni, fitur untuk memberikan sedekah kebutuhan bulanan kepada anak asuh di bawah lembaga amil terverifikasi dan juga menjalin kerja sama program dengan mitra Laznas BSI.
“BSI akan terus berperan menjadi Byond sharia banking, yang memfasilitasi nasabah untuk transaksi finansial maupun transaksi sosial spiritual melalui Ziswaf,” ujarnya.
Di tahun 2025, BSI menargetkan jumlah pengguna Byond terus meningkat menjadi 10 juta user. BSI mengaku terus menggencarkan sosialisasi dan edukasi tentang Byond, guna menjaring nasabah baru dan mendorong migrasi nasabah eksisting.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya