Dark/Light Mode

MIF 2025 Siap Fasilitasi 700 Lebih Investor Asing Investasi Di Indonesia

Selasa, 11 Februari 2025 14:57 WIB
Direktur Utama Bank Mandiri Darmawan Djumaidi (kanan) dan Menteri Keuangan Sri Mulyani di acara Mandiri Investment Forum 2025. (Foto: Dok. Bank Mandiri)
Direktur Utama Bank Mandiri Darmawan Djumaidi (kanan) dan Menteri Keuangan Sri Mulyani di acara Mandiri Investment Forum 2025. (Foto: Dok. Bank Mandiri)

RM.id  Rakyat Merdeka - PT Bank Mandiri (Persero) Tbk sukses menghadirkan lebih dari 22 ribu peserta, termasuk 700 lebih investor asing dari berbagai negara, dalam gelaran Mandiri Investment Forum (MIF) 2025. 

Forum investasi terbesar di Indonesia ini, telah memasuki tahun ke-14 penyelenggaraannya. Di tahun ini, MIF menyoroti strategi pertumbuhan ekonomi Indonesia di tengah dinamika global, serta peluang investasi yang semakin berkembang melalui tema ‘Nourishing Future Growth.’ 

Direktur Utama Bank Mandiri Darmawan Junaidi mengatakan, sebagai hasil kolaborasi antara Bank Mandiri dan Mandiri Sekuritas, dengan dukungan Kementerian Investasi dan Hilirisasi (BKPM), MIF 2025 menjadi ajang diskusi strategis yang menghadirkan pembuat kebijakan, pakar global, serta pelaku industri untuk menggali potensi investasi di Indonesia.

Darmawan menegaskan, pentingnya peran sektor perbankan dalam mendorong pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan. 

"Bank Mandiri terus berkomitmen untuk mendukung investasi di sektor-sektor strategis seperti pertanian, energi, telekomunikasi, serta industri makanan dan minuman di seluruh wilayah potensial Indonesia,” katanya dalam sambutan MIF di Jakarta, Selasa (11/2/2025).

Baca juga : Danantara Bisa Lebih Besar Dari Temasek Jika Dikelola Profesional

Pihaknya juga mengembangkan inovasi digital untuk meningkatkan akses layanan perbankan yang lebih luas melalui platform, seperti Livin’ dan Kopra by Mandiri.

Darmawan mengatakan, MIF 2025 menjadi lebih strategis di tengah berbagai ketidakpastian ekonomi global, seperti perlambatan pertumbuhan di negara maju, ketegangan geopolitik, serta perubahan kebijakan moneter di berbagai negara. 

Untuk itu, diskusi dalam forum ini akan menitikberatkan pada berbagai aspek ekonomi makro. Termasuk stabilitas moneter, investasi sektor riil, dan kebijakan fiskal yang mendukung pertumbuhan jangka panjang. 

Selanjutnya, dalam sesi Macro Day yang berlangsung hari ini, Direktur Treasury & International Banking Bank Mandiri Eka Fitria mengatakan, Bank Mandiri turut mendukung inisiatif pemerintah dalam meningkatkan iklim investasi melalui berbagai program strategis. 

Salah satu terobosan terbaru dalam MIF 2025 adalah Business Matching 'Energizing Private Sectors,’ yang mempertemukan investor dengan korporasi besar Indonesia di sektor energi, manufaktur, dan hilirisasi mineral. 

Baca juga : Arif Rahman Hakim, Bukti Anak Desa Bisa Bersinar Di Indonesia

Melalui sesi Business Matching ini, Bank Mandiri menargetkan percepatan investasi di lima sektor utama yang selaras dengan prioritas Pemerintah. Yaitu mineral mining & downstreaming, minyak & gas, manufaktur, energi terbarukan serta konstruksi dan infrastruktur dari 44 perusahaan dalam negeri dan luar negeri. 

“Kami berharap kolaborasi ini dapat memberikan kontribusi positif terhadap upaya akselerasi investasi di Indonesia dan mendukung pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan,” ungkap Eka. 

Sementara itu, Direktur Utama Mandiri Sekuritas Oki Ramadhana menekankan, penyelenggaraan MIF tahun ini bertepatan dengan awal masa pemerintahan baru Presiden Prabowo dengan program-program nasional yang strategis seperti Makan Bergizi Gratis (MBG) dan pengadaan 3 juta rumah murah, yang baru berjalan. 

“Kami yakin, forum investasi terbesar di Indonesia ini akan mendukung pandangan investor domestik maupun asing yang positif akan potensi pertumbuhan Indonesia, dan melakukan investasi langsung di berbagai sektor industri di Indonesia,” ujar Oki

Mandiri Sekuritas turut menyelenggarakan Site Visit atau kunjungan para investor ke perusahaan, serta lokasi pusat dapur umum MBG dan perumahan murah, maupun Corporate Day yang mempertemukan perusahaan Terbuka (Tbk) dengan para calon investor dalam format one-on-one atau  small group meetings

Baca juga : Gelar MIF 2025, Bank Mandiri Proyeksi 700 Investor Global Investasi Di Indonesia

Kedua agenda ini, menurut Oki, berhasil menghadirkan 400 investor dengan sebanyak 40 persen di antaranya merupakan investor asing dari berbagai negara, Seperti Hong Kong, Singapura, Malaysia, Thailand, Amerika Serikat (AS), Inggris Raya, Jerman, Norwegia, Uni Emirat Arab dan Australia.

“Adapun, total dana kelolaan para investor yang hadir pada MIF 2025 ini mencapai 18,65 triliun dolar AS (Rp 305,5 kuadriliun). Jauh lebih tinggi dari dana dana kelolaan investor pada MIF tahun lalu, sebesar 14 triliun dolar AS (Rp 229,4 kuadriliun),” ujar Oki.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.