Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- Perbaikan Selesai, Kondisi Jalan Lenteng Agung Sudah Normal dan Bisa Dilewati
- Persib Mulai Susun Persiapan Hadapi Musim 2026/2027
- OTT Pejabat Imigrasi Jakbar, KPK Sita Mobil, Valas, Hingga Emas
- Erling Haaland Bisa Bawa Norwegia Bersaing di Piala Dunia 2026
- Davide Ancelotti Latih Lille, Calvin Verdonk Hadapi Tantangan Baru
Australia-Indonesia Perkuat Kerja Sama Angkatan Laut Dalam MNEK 2025
Senin, 24 Februari 2025 16:36 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Australia dan Indonesia memperkuat hubungan maritim melalui latihan militer bersama, Multilateral Naval Exercise Komodo (MNEK) 2025. Latihan militer bersama itu digelar pada 15-22 Februari lalu, diikuti 38 negara.
MNEK ke-5 tahun 2025 digelar pada 15-22 Februari 2025 di Tanjung Benoa, Bali. Kapal perang Australia, HMAS Hobart berpartisipasi dalam latihan tersebut bersama kapal-kapal dari 14 negara lainnya, termasuk 19 kapal TNI Angkatan Laut.
Dengan tema 'Kemitraan Maritim untuk Perdamaian dan Stabilitas', Latihan Komodo 25 menekankan pentingnya kerja sama antar angkatan laut dalam menghadapi tantangan maritim, termasuk bantuan kemanusiaan dan penanggulangan bencana.
Baca juga : Dampak Pengosongan Kolom Agama Dalam KTP
Saat Latihan Komodo 25 di laut, Australia dan Indonesia bersama dengan kapal perang dan pesawat terbang dari negara-negara peserta lainnya, melaksanakan misi pencarian dan penyelamatan.
Komandan Angkatan Laut Australia Laksamana Madya Mark Hammond mengakui pentingnya keterlibatan angkatan laut Australia-Indonesia untuk mendukung keamanan regional.
“Sebagai tetangga di wilayah maritim, penting bagi Australia dan Indonesia untuk terus membangun kerja sama dan memperkuat kemampuan kolektif kita untuk mengelola kepentingan keamanan bersama,” ucapanya dalam keterangan Australian Embassy Jakarta, Senin (24/2/2025).
Baca juga : Australia-Indonesia Teken MoU Perkuat Kemitraan Perlindungan Dan Keamanan Nuklir
Menjelang latihan tersebut, Laksamana Madya Hammond dan Kepala Staf Angkatan Laut Indonesia, Laksamana TNI Muhammad Ali, menandatangani Memorandum of Understanding on Submarine Abandonment, Escape and Rescue.
“Nota Kesepahaman ini akan mendorong kerja sama yang lebih erat dalam isu yang penting bagi kedua angkatan laut dan merupakan cerminan komitmen bersama kita terhadap keamanan dan keselamatan maritim,” ujar Laksamana Madya Hammond.
Nota Kesepahaman ini bakal memungkinkan Australia dan Indonesia untuk saling bertukar keahlian dan melakukan pelatihan.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya