Dark/Light Mode

Kinerja Solid, Kredit BCA Tumbuh 13,8 Persen Di 2024

Kamis, 23 Januari 2025 19:16 WIB
Presiden Direktur BCA Jahja Setiaatmadja dalam acara paparan kinerja secara virtual, Kamis (23/1/2025). (Foto: Tangkapan layar)
Presiden Direktur BCA Jahja Setiaatmadja dalam acara paparan kinerja secara virtual, Kamis (23/1/2025). (Foto: Tangkapan layar)

RM.id  Rakyat Merdeka - Total pertumbuhan kredit PT Bank Central Asia Tbk atau BCA di sepanjang 2024 mencapai 13,8 persen secara tahunan (year on year) menjadi Rp 922 triliun.

Presiden Direktur BCA Jahja Setiaatmadja mengatakan, penyaluran pembiayaan per Desember 2024 ditopang kredit korporasi yang tumbuh 15,7 persen mencapai Rp 426,8 triliun didorong oleh berbagai sektor.

“Kredit komersial naik 8,9 persen mencapai Rp 137,9 triliun, dan kredit UKM tumbuh 14,8 persen mencapai Rp 123,8 triliun,” katanya dalam acara paparan kinerja secara virtual, Kamis (23/1/2025).

Selanjutnya, total portofolio kredit konsumer naik 12,4 persen menyentuh Rp 223,7 triliun, ditopang KKB yang meningkat 14,8 persen mencapai Rp 65,3 triliun dan KPR sebesar 11,2 persen menjadi Rp 135,5 triliun.

Outstanding pinjaman konsumer lain (mayoritas kartu kredit) tumbuh 12,8 persen menjadi Rp 22,9 triliun.

Baca juga : Ekonomi Tumbuh 8 Persen Ditarget Tahun 2028

“Penyaluran kredit ke sektor-sektor berkelanjutan tumbuh 12,5 persen menjadi Rp 229 triliun per Desember 2024, berkontribusi hingga 24,8 persen terhadap total portofolio pembiayaan,” sebutnya.

Capaian ini salah satunya ditopang kredit kendaraan bermotor listrik yang naik 84,2 persen secara tahunan mencapai Rp 2,3 triliun. BCA juga menyalurkan pinjaman terkait keberlanjutan (Sustainability Linked Loan/SLL) mencapai Rp 1 triliun, nilainya naik tiga kali lipat secara tahunan.

Jahja menuturkan, pertumbuhan total kredit Pertumbuhan kredit BCA diikuti terjaganya kualitas pembiayaan perseroan. Rasio loan at risk (LAR) BCA membaik mencapai 5,3 persen pada tahun 2024, dibandingkan 6,9 persen pada tahun 2023.

Dari sisi pendapatan bunga bersih (net interest incomenet/NII) BCA tumbuh 9,5 persen menjadi Rp 82,3 triliun pada 2024.

Pendapatan selain bunga naik 10,2 persen menjadi Rp 25,2 triliun, sehingga total pendapatan operasional sebesar Rp 107,4 triliun atau naik 9,7 persen.

Baca juga : Transaksi Ziswaf BSI Tembus Rp 121,6 Miliar Di 2024

Sementara itu, biaya provisi BCA tercatat sebesar Rp 2 triliun. Rasio kredit bermasalah (NPL) BCA terjaga di angka 1,8 persen pada 2024.

Laba bersih BCA dan entitas anak naik 12,7 persen mencapai Rp 54,8 triliun. Di sisi pendanaan, dana giro dan tabungan (CASA) berkontribusi sekitar 82 persen dari total DPK, tumbuh 4,4 persen mencapai Rp 924 triliun.

Dengan ekspansi ekosistem transaksi perbankan terus-menerus, baik melalui kanal online maupun offline, total frekuensi transaksi BCA menyentuh rekor tertinggi, naik 21 persen yoy mencapai 36 miliar. Khusus untuk mobile banking dan internet banking, frekuensi transaksi mencapai 31,6 miliar, tumbuh 24 persen.

Jumlah rekening nasabah BCA per Desember 2024 mencapai lebih dari 41 juta, tumbuh 2 kali lipat dalam 5 tahun terakhir.

“Peningkatan CASA, volume transaksi, dan jumlah nasabah terwujud seiring inovasi berkelanjutan yang berfokus pada kebutuhan nasabah,” ucap Jahja.

Baca juga : Kapolri: 2024, Kejahatan Terhadap Perempuan dan Anak Turun 12,3 Persen

BCA, kata Jahja, berterima kasih atas kepercayaan nasabah serta dukungan pemerintah dan otoritas, sehingga perusahaan mampu melewati 2024 dengan solid dan menorehkan kinerja positif.

“Kami melihat perekonomian domestik mampu bertumbuh, di tengah berbagai tantangan serta perubahan lanskap geopolitik global,” ucapnya.

BCA berkomitmen mendukung perekonomian nasional, dan hal ini kami wujudkan dalam penyelenggaraan berbagai acara strategis. Di antaranya BCA Expo, BCA UMKM Fest 2024, BCA Wealth Summit 2024, dan Gebyar Hadiah BCA.

“Berbagai kegiatan itu berdampak positif terhadap kinerja perseroan. Salah satunya terlihat dari penyaluran kredit ke segmen UMKM yang naik signifikan per Desember 2024,” pungkas Jahja.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.