Dark/Light Mode

Agung Podomoro Perkuat Sinergi Bersama Perbankan dan Agen

Minggu, 2 Maret 2025 22:05 WIB
Foto: Ist.
Foto: Ist.

RM.id  Rakyat Merdeka - Agung Podomoro semakin memantapkan sinergi dengan perbankan dan agen melalui pemberian penghargaan dalam acara Podomoro Harmony Award 2025.

Acara ini merupakan ajang apresiasi yang pertama kali digelar Agung Podomoro untuk memperkokoh kolaborasi dengan perbankan dan agen yang merupakan garda terdepan eksternal dalam membangun kekuatan industri properti nasional.

Direktur Utama PT Agung Podomoro Land Tbk Bacelius Ruru mengatakan, selama lebih dari 55 tahun, perbankan dan agen telah menjadi bagian penting dari rantai bisnis perusahaan.

"Perbankan dan agen telah bersama mengarungi pasang surut industri properti nasional hingga bisa bertahan sampai sekarang," kata Ruru dalam keterangan resminya, di Jakarta, Minggu (2/3/2025).

Selama puluhan tahun, kata Ruru, Kredit Pemilikan Rumah (KPR) dan Kredit Pemilikan Apartemen (KPA) telah menjadi andalan utama masyarakat untuk membeli properti.

Baca juga : Pelindo Solusi Logistik Gencarkan Kinerja Selama Ramadan

Data Uang Beredar Bank Indonesia menunjukkan pada Januari 2025 total penyaluran kredit properti mencapai Rp 1.410,8 triliun.

Dari jumlah tersebut, sebanyak Rp 796,6 triliun (56,5 persen) merupakan skema KPR dan KPA.

Menurut Ruru, dominasi kontribusi KPR dan KPA sebagai skema yang paling banyak dipilih masyarakat tak lepas dari peran penting perbankan dan agen.

Perbankan mampu menyuguhkan berbagai kemudahan dan fasilitas yang menguntungkan konsumen.

Di saat yang sama, para agen juga berperan menjalin kerja sama dengan lembaga pembiayaan sekaligus berinteraksi langsung untuk mengedukasi konsumen.

Baca juga : Sjafrie & Menhan Malaysia Perkuat Kerja Sama Pertahanan

Stimulus fiskal yang diberikan Pemerintah maupun kelonggaran moneter yang disiapkan oleh Bank Indonesia juga mampu mendorong dan mempertahankan daya beli masyarakat terhadap properti.

Berbagai insentif seperti Pajak Pertambahan Nilai Ditanggung Pemerintah (PPN-DTP), rencana pembebasan Bea Perolehan Hak Atas Tanah dan Bangunan (BPHTB), serta era suku bunga rendah turut menciptakan gairah terhadap industri properti pasca pandemi.

Ruru optimis, sektor properti akan tumbuh dan berperan besar dalam ekonomi nasional jika seluruh sinergi strategis dan berbagai stimulus ini mampu dipertahankan.

Banyak pakar memprediksi tahun 2025 penjualan properti akan tumbuh di atas 2 persen. Prediksi ini dinilai masuk akal.

"Untuk itu, kami memantapkan sinergi dengan perbankan dan agen yang selama ini telah menjadi garda terdepan kekuatan industri properti Tanah Air," ujarnya.

Baca juga : Pimpinan MPR Dukung Kolaborasi IFC Dan Pertamina Hulu Energi Kembangkan Model Bisnis CCS

Ruru menjelaskan, Podomoro Harmony Award 2025 menjadi pagelaran penghargaan pertama selama 55 tahun Agung Podomoro mengembangkan bisnis properti.

Selama itu, Agung Podomoro telah membuktikan komitmen untuk menciptakan dampak positif terhadap perekonomian melalui pengadaan produk properti berkualitas.

Ruru berharap, kerja sama yang telah terjalin bersama perbankan dan agen dapat semakin erat dan terus berkembang.

Adapun Podomoro Harmony Award 2025 memberikan beragam penghargaan sesuai keunggulan masing-masing perbankan dan agen.

"Melalui kolaborasi, Agung Podomoro percaya dapat terus mendorong penjualan dan pengadaan properti dalam mendukung program Pemerintah agar masyarakat dapat memiliki properti berkualitas serta mendorong pertumbuhan ekonomi bersama perbankan dan agen," ucap Ruru.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.