Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
DAMRI Perluas Infrastruktur Bus Listrik untuk Transportasi Berkelanjutan
Jumat, 17 Januari 2025 21:53 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - PT DAMRI terus menunjukkan komitmennya dalam mendukung transisi energi bersih melalui pengembangan infrastruktur pengisian daya untuk bus listrik.
Dengan teknologi canggih yang teruji, fasilitas ini dirancang untuk memperkuat ekosistem kendaraan listrik, khususnya di wilayah Jakarta.
Head of Corporate Communication DAMRI Atikah Abdullah, menyatakan bahwa inisiatif ini menjadi langkah konkret perusahaan dalam mewujudkan transportasi publik yang berkelanjutan
Baca juga : Dukung Pemerataan Pembangunan Infrastruktur, BRI Fasilitasi Pembiayaan Jalan Trans Papua
"Saat ini, DAMRI telah mengoperasikan 35 charging station yang tersebar di Depo Klender (9 unit) dan Depo Pupar Cakung (26 unit)," ungkap Atikah dalam keterangan tertulis perusahaan, Jumat (17/1/2025).
Fasilitas pengisian daya ini memungkinkan satu unit bus listrik dengan kapasitas baterai 350 kWh terisi penuh dalam waktu maksimal dua jam.
Dengan kapasitas tersebut, bus listrik mampu menempuh jarak hingga 250 kilometer. DAMRI juga menargetkan percepatan pengembangan ekosistem kendaraan listrik sejalan dengan komitmen Pemerintah Pusat untuk mencapai Net Zero Emission pada 2060.
Baca juga : Menkomdigi Dorong Sinergi Nasional untuk Transformasi Digital
Pada 2025, perusahaan memproyeksikan penambahan lebih dari 100 unit armada bus listrik.
"Bus listrik tidak hanya mengurangi konsumsi energi, tetapi juga menghasilkan emisi yang jauh lebih rendah. Langkah ini menjadi solusi dekarbonisasi yang efektif sekaligus memberikan dampak positif bagi perekonomian," jelas Atikah.
Saat ini, DAMRI telah mengoperasikan 106 unit bus listrik di berbagai koridor PT Transportasi Jakarta, dengan rincian 90 unit tipe high deck dan 26 unit tipe low deck.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya