Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- Perbaikan Selesai, Kondisi Jalan Lenteng Agung Sudah Normal dan Bisa Dilewati
- Persib Mulai Susun Persiapan Hadapi Musim 2026/2027
- OTT Pejabat Imigrasi Jakbar, KPK Sita Mobil, Valas, Hingga Emas
- Erling Haaland Bisa Bawa Norwegia Bersaing di Piala Dunia 2026
- Davide Ancelotti Latih Lille, Calvin Verdonk Hadapi Tantangan Baru
Pengamat Dorong Warga Jakarta Beralih Gunakan Air Perpipaan
Jumat, 20 Desember 2024 17:56 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Pengamat Perkotaan dari Universitas Trisakti, Trubus Rahardiansyah menilai, penandatanganan nota kesepahaman (MoU) antara PAM Jaya dan Lemhannas, langkah yang tepat.
Trubus bilang, kajian ketahanan air merupakan kebutuhan mendesak di tengah berbagai tantangan yang dihadapi Jakarta.
"Kita harus belajar dari pengalaman. Ketahanan air ini tidak hanya untuk saat ini, tetapi juga untuk masa depan. Perlu ada skenario perencanaan berkelanjutan agar cita-cita swasembada air bisa tercapai," kata Trubus, Jumat (20/12/2024).
Baca juga : Seminggu Terendam Banjir Rob, Warga Pesisir Jakarta Disuplai Bantuan Makanan
Namun. lanjut Trubus, keberhasilan MoU ini sangat bergantung pada partisipasi publik.
"Jika infrastrukturnya sudah memadai, masyarakat perlu mulai beralih dari penggunaan air tanah ke air PAM Jaya," ujarnya.
Selain itu, dia juga menyoroti pentingnya edukasi kepada masyarakat terkait program tersebut. Sehingga meminimalkan eksploitasi air tanah yang berdampak buruk pada penurunan tanah di Jakarta.
Baca juga : PAM Jaya Yakin Seluruh Warga Jakarta Terlayani Air Perpipaan 2030
"Masyarakat harus terus diimbau untuk mengurangi ketergantungan pada air tanah dan beralih menggunakan layanan air dari PAM Jaya," tegasnya.
Trubus menambahkan, Pemprov DKI Jakarta yang kini menjadi bagian dari wilayah aglomerasi Jabodetabek, perlu berkolaborasi dengan daerah-daerah di sekitarnya untuk membangun penampungan air yang terpadu.
Menurutnya, kolaborasi ini menjadi kunci dalam mewujudkan swasembada air.
Baca juga : Unicharm Gandeng Walikota Jakarta Selatan Berikan Edukasi Kesetaraan Gender
"Jakarta sebagai pemimpin wilayah aglomerasi harus memastikan bahwa infrastruktur air PAM Jaya saling terhubung di seluruh wilayah. Ini penting agar menjadi satu kesatuan yang solid," ucapnya.
Sebelumya, Direktur Utama (Dirut) PAM Jaya, Arief Nasrudin mengatakan, pihaknya berkomitmen dalam mendukung visi Presiden Prabowo Subianto mengenai swasembada air.
"Hal ini sejalan dengan visi Presiden tentang swasembada air, di mana PAM Jaya akan terus berkomitmen untuk menjaga ketahanan air di DKI Jakarta," ujar Arief.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya