Dark/Light Mode

Geo Dipa Energi Cetak Pendapatan Rp 1,162 Triliun, Lampaui Target RKAP 2024

Rabu, 26 Februari 2025 14:52 WIB
Direktur Utama GeoDipa Yudistian Yunis (kedua dari kanan), Direktur Keuangan, Manajemen Risiko & Umum Hanif Osman (kedua dari kiri), Direktur Operasi & HSSE Supriadinata Marza (kanan) dalam konferensi pers di kantor pusat GeoDipa, Rabu (26/2). (Foto: Fazry/RM.id)
Direktur Utama GeoDipa Yudistian Yunis (kedua dari kanan), Direktur Keuangan, Manajemen Risiko & Umum Hanif Osman (kedua dari kiri), Direktur Operasi & HSSE Supriadinata Marza (kanan) dalam konferensi pers di kantor pusat GeoDipa, Rabu (26/2). (Foto: Fazry/RM.id)

RM.id  Rakyat Merdeka - PT Geo Dipa Energi (Persero) mencatatkan kinerja keuangan yang solid dengan membukukan pendapatan sebesar Rp 1,162 triliun pada tahun 2024.

Capaian ini melampaui 108 persen dari Rencana Kerja dan Anggaran Perusahaan (RKAP) 2024, yang sebelumnya ditargetkan sebesar Rp 1,077 triliun.

Pendapatan tersebut berasal dari dua Pembangkit Listrik Tenaga Panas Bumi (PLTP) milik GeoDipa, yaitu PLTP Dieng dan PLTP Patuha, yang masing-masing memiliki kapasitas 55 MW dengan total produksi mencapai 859 GWh.

Selain mencetak pendapatan yang tinggi, GeoDipa juga berkontribusi signifikan terhadap penerimaan negara melalui Setoran Bagian Pemerintah (SBP) sebesar Rp 147 miliar, atau 143 persen lebih tinggi dari target Rp 103 miliar.

Baca juga : CIMB Niaga Raih Laba Hingga Rp 8,7 Triliun Di 2024

Perusahaan juga berhasil menyetorkan dividen sebesar Rp 26,9 miliar kepada negara pada 2024.

"Capaian ini mencerminkan pertumbuhan bisnis yang sehat sekaligus kontribusi nyata GeoDipa terhadap pendapatan negara dan transisi energi," ujar Direktur Utama GeoDipa Yudistian Yunis, dalam konferensi pers di kantor pusat GeoDipa, Rabu (26/2).

Peningkatan Kinerja ESG dan PROPER Hijau

Selain pencapaian keuangan, GeoDipa juga mencatat peningkatan signifikan dalam aspek Environment, Social, and Governance (ESG).

Berdasarkan S&P Global, GeoDipa meraih rating ESG sebesar 58. Perusahaan juga mendapatkan rating C untuk Climate Change dan rating C untuk Water Security dari The Carbon Disclosure Project (CDP). 

Baca juga : Tokio Marine Kantongi Pendapatan Premi Hingga Rp 2,3 Triliun Di 2024

"Capaian ini menunjukkan komitmen kami dalam mengelola dampak lingkungan secara bertanggung jawab dan berkelanjutan," tambah Yudistian.

Selain itu, pada penilaian PROPER 2024, kedua unit operasi GeoDipa berhasil meraih PROPER Hijau, yang menunjukkan kepatuhan tinggi terhadap regulasi lingkungan serta penerapan inovasi ramah lingkungan.

Ekspansi PLTP Patuha dan Dieng Unit 2

Di sisi pengembangan, GeoDipa terus mempercepat pemanfaatan energi panas bumi.

Pada 2024, perusahaan berhasil menyelesaikan pengeboran proyek PLTP Patuha Unit 2 serta welltesting 3 dari 6 sumur di Dieng dan 12 dari 12 sumur di Patuha.

Baca juga : Permata Bank Catat Laba Bersih Rp 3,6 Triliun Di 2024

Pada 2025, GeoDipa akan memulai tahapan Engineering, Procurement, and Construction (EPC) untuk PLTP Patuha Unit 2 dan Dieng Unit 2, yang masing-masing memiliki kapasitas 55 MW.

Kedua PLTP ini ditargetkan beroperasi komersial pada 2027 dan akan memberikan dampak positif bagi transisi energi nasional, peningkatan kapasitas listrik berbasis energi baru terbarukan (EBT), serta memperkuat kinerja perusahaan.

"GeoDipa terus berkomitmen untuk mendukung transisi energi dan meningkatkan pemanfaatan panas bumi sebagai sumber energi yang ramah lingkungan," tutup Yudistian.

Dengan pencapaian positif ini, GeoDipa semakin memperkuat posisinya sebagai pemain utama dalam sektor energi panas bumi di Indonesia, sekaligus mendukung target pemerintah dalam pengurangan emisi dan peningkatan bauran energi terbarukan.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.