Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- Perbaikan Selesai, Kondisi Jalan Lenteng Agung Sudah Normal dan Bisa Dilewati
- Persib Mulai Susun Persiapan Hadapi Musim 2026/2027
- OTT Pejabat Imigrasi Jakbar, KPK Sita Mobil, Valas, Hingga Emas
- Erling Haaland Bisa Bawa Norwegia Bersaing di Piala Dunia 2026
- Davide Ancelotti Latih Lille, Calvin Verdonk Hadapi Tantangan Baru
Gelar Tiga Program Belanja Ramadan & Lebaran
Mendag Patok Transaksi Ratusan Triliun Rupiah
Kamis, 27 Februari 2025 07:00 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Kementerian Perdagangan (Kemendag) menargetkan transaksi ratusan triliun rupiah dari berbagai program belanja yang digelar. Hal ini dilakukan dalam rangka menyambut Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN) Ramadan dan Idul Fitri 2025.
Program ini diharapkan meningkatkan daya beli masyarakat, sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi nasional.
Menteri Perdagangan (Mendag) Budi Santoso mengatakan, ada tiga program utama yang siap digelar secara luring dan daring, yakni Belanja di Indonesia Aja (BINA) Lebaran, Friday Mubarak dan Ramadan Sale.
Menurutnya, program ini memiliki dua manfaat utama, yakni membantu masyarakat mendapatkan barang dengan harga lebih murah dan meningkatkan penyerapan produk Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM).
Baca juga : Dituding Gatal, Dibela Jedar
"Program-program ini menawarkan berbagai promosi yang dapat meningkatkan daya beli masyarakat, mendorong pertumbuhan ekonomi nasional serta mendukung penjualan UMKM dan ritel modern," ujar Budi dalam keterangannya di Jakarta, Rabu (26/2/2025).
Program Friday Mubarak dijadwalkan berlangsung pada 28 Februari—28 Maret 2025. Pelaksanaannya secara luring di berbagai ritel anggota Asosiasi Pengusaha Ritel Indonesia (Aprindo) seluruh Indonesia.
Program ini terdiri atas bazar pameran UMKM dan beragam promo, baik harian maupun promo spesial setiap Jumat untuk komoditas barang kebutuhan pokok (bapok). Termasuk kebutuhan sehari-hari masyarakat selama Ramadan dan menjelang Idul Fitri.
Program Friday Mubarak bertujuan untuk meringankan beban belanja masyarakat, merangsang pertumbuhan ekonomi nasional dan membantu kelancaran penyediaan pangan.
Baca juga : Kejagung Usut Korupsi Minyak Mentah 193 T
"Friday Mubarak diharapkan mencapai total transaksi Rp 75 triliun sampai 77 triliun," harap Budi.
Selanjutnya, Program BINA Lebaran dijadwalkan berlangsung pada 14–30 Maret 2025. BINA Lebaran digelar secara serentak di berbagai mall, pusat perbelanjaan serta berbagai gerai anggota Himpunan Peritel dan Penyewa Pusat Perbelanjaan Indonesia (Hippindo) dan Asosiasi Pengelola Pusat Perbelanjaan Indonesia (APPBI) yang ada di stasiun dan bandara seluruh provinsi di Indonesia.
BINA Lebaran terdiri atas program belanja di mall untuk produk makanan dan minuman di kafe dan restoran, bapok, fashion, elektronik, kebutuhan harian, dan lain-lain. Selain itu, ada promo di ritel yang mencakup penawaran diskon hingga 70 persen serta Bazar Ramadan.
"Target transaksi yang diharapkan mencapai Rp 30 triliun," ujar Budi.
Baca juga : Prabowo: Saya Yang Minta Dicawe-cawe
Selain itu, Ramadan Sale (Februari – Idulfitri 2025). Program ini dijalankan di berbagai platform e-commerce dan layanan belanja daring yang menawarkan diskon, promo perjalanan dan cashback sepanjang Ramadan hingga Lebaran.
Kemendag juga mendorong platform e-commerce untuk lebih banyak mempromosikan produk UMKM dan lokal agar semakin terserap pasar.
"Kami akan mendorong platform belanja daring untuk mengutamakan dan mempromosikan produk-produk lokal," ucap Busan.
Dengan program ini, Kemendag berharap dapat meningkatkan daya beli masyarakat, menggerakkan sektor UMKM serta mengoptimalkan peredaran uang di dalam negeri selama Ramadan dan Lebaran.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya