Dark/Light Mode

Gelar Tiga Program Belanja Ramadan & Lebaran

Mendag Patok Transaksi Ratusan Triliun Rupiah

Kamis, 27 Februari 2025 07:00 WIB
Menteri Perdagangan (Mendag) Budi Santoso
Menteri Perdagangan (Mendag) Budi Santoso

RM.id  Rakyat Merdeka - Kementerian Perdagangan (Kemendag) menargetkan transaksi ratusan triliun rupiah dari berbagai program belanja yang digelar. Hal ini dilakukan dalam rangka menyambut Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN) Ramadan dan Idul Fitri 2025.

Program ini diharapkan meningkatkan daya beli masyarakat, sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi nasional.

Menteri Perdagangan (Mendag) Budi Santoso mengatakan, ada tiga program utama yang siap digelar secara luring dan daring, yakni Belanja di Indonesia Aja (BINA) Lebaran, Friday Mubarak dan Ramadan Sale.

Menurutnya, program ini memiliki dua manfaat utama, yakni membantu masyarakat mendapatkan barang dengan harga lebih murah dan meningkatkan penyerapan produk Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM).

Baca juga : Dituding Gatal, Dibela Jedar

"Program-program ini menawarkan berbagai promosi yang dapat meningkatkan daya beli masyarakat, mendorong pertumbuhan ekonomi nasional serta mendukung penjualan UMKM dan ritel modern," ujar Budi dalam keterangannya di Jakarta, Rabu (26/2/2025).

Program Friday Mubarak dijadwalkan berlangsung pada 28 Februari—28 Maret 2025. Pelaksanaannya secara luring di berbagai ritel anggota Asosiasi Pengusaha Ritel Indonesia (Aprindo) seluruh Indonesia.

Program ini terdiri atas bazar pameran UMKM dan beragam promo, baik harian maupun promo spesial setiap Jumat untuk komoditas  barang kebutuhan pokok (bapok). Termasuk kebutuhan sehari-hari masyarakat selama Ramadan dan menjelang Idul Fitri.

Program Friday Mubarak bertujuan untuk meringankan beban belanja  masyarakat, merangsang pertumbuhan  ekonomi  nasional dan membantu kelancaran penyediaan pangan.

Baca juga : Kejagung Usut Korupsi Minyak Mentah 193 T

"Friday Mubarak diharapkan mencapai total transaksi Rp 75 triliun sampai 77 triliun," harap Budi.

Selanjutnya, Program BINA  Lebaran dijadwalkan berlangsung pada 14–30  Maret  2025.  BINA Lebaran digelar secara serentak di berbagai mall, pusat perbelanjaan serta berbagai gerai anggota Himpunan Peritel dan Penyewa Pusat Perbelanjaan Indonesia  (Hippindo) dan Asosiasi  Pengelola Pusat Perbelanjaan Indonesia (APPBI) yang  ada  di  stasiun  dan  bandara seluruh provinsi  di Indonesia.

BINA Lebaran terdiri atas program belanja di mall untuk produk makanan dan minuman di kafe dan restoran, bapok, fashion, elektronik, kebutuhan harian, dan lain-lain. Selain itu, ada promo di ritel yang mencakup penawaran  diskon  hingga  70  persen  serta  Bazar  Ramadan.

"Target transaksi yang diharapkan mencapai Rp 30 triliun," ujar Budi.

Baca juga : Prabowo: Saya Yang Minta Dicawe-cawe

Selain itu, Ramadan Sale (Februari – Idulfitri 2025). Program ini dijalankan di berbagai platform e-commerce dan layanan belanja daring yang menawarkan diskon, promo perjalanan dan cashback sepanjang Ramadan hingga Lebaran.

Kemendag juga mendorong platform e-commerce untuk lebih banyak mempromosikan produk UMKM dan lokal agar semakin terserap pasar.

"Kami akan mendorong platform belanja daring untuk mengutamakan dan mempromosikan produk-produk lokal," ucap Busan.

Dengan program ini, Kemendag berharap dapat meningkatkan daya beli masyarakat, menggerakkan sektor UMKM serta mengoptimalkan peredaran uang di dalam negeri selama Ramadan dan Lebaran.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.