Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
Pertamina Subholding Upstream Regional Jawa Bekali Anak Dengan Keterampilan Keselamatan Sejak Dini
Selasa, 18 Februari 2025 14:45 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Pertamina Subholding Upstream Regional Jawa berkolaborasi dengan dengan PT Pertamina Bina Medika (IHC) menggelar Health Exhibition, yang merupakan salah satu kegiatan peringatan Bulan Kesehatan dan Keselamatan Kerja (K3) Nasional.
Acara ini melibatkan 15 tenaga medis, termasuk dokter umum, dokter gigi, dan tim darurat, yang memberikan materi serta demonstrasi langsung.
Analyst OHIH (Occupational Health and Industrial Hygiene (OHIH) Regional Jawa Niken Dyah Pawestri menyoroti tingginya tingkat keterlambatan dalam menangani kasus gawat darurat di rumah, yang sering berujung pada kematian.
Terinspirasi dari negara-negara yang telah memberdayakan anak-anak melalui edukasi, Niken dan tim HSSE berupaya memaksimalkan golden time, dengan melibatkan anak-anak sebagai responder pertama di rumah, ketika orang dewasa tidak ada.
"Kami berharap dapat mengedukasi lebih banyak anak-anak bangsa, sehingga kondisi kegawatdaruratan di rumah bisa lebih cepat tertangani," ucapnya dalam keterangan resmi, Selasa (18/2/2025).
Baca juga : IWIP Bikin Kegiatan Tingkatkan Kesadaran Dan Keselamatan Kerja
Edukasi dikemas dalam bentuk materi interaktif dan menarik yang disajikan di stan-stan pameran.
Salah satunya adalah Self-care stan yang menampilkan informasi pentingnya menjaga kesehatan tubuh melalui pola makan sehat dan bergizi, serta kebersihan diri.
Edukasi cara menyikat gigi yang benar untuk mencegah gigi berlubang ditampilkan di stan Tooth Fairy.
Sementara stan Family to Rescue memberikan pembekalan kepada anak-anak dengan keterampilan merespons keadaan darurat.
Dengan studi kasus interaktif, anak-anak juga belajar teknik Resusitasi Jantung Paru (RJP) dan langkah-langkah penangan orang yang tidak sadarkan diri.
Baca juga : Peringati Bulan K3, Pertamina Subholding Upstream Regional Jawa Gelar Donor Darah
“Anak-anak juga diajarkan cara mengamati keadaan darurat dan menghubungi layanan gawat darurat seperti 119 atau 112 dalam situasi kritis,” katanya.
Niken menambahkan, edukasi ini memberikan mereka keterampilan penting yang tidak hanya menyelamatkan nyawa, tapi juga mengajarkan mereka untuk peduli dan bertindak cepat dalam situasi darurat, yang mempersiapkan mereka menjadi pahlawan cilik yang siap membantu kapan saja dan di mana saja.
Melalui kolaborasi dengan IHC, Tim Health, Security, Safety and Environment (HSSE) Regional Jawa berencana menjadi kegiatan ini menjadi program tahunan yang berdampak luas.
“Membekali lebih banyak anak dengan keterampilan kesehatan dan keselamatan sejak dini, guna menciptakan lingkungan yang lebih tanggap dan peduli terhadap kegawatdaruratan,” harapnya.
Sebagai perusahaan yang menempatkan keselamatan dan kesehatan sebagai prioritas, edukasi seperti ini bukan kali pertama digelar oleh Pertamina Regional Jawa. Namun berbeda dengan biasanya, tahun ini perusahaan hulu migas tersebut mengusung konsep baru dengan melibatkan siswa didik berusia 9-15 tahun sebagai peserta utama.
Acara ini bertujuan untuk mengedukasi anak-anak sejak dini tentang tindakan respons dalam situasi darurat, sekaligus mengajarkan cara menjaga kesehatan diri dan membangun kebiasaan hidup sehat.
Selain itu, kegiatan ini juga berupaya untuk mengubah pandangan bahwa anak-anak tidak mampu berperan dalam keadaan darurat.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya