Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- Perbaikan Selesai, Kondisi Jalan Lenteng Agung Sudah Normal dan Bisa Dilewati
- Persib Mulai Susun Persiapan Hadapi Musim 2026/2027
- OTT Pejabat Imigrasi Jakbar, KPK Sita Mobil, Valas, Hingga Emas
- Erling Haaland Bisa Bawa Norwegia Bersaing di Piala Dunia 2026
- Davide Ancelotti Latih Lille, Calvin Verdonk Hadapi Tantangan Baru
BCA Rombak Direksi, Gregory Hendra Lembong Presdir, Jahja Setiaatmadja Preskom
Kamis, 13 Februari 2025 14:58 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - PT Bank Central Asia Tbk (BCA) memastikan telah memilih dan mengevaluasi pergantian di jajaran Dewan Komisaris dan Direksi Perseroan dalam Rapat Umum Pemegang saham Tahunan BCA untuk Tahun Buku 2024, yang rencananya akan digelar pada Rabu, 12 Maret 2025 mendatang.
Diketahui, para pemegang saham juga BCA tengah mengevaluasi sosok pengganti bankir andal Jahja Setiaatmadja sebagai Presiden Direktur BCA, yakni Gregory Hendra Lembong.
Gregory bukanlah figur baru di BCA. Saat ini, ia menjabat sebagai Wakil Presiden Direktur BCA. Dan telah memiliki pengalaman perbankan di Indonesia dan di luar negeri lebih dari 30 tahun.
“Perubahan yang diusulkan, mengangkat Jahja Setiaatmadja menggantikan Djohan Emir (DE) Setijoso menjadi Presiden Komisaris. Dan mengangkat Gregory Hendra Lembong sebagai Presiden Direktur,” jelas Executive Vice President (EVP) Corporate Communication & Social Responsibility Hera F Haryn dalam keterangan resmi, Kamis (13/2/2025).
Jahja akan menempati posisi baru sebagai Presiden Komisaris BCA, menggantikan posisi Djohan Emir Setijoso yang mengundurkan diri dari jabatan tersebut. Jahja sendiri merupakan bankir senior yang telah memimpin BCA selama kurang lebih 14 tahun lamanya (sejak tahun 2011).
Baca juga : Cuaca Besok Di Bekasi, Selasa (11/2) Prediksi BMKG, Apakah Hujan atau Panas?
Hera memastikan, pergantian anggota Dewan Komisaris dan Direksi Perseroan, merupakan bagian dari rencana suksesi ke depan. Serta, tindak lanjut dari rencana pengunduran diri DE Setijoso dari jabatan Presiden Komisaris.
“BCA telah melakukan proses regenerasi dan suksesi, guna memastikan transisi berjalan baik dengan calon-calon anggota Direksi dan Dewan Komisaris yang andal,” katanya.
BCA telah memilih calon-calon terbaik untuk menduduki jabatan Presiden Direktur dan jajarannya, ditambah supervisi yang baik dari sisi bisnis maupun risiko oleh Dewan Komisaris BCA.
Sehubungan dengan hal tersebut, Komite Remunerasi dan Nominasi BCA juga telah melakukan evaluasi dan mengusulkan nama calon Presiden Komisaris, calon Presiden Direktur, calon Wakil Presiden Direktur, dan calon Direktur Perseroan dengan mempertimbangkan rekam jejak, pengalaman, dan kompetensi masing-masing calon.
BCA, sambung Hera, senantiasa akan memastikan bahwa proses perubahan anggota Dewan Komisaris dan Direksi Perseroan dilakukan sesuai dengan prosedur dan regulasi yang berlaku. Terutama, dengan memperhatikan visi dan misi, serta kebutuhan strategis perusahaan di masa mendatang.
Baca juga : Pertamina Rombak Direksi Kilang Pertamina Internasional
“Ke depannya, BCA senantiasa fokus pada keberlanjutan dan pertumbuhan perusahaan demi memberikan layanan terbaik kepada nasabah dan pemangku kepentingan,” ujar Hera.
Dikutip dari surat panggilan RUPST BCA, terdapat beberapa mata acara yang telah diagendakan. Di antaranya, pengawasan Dewan Komisaris BCA untuk tahun buku yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2024.
Serta memberikan pelunasan dan pembebasan tanggung jawab (acquit et decharge) kepada anggota Direksi atas tindakan pengurusan dan kepada anggota Dewan Komisaris Perseroan, atas tindakan pengawasan yang dilakukan selama tahun buku yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2024.
Di mana pada saat penyampaian Laporan Tahunan, Laporan Keuangan, dan Laporan Tugas Pengawasan Dewan Komisaris. Kemudian, penetapan penggunaan laba bersih perseroan untuk tahun buku yang berakhir pada 31 Desember 2024.
“Penggunaan laba bersih perseroan akan diusulkan untuk disisihkan sebagai dana cadangan, pembagian dividen tunai. Dan sisa laba bersih yang tidak ditentukan penggunaannya akan ditetapkan sebagai laba ditahan,” terangnya.
Baca juga : Tiba Di Ponpes Genggong Probolinggo, Prabowo Disambut Seruan Presiden
Kemudian, perubahan susunan anggota Dewan Komisaris dan Direksi BCA yang akan diusulkan adalah, menerima pengunduran diri Djohan Emir Setijoso selaku Presiden Komisaris. Mengangkat Jahja Setiaatmadja sebagai Presiden Komisaris.
Lalu, mengangkat Gregory Hendra Lembong sebagai Presiden Direktur, John Kosasih sebagai Wakil Presiden Direktur, dan Hendra Tanumihardja sebagai Direktur. Pengangkatan tersebut, akan berlaku efektif memperhatikan persetujuan dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK).
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya