Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
PLN EPI Dorong Kreativitas Lokal Lewat Pelatihan Batik Ecoprint
Rabu, 26 Februari 2025 21:47 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - PT PLN Energi Primer Indonesia (PLN EPI) terus memperluas dampak sosial dan ekonominya melalui Program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) Inovatif Pelatihan Batik Ecoprint di Desa Berdaya Energi, Kalurahan Karangasem, Gunungkidul, Yogyakarta.
Program ini mengombinasikan seni kain dengan pelestarian lingkungan, menghasilkan karya kreatif berbasis bahan alami.
Ketua Eronity ArtbSiti Nurhayati yang juga Ketua PKK Kalurahan Karangasem menyebutkan, program ini membuka peluang besar bagi ibu-ibu kelompok usaha kreatif Eronity Art Gunungkidul.
"Dengan pelatihan batik ecoprint, kita tidak hanya menjaga kelestarian lingkungan, tetapi juga menghidupkan seni tradisional yang unik dan bernilai ekonomi tinggi," ujar Siti Nurhayati.
Pelatihan ini tidak hanya menghasilkan produk berkualitas, tetapi juga meningkatkan kemandirian ekonomi masyarakat.
Produk ecoprint yang dihasilkan telah menarik perhatian pasar kreatif di Yogyakarta dan sekitarnya.
Baca juga : Danantara Dorong Permintaan Lapangan Pekerjaan Di Dalam Negeri
"Kami melihat peluang besar bagi ecoprint untuk menjadi ikon baru produk kreatif dari Gunungkidul," kata Ketua Kalurahan Karangasem, Parimin.
Selain itu, program ini turut mendorong pemberdayaan perempuan melalui pengembangan kelompok usaha yang berorientasi pada keberlanjutan.
Dengan dukungan PLN EPI, masyarakat kini memiliki akses ke pelatihan keterampilan, bahan baku berkualitas, serta strategi pemasaran yang efektif.
Selama dua hari, PLN EPI menghadirkan Bayu Aria Widhi Kristanto, dosen Institut Seni Indonesia (ISI) Yogyakarta, sebagai mentor pelatihan.
Ia memberikan materi mengenai teknik batik, pewarnaan alami, pemilihan bahan, eksplorasi motif, hingga strategi desain dan pemasaran produk.
Tak hanya itu, PLN EPI juga mengundang Hartini dari Dinas Perindustrian Kabupaten Gunungkidul untuk menjelaskan kebijakan perizinan usaha serta proses pendaftaran Hak Kekayaan Intelektual (HAKI).
Baca juga : Mardiono: Retreat Kepala Daerah Wujud Persatuan Bangsa
Sebagai bagian dari program, peserta juga melakukan studi banding ke Workshop Lemospires di Umbulharjo, Yogyakarta, yang terkenal dengan teknik ecoprint dan jumputan warna alami.
Direktur Biomassa PLN EPI Antonius Ari Sudjatmiko menegaskan, program ini bertujuan agar produk ecoprint dari Gunungkidul mampu bersaing di pasar lokal maupun global.
"Kami ingin memastikan produk ecoprint dari Gunungkidul dapat bersaing di pasar lokal maupun global," ungkapnya.
Produk ecoprint ini dirancang untuk memenuhi tren pasar global yang semakin mengutamakan produk ramah lingkungan dan berkelanjutan.
Keunikan motif serta proses produksi yang bertanggung jawab menjadi daya tarik utama di pasar premium.
Program ini menjadi bagian dari implementasi prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG) serta mendukung Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (TPB) 8, yaitu pekerjaan layak dan pertumbuhan ekonomi.
Baca juga : Dukung Kreativitas Digital, PERURI Gelar Pembinaan & Pelatihan Content Creator
Program ini membuktikan bahwa seni tradisional dapat menjadi kekuatan ekonomi lokal sekaligus mendukung pelestarian lingkungan.
Seiring meningkatnya kesadaran global terhadap produk ramah lingkungan, PLN EPI melihat potensi besar dalam mengintegrasikan energi terbarukan dengan ekonomi kreatif melalui ecoprint.
Batik ecoprint ini bukan hanya menjadi sumber penghasilan bagi masyarakat, tetapi juga menjaga warisan budaya tradisional.
Produk ini mencerminkan keuletan dan kearifan masyarakat dalam melestarikan serta mengembangkan seni khas daerah.
Dengan semangat kolaborasi, PLN EPI dan masyarakat Karangasem membuktikan bahwa inovasi lokal dapat menjadi inspirasi nasional. Program ini diharapkan terus berkembang dan menjadi model pemberdayaan ekonomi kreatif berbasis lingkungan di berbagai daerah lainnya.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya