Dark/Light Mode

Eka Lestari Sinaga Dorong Inovasi Pengelolaan Limbah Industri Batu Bara

Jumat, 28 Februari 2025 22:10 WIB
Eka Lestari Sinaga Dorong Inovasi Pengelolaan Limbah Industri Batu Bara

RM.id  Rakyat Merdeka - Direktur PT ESA MAHA KARYA TUNGGAL, Eka Lestari Sinaga menekankan pentingnya inovasi dalam pengelolaan limbah industri batu bara.

Hal ini ia sampaikan dalam forum yang dihadiri oleh Wakil Menteri Koperasi Ferry Juliantono, Wakil Menteri Energi Sumber Daya Mineral (ESDM) Yuliot Tanjung, Wamen Investasi dan Hilirisasi/Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Todotua Pasaribu, serta Ketua Umum ASPEBINDO Anggawira.

Dalam kesempatan tersebut, Eka memperkenalkan teknologi terkini dalam remediasi tanah dan pengolahan air, yang dapat membantu mengurangi dampak lingkungan akibat industri tambang dan energi.

Menurut Eka, salah satu tantangan utama di sektor pertambangan adalah kerusakan tanah akibat hilangnya unsur hara, yang membuatnya tidak lagi produktif.

Baca juga : Bank Emas Bisa Tambah PDB Hingga Rp245 Triliun, Ini Penjelasan Dirut BRI

"Kami memiliki teknologi Soil Remediation yang dapat meningkatkan kesuburan tanah sehingga bisa digunakan kembali," ujarnya.

Teknologi ini telah diterapkan di beberapa wilayah, termasuk di Banjarmasin, Kalimantan Selatan.

Selain remediasi tanah, Eka juga menyoroti pentingnya pengelolaan limbah cair industri, terutama yang mencemari daerah aliran sungai (DAS).

“Kami ingin memastikan limbah industri, termasuk dari sektor minyak dan gas seperti Pertamina, dapat diolah dengan teknologi water treatment yang efektif. Ini penting agar ekosistem perairan tidak semakin rusak akibat pembuangan limbah yang tidak terkendali,” katanya dalam RAKERNAS ASPEBINDO 2025 yang bertema Bersatu dalam Sinergi, Beraksi untuk Kemajuan Energi Nasional, di Jakarta, Kamis (27/2/2025).

Baca juga : Kenari Djaja Komit Hadirkan Inovasi Dan Desain Arsitektur Modern

Eka juga memperkenalkan teknologi Ecotru, sebuah inovasi ramah lingkungan untuk pengolahan limbah industri.

Ia menyoroti kurangnya perhatian sebagian besar perusahaan pertambangan dan energi terhadap isu lingkungan.

“Banyak pelaku industri Minerba yang masih belum peduli terhadap dampak lingkungan dari operasional mereka. Padahal, polusi air, udara, serta permasalahan sampah harus menjadi perhatian utama jika kita ingin menciptakan industri yang berkelanjutan,” tegasnya.

Dengan hadirnya para pemangku kepentingan dari berbagai sektor, Eka berharap dapat membangun lebih banyak kolaborasi dalam mengatasi tantangan lingkungan di industri.

Baca juga : Ikhtiar Khatam Al-Quran Bulan Ramadan, Inovasi ngaji.ai Bantu Kita Konsisten

“Kami ingin memperluas jaringan serta berkontribusi nyata dalam memperbaiki kondisi lingkungan, yang saat ini menghadapi tantangan besar,” pungkas Eka yang juga Ketua DPP PUAN Jakarta Barat.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.