Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
Singapura Komit Investasi Energi Hijau di Indonesia, Kadin Sambut Baik
Kamis, 23 Januari 2025 05:37 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Wakil Ketua Umum Bidang Kawasan Ekonomi Khusus (KEK), Kawasan Industri (KI), dan Proyek Strategis Nasional (PSN) Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia, Akhmad Ma'ruf Maulana, menyambut baik komitmen investasi Singapura untuk pengembangan energi hijau di Indonesia.
Singapura berminat secara khusus mengembangkan sustainable investment zone/park serta energi terbarukan di Kawasan Batam, Bintan, dan Karimun (BBK), serta Kendal Industrial Park.
Komitmen itu disampaikan dalam pertemuan antara Wakil Perdana Menteri dan Menteri Perdagangan dan Perindustrian Singapura, Gan Kim Yong, dan Menteri Investasi dan Hilirisasi/Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM), Rosan P Roeslani, dalam rangkaian acara World Economic Forum (Forum Ekonomi Dunia) di Davos, Swiss, Senin (20/1/2025).
Baca juga : AHY: Hanya Di Indonesia, Semua Agama Bisa Tenang
Turut dibahas dalam pertemuan tersebut peluang kerja sama Indonesia dan Singapura dalam Pembangunan pelabuhan Kendal Port dan Tanjung Priok Port.
Ma’ruf mengharapkan, komitmen Singapura dalam berinvestasi nanti juga untuk membangun green industry, terutama Data Center di Indonesia, khususnya di Batam.
Kata dia, dengan pasokan energi bersih itu, Singapura mendapat keuntungan berupa kredit karbon serta sertifikasi energi hijau untuk mendukung ekonomi hijau mereka.
Baca juga : Fraksi PKS Apresiasi Sikap Tegas Indonesia Tolak Relokasi 2 Juta Warga Gaza
"Kami harapkan Singapura memahami kebutuhan Indonesia untuk mengembangkan energi hijau di Indonesia," ungkap Ma’ruf, dalam keterangan tertulisnya, Rabu (22/1/2025).
Ma‘ruf mengatakan, Kadin Indonesia bersama pengelola KI akan menawarkan sejumlah insentif menarik. Singapura akan diberikan kemudahan berupa bebas sewa lahan selama 5 tahun di KI PSN Wiraraja, Gesip Galang, dan beberapa KI lainnya.
"Inilah relaksasi yang diberikan oleh Pengelola Kawasan Industri (KI) di bawah naungan Kadin Indonesia, selain Tax Holiday, dari Pemerintah Indonesia," ujar Ma’ruf.
Baca juga : Menang Sengketa Sawit Lawan Uni Eropa di WTO, Indonesia Makin Diperhitungkan
Dia menegaskan pentingnya kerja sama yang lebih adil dan saling menguntungkan antara kedua negara, terutama dalam mendukung pertumbuhan ekonomi hijau di Indonesia.
Ma’ruf menilai, ajakan ini merupakan langkah proaktif Indonesia dalam mendorong kerja sama yang lebih berimbang dan menciptakan ekosistem investasi yang kondusif.
"Kami berharap Singapura tidak hanya memanfaatkan energi bersih dari Indonesia, tetapi juga aktif berinvestasi untuk mendukung pertumbuhan ekonomi dan keberlanjutan bersama di kawasan. Dan kami sangat mendukung langkah yang dilakukan Pak Menteri (Rosan P Roeslani) di Davos kemarin," pungkas Ma’ruf.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya