Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- Perbaikan Selesai, Kondisi Jalan Lenteng Agung Sudah Normal dan Bisa Dilewati
- Persib Mulai Susun Persiapan Hadapi Musim 2026/2027
- OTT Pejabat Imigrasi Jakbar, KPK Sita Mobil, Valas, Hingga Emas
- Erling Haaland Bisa Bawa Norwegia Bersaing di Piala Dunia 2026
- Davide Ancelotti Latih Lille, Calvin Verdonk Hadapi Tantangan Baru
Sukses Transformasi, Bos PTPN Group Diganjar Indonesia Best CEO Awards 2024
Jumat, 21 Februari 2025 22:51 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Direktur Utama Holding Perkebunan Nusantara PTPN III (Persero) Mohammad Abdul Ghani meraih penghargaan Indonesia Best CEO Awards 2024 dari SWA Media Group.
Penghargaan ini diberikan di ajang Indonesia Best CEO & Best CFO 2024: Managing Smart Strategy and Execution Towards Sustainable Growth, Transformation Lessons from the Best CEO and CFO yang digelar di Hotel Shangri-La, Jakarta belum lama ini.
Penghargaan ini diberikan kepada Chief Executive Officer (CEO) dan Chief Financial Officer (CFO) yang dinilai berhasil menerapkan strategi dan eksekusi bisnis yang efektif dalam menghadapi tantangan industri, di tengah terjangan disrupsi teknologidan tantangan bisnis.
Abdul Ghani mengatakan, penghargaan ini merupakan hasil kerja keras seluruh tim di PTPN Group.
"Keberlanjutan bukan hanya wacana tapi sudah menjadi bagian dari model bisnis perusahaan untuk menciptakan nilai tambah bagi semua pemangku kepentingan," kata Abdul Ghani dalam keterangan resminya, Jumat (21/2/2025).
Baca juga : Sukses di 2024, Paradise Indonesia Pasang Target Lebih Besar di 2025
Di bawah kepemimpinannya, PTPN Group terus menunjukkan transformasi positif dalam menciptakan pertumbuhan bisnis yang berkelanjutan, baik dari aspek lingkungan, sosial, maupun tata kelola perusahaan.
Sejumlah inisiatif strategis telah dijalankan PTPN Group dalam mendukung prinsip keberlanjutan.
Di sektor lingkungan misalnya, perusahaan semakin gencar menerapkan praktik perkebunan berkelanjutan, termasuk pengelolaan limbah sawit dan optimalisasi energi terbarukan.
Salah satu langkah konkret adalah pemanfaatan biogas dari limbah pabrik kelapa sawit (PKS) sebagai sumber energi alternatif yang mampu mengurangi emisi gas rumah kaca.
Selain itu, PTPN juga aktif dalam program reforestasi dan agroforestry untuk mengembalikan fungsi ekologi di lahan yang tidak produktif.
Baca juga : Arah Transformasi BNI Dan Strategi Ekspansi 2025
Dari sisi efisiensi dan inovasi, PTPN Group telah mengadopsi teknologi digital dan Internet of Things (IoT) dalam sistem manajemen perkebunan.
Implementasi sistem smart plantation yang telah diterapkan mampu meningkatkan produktivitas sawit dan tebu.
Selain itu, sebagai bagian dari inisiatif dekarbonisasi, PTPN Group juga telah mengembangkan bioetanol berbasis tebu sebagai sumber energi baru terbarukan.
PTPN Group juga terus berupaya meningkatkan kesejahteraan petani melalui skema kemitraan yang lebih adil dan berkelanjutan.
Langkah ini tidak hanya meningkatkan kesejahteraan petani tapi juga memperkuat ekosistem industri perkebunan nasional agar lebih berdaya saing.
Baca juga : Pertamina Borong 4 Penghargaan Bergengsi Di Asian Management Excellence Awards 2025
Di tengah tantangan industri yang semakin kompleks, kata Abdul Ghani, PTPN Group akan terus menjalankan visi transformasi berbasis keberlanjutan.
Ia percaya bahwa keberlanjutan adalah kunci untuk menciptakan bisnis yang tidak hanya bertahan, tetapi juga berkembang dan memberikan dampak positif bagi masyarakat serta lingkungan.
"Kami berkomitmen untuk melakukan berbagai inisiatif strategis untuk mendorong PTPN sebagai perusahaan perkebunan nasional yang berorientasi pada pertumbuhan berkelanjutan," jelasnya.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya