Dark/Light Mode

Perumnas Dukung UMKM Binaan Tembus Pasar Global di INACRAFT 2025

Minggu, 16 Februari 2025 19:20 WIB
Perumnas menghadirkan dua UMKM unggulan, yaitu Yunas Batik yang memproduksi pakaian batik khas Cirebon. Dan Eco Print Rinrin, yang menghadirkan busana bermotif daun hasil teknik eco-printing dalam pameran INACRAFT 2025.
Perumnas menghadirkan dua UMKM unggulan, yaitu Yunas Batik yang memproduksi pakaian batik khas Cirebon. Dan Eco Print Rinrin, yang menghadirkan busana bermotif daun hasil teknik eco-printing dalam pameran INACRAFT 2025.

RM.id  Rakyat Merdeka - Perum Perumnas, melalui Rumah BUMN, kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) dengan berpartisipasi dalam pameran INACRAFT 2025.

Acara yang berlangsung di Jakarta Convention Center (JCC) pada 5-9 Februari 2025 ini menjadi ajang bagi UMKM binaan Perumnas untuk memperluas pasar dan meningkatkan daya saing mereka.

Dalam pameran ini, Perumnas menghadirkan dua UMKM unggulan, yaitu "Yunas Batik" yang memproduksi pakaian batik khas Cirebon.

Dan "Eco Print Rinrin", yang menghadirkan busana bermotif daun hasil teknik eco-printing.

Baca juga : PGN Dukung Zahra Sulaman Go Global di Inacraft 2025

Kehadiran mereka tidak hanya menarik minat pasar lokal, tetapi juga mendapatkan perhatian dari konsumen global.

Perumnas mendukung pengembangan UMKM melalui program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL).

Pendampingan berkelanjutan, pembinaan usaha, serta penyaluran modal melalui Program Kemitraan menjadi bagian dari upaya Perumnas dalam memperkuat daya saing UMKM.

Perumnas juga menyambut baik adanya pergelaran pameran INACRAFT 2025 ini, karena dapat menjadi wadah bagi Perumnas untuk mengangkat UMK binaan Perumnas agar dapat memperluas target pasarnya, baik di dalam negeri maupun internasional.

Baca juga : Didukung SuperLab, Produk Bebas Asap Sampoerna Tembus Pasar Global

Menurut Yunus, pemilik Yunas Batik, selama pameran berlangsung, produk pakaian batik seperti dress satu set, celana batik berbahan paris, serta set pakaian eco-print menjadi favorit pengunjung.

"Hingga penutupan acara, lebih dari 50 produk terjual, dengan pakaian batik wanita sebagai produk terlaris," kata Yunus dalam keterangan resmi Perumnas, Minggu (16/2).

Melalui program ini, Perumnas berkontribusi dalam mencapai Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs), khususnya dalam menciptakan lapangan kerja yang layak dan produktif bagi masyarakat Indonesia.

Keterlibatan Perumnas dan Kementerian BUMN dalam pemberdayaan UMKM tidak hanya sebatas pendampingan, tetapi juga menciptakan peluang berkelanjutan bagi pelaku usaha lokal untuk berkembang.

Baca juga : Bersama BRI, Balee Scents Siap Tembus Pasar Global

Dengan inisiatif Creating Shared Value (CSV), diharapkan manfaat dari program ini dapat dirasakan baik oleh perusahaan maupun mitra UMKM yang terlibat.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.