Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- Perbaikan Selesai, Kondisi Jalan Lenteng Agung Sudah Normal dan Bisa Dilewati
- Persib Mulai Susun Persiapan Hadapi Musim 2026/2027
- OTT Pejabat Imigrasi Jakbar, KPK Sita Mobil, Valas, Hingga Emas
- Erling Haaland Bisa Bawa Norwegia Bersaing di Piala Dunia 2026
- Davide Ancelotti Latih Lille, Calvin Verdonk Hadapi Tantangan Baru
Didukung 30 Ribu Sumber Daya Alam
Indonesia Siap Jadi Pusat Industri Kecantikan Dunia
Sabtu, 8 Februari 2025 07:00 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Pemerintah mendorong pengembangan industri kecantikan nasional dengan menyiapkan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) di Serpong dan Bali. Hilirisasi Sumber Daya Alam (SDA) dalam industri kosmetik dan kecantikan memiliki potensi pasar yang luas serta prospek pertumbuhan yang menjanjikan.
Menteri Koordinator (Menko) Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menegaskan, Indonesia harus mengambil peran lebih besar sebagai pusat industri kecantikan dunia.
Untuk itu, Pemerintah telah menyiapkan berbagai strategi. Termasuk penguatan inovasi berbasis SDA lokal.
“Badan Pengawasan Obat dan Makanan (BPOM) telah mendukung industri ini. Termasuk pengembangan herbal dan terapi sel yang menjadi inovasi baru dalam dunia kecantikan serta pengobatan,” ujar Airlangga dalam pernyataannya, Jumat (7/2/2025).
Dengan 75 juta penduduk dari Generasi Z, Indonesia memiliki pasar yang sangat potensial bagi industri kecantikan.
Baca juga : Tunggakan Sewa Rusun Di DKI Capai 95,5 Miliar
Airlangga menekankan, Pemerintah berkomitmen mendorong hilirisasi industri kosmetik agar lebih inovatif dan kompetitif. Salah satunya melalui kolaborasi dengan Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM).
“Inovasi harus terus berkembang. Salah satu teknologi yang juga penting adalah teknologi geriatri, yang memungkinkan kecantikan tidak hanya untuk Gen Z, tetapi juga bagi generasi yang lebih senior,” jelasnya.
Selain itu, mantan Anggota DPR ini berharap semakin banyak perusahaan multinasional yang berinvestasi di Indonesia dan mengembangkan industri kosmetik berbasis SDA lokal.
Airlangga menekankan, hilirisasi industri kosmetik tidak hanya memberikan nilai tambah bagi perekonomian. Tetapi juga meningkatkan daya saing produk Indonesia di pasar global.
Indonesia memiliki 30.000 jenis SDA yang bisa dimanfaatkan dalam industri kecantikan. Termasuk minyak esensial seperti patchouli (nilam), anggrek, melati, kayu cendana dan lainnya.
Baca juga : Real Madrid Vs Atletico Madrid, Derby Madrid Dan Saling Kudeta
Airlangga mengatakan, SDA ini tersebar di berbagai daerah, seperti Aceh, Jawa Tengah hingga Sulawesi Tengah, yang dapat mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat di sektor perkebunan dan industri kosmetik.
Kepala Biro Humas Kementerian Perindustrian Ronggolawe Sahuri menambahkan, industri kosmetik nasional masih memiliki prospek bisnis yang besar.
Hal ini didukung oleh kekayaan SDA yang melimpah, peningkatan populasi generasi muda serta kesadaran masyarakat terhadap pentingnya perawatan kulit.
“Peningkatan jumlah brand kosmetik lokal menjadi bukti bahwa kualitas produk dalam negeri semakin baik dan mampu bersaing dengan merek internasional,” ungkap Ronggolawe.
Dia juga menyoroti potensi rumput laut sebagai bahan baku kosmetik. Termasuk untuk pembuatan tabir surya (sunscreen) dan produk kesehatan berbasis immune booster.
Baca juga : Red Sparks Kembali Menang, Megatron-Bukilic Mengaum
Menurutnya, hutan tropis Indonesia memiliki tidak kurang dari 30.000 spesies tumbuhan dan sekitar 9.600 di antaranya diketahui memiliki khasiat obat dan kosmetik.
“Ini menjadi keunggulan besar bagi industri kecantikan Indonesia menghadapi persaingan global,” tuturnya.
Dengan adanya kebijakan hilirisasi ini, diharapkan industri kecantikan nasional semakin berkembang dan mampu bersaing di tingkat global, sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat yang terlibat dalam rantai pasok industri ini.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya