Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- Perbaikan Selesai, Kondisi Jalan Lenteng Agung Sudah Normal dan Bisa Dilewati
- Persib Mulai Susun Persiapan Hadapi Musim 2026/2027
- OTT Pejabat Imigrasi Jakbar, KPK Sita Mobil, Valas, Hingga Emas
- Erling Haaland Bisa Bawa Norwegia Bersaing di Piala Dunia 2026
- Davide Ancelotti Latih Lille, Calvin Verdonk Hadapi Tantangan Baru
Konsisten Jalankan Dekarbonisasi, PHE Lampaui Target Reduksi Emisi 2024
Kamis, 6 Februari 2025 12:12 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - PT Pertamina Hulu Energi (PHE), sebagai Subholding Upstream Pertamina, terus menunjukkan komitmennya dalam mendukung target Net Zero Emission (NZE) tahun 2060 yang dicanangkan pemerintah.
Pada tahun 2024, PHE berhasil mencatat reduksi emisi sebesar 1.186.873 ton CO₂ ekuivalen (CO₂e), melampaui target 789.181 ton CO₂e, atau mencapai 110 persen dari Key Performance Indicator (KPI) yang ditetapkan.
Dalam menjalankan bisnis yang berkelanjutan, PHE terus menginvestasikan sumber daya dalam operasional hulu migas dengan mengacu pada prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG).
Sepanjang tahun 2024, PHE telah melaksanakan 128 program inisiatif aktif dekarbonisasi di berbagai wilayah operasional Subholding Upstream Group. Program-program ini mencakup: Efficiency energy intensity (56,0 persen). Zero routine flaring (24,8 persen) Low carbon heat (13,6 persen). Low carbon power (5,0 persen). Non-routine emission (0,6 persen).
Baca juga : Riset UI: Hilirisasi, Prasyarat Sektor Industri Menuju Indonesia Emas 2045
Keberhasilan reduksi emisi ini berkat kontribusi 5 Regional dan 3 Anak Perusahaan, yaitu: Regional 1 (Sumatera), Regional 2 (Jawa), Regional 3 (Kalimantan), Regional 4 (Indonesia Timur), Regional 5 (Luar Negeri).
Anak Perusahaan: Pertamina Drilling Service Indonesia (PDSI) Elnusa PT Badak NGL.
Komitmen Berkelanjutan PHE
Corporate Secretary PHE Arya Dwi Paramita menegaskan bahwa PHE berkomitmen untuk mendukung transisi energi nasional dan menangani perubahan iklim sesuai dengan Sustainable Development Goals (SDG’s) Tujuan 7 (Energi Bersih & Terjangkau) dan Tujuan 13 (Penanganan Perubahan Iklim).
"PHE berkomitmen mengurangi emisi gas rumah kaca dan mengatasi masalah perubahan iklim yang lebih luas melalui pengelolaan risiko," ujar Arya.
Baca juga : Kenalan Dengan Gen Beta, Bayi Yang Lahir Mulai Januari 2025
Sebagai bentuk pengakuan atas upaya keberlanjutannya, PHE juga memperoleh provisional rating ESG BBB dari MSCI ESG Research UK Limited.
"Skor BBB ini menjadi indikator komitmen kami dalam pengelolaan lingkungan dan sosial di wilayah operasi," tambah Arya.
Ke depan, Subholding Upstream Group akan terus melanjutkan program dekarbonisasi dengan berbagai inovasi.
Tahun 2025, target reduksi emisi ditetapkan sebesar 1.177.000 ton CO₂e dari berbagai inisiatif yang akan dijalankan.
Baca juga : Tingkatkan Inovasi Digital, PLN EPI Sabet Tiga Penghargaan di IDIA 2024
Selain itu, PHE berpegang teguh pada Sepuluh Prinsip Universal (Ten Principles) dari UNGC dalam strategi dan operasionalnya.
PHE juga menerapkan Zero Tolerance on Bribery, dengan memastikan pencegahan fraud melalui implementasi Sistem Manajemen Anti Penyuapan (SMAP) ISO 37001:2016.
Dengan pendekatan yang environmental-friendly, socially responsible, dan good governance, PHE terus mengembangkan pengelolaan operasi yang prudent dan excellent, baik di dalam maupun luar negeri, untuk mencapai visinya sebagai perusahaan migas kelas dunia.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya