Dark/Light Mode

Mardiono: Retreat Kepala Daerah Wujud Persatuan Bangsa

Sabtu, 22 Februari 2025 16:39 WIB
Plt Ketua Umum Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Muhammad Mardiono usai agenda pelepasan jamaah umroh, di Kantor DPP PPP, Menteng, Jakarta Pusat, Jumat (21/2/2025) malam. Foto: Istimewa
Plt Ketua Umum Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Muhammad Mardiono usai agenda pelepasan jamaah umroh, di Kantor DPP PPP, Menteng, Jakarta Pusat, Jumat (21/2/2025) malam. Foto: Istimewa

RM.id  Rakyat Merdeka - Plt Ketua Umum Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Muhammad Mardiono menngapresiasi pelantikan kepala daerah serentak oleh Presiden Prabowo Subianto, Kamis (20/2/2025).

"Pelantikan kepala daerah serentak sebagai implementasi nilai-nilai dari Pancasila dan UUD 1945 yang menekankan pentingnya kebersamaan, solidaritas, dan semangat nasionalisme untuk menjaga keutuhan bangsa," kata Muhamad Mardiono, usai agenda pelepasan jamaah umroh, di Kantor DPP PPP, Menteng, Jakarta Pusat, Jumat (21/2/2025) malam.

Baca juga : Retreat Kepala Daerah di Magelang: Datang Naik Bus, Bajunya Komcad

Lebih lanjut, Mardiono yang juga Utusan Khusus Presiden Bidang Ketahanan Pangan menuturkan, pelantikan kepala daerah serentak yang diikuti dengan retrat merupakan proses untuk menyamakan visi dan misi pembangunan antara Pemerintah Pusat dan Pemerintah Daerah.

Dikatakan, kesamaan visi dan misi pembangunan ini akan menjadikan sinergi program yang efektif.

Baca juga : Beringin Wajibkan Kepala Daerah Ikutan Retreat

"Kesamaan visi dan misi merupakan modal dasar bagi Indonesia dalam menghadapi berbagai ketidakpastian global, pelambatan ekonomi, dan kesenjangan sosial," ujarnya.

Selain kesamaan visi dan misi antara pusat dan daerah, tambah Mardiono, perlu juga ada kesamaan soal pandangan menyikapi kebijakan efisiensi anggaran berdasarkan Instruksi Presiden Nomor 1 Tahun 2025.

Baca juga : Standar kecantikan Sangat kompleks

Sebab menurutnya, kebijakan efisiensi anggaran merupakan langkah strategis agar APBN tepat sasaran. Selain itu, dia menilai, kebijakan efisiensi anggaran ini langkah paling baik yang dapat dilakukan Pemerintah dibandingkan dengan menaikkan tarif pajak atau menambah utang baru.

"Anggaran yang dapat diefisiensikan akan mampu dialokasikan untuk mendukung pelaksanaan kebijakan strategis prioritas untuk mencapai Asta Cita dari Presiden Prabowo Subianto," pungkasnya.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.