Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- Perbaikan Selesai, Kondisi Jalan Lenteng Agung Sudah Normal dan Bisa Dilewati
- Persib Mulai Susun Persiapan Hadapi Musim 2026/2027
- OTT Pejabat Imigrasi Jakbar, KPK Sita Mobil, Valas, Hingga Emas
- Erling Haaland Bisa Bawa Norwegia Bersaing di Piala Dunia 2026
- Davide Ancelotti Latih Lille, Calvin Verdonk Hadapi Tantangan Baru
Airlangga Jadi Pembicara Utama di UNESCO World Engineering Day di Paris
Rabu, 5 Maret 2025 14:54 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Menko Perekonomian Airlangga Hartarto menjadi pembicara utama dalam acara UNESCO World Engineering Day, di Paris, Prancis, Selasa (4/3/2025). Tanggal 4 Maret ditetapkan oleh sebagai World Engineering Day for Sustainable Development sebagai bentuk penegasan peran insinyur dalam mencapai Tujuan Pembangunan Berkelanjutan 2030 (Sustainable Development Goals/SDGs)
Dalam acara ini, Airlangga berbicara mengenai peran insinyur dalam pembangunan berkelanjutan. “Insinyur merupakan tulang punggung pembangunan berkelanjutan," ujarnya, seperti keterangan yang diterima redaksi, Rabu (5/3/2025).
Baca juga : Jadi Pembicara Retret, Menteri Dody Bicara Pemerataan Infrastruktur
Selain itu, kata Airlangga, seorang insinyur harus turut berperan dalam kompetisi global berbasis ilmu pengetahuan dan teknologi. "Insinyur merancang infrastruktur yang menghubungkan masyarakat, mengembangkan teknologi penggerak perekonomian, dan menciptakan sistem perlindungan kelestarian lingkungan,” terangnya.
Airlangga melanjutkan, rekayasa teknik yang dilakukan insinyur sangat penting dalam penyediaan infrastruktur dasar seperti sumber air, listrik, jaringan transportasi, dan pengolahan limbah. Penyediaan infrastruktur dasar tersebut sejalan dengan target-target dalam SDGs 2030.
Baca juga : Dirut Pertamina Jamin Pertamax Sesuai Standar Dan Spesifikasi
Dalam upaya pencapaian target yang lebih tinggi, tambahnya, keterampilan insinyur diperlukan dalam proses transisi energi menjadi lebih ramah lingkungan. Agar emisi karbon yang timbul dari kehidupan sehari-hari dan kegiatan industri dapat dikurangi sehingga mengurangi pemanasan global.
Pemberdayaan insinyur juga sangat penting untuk mewujudkan Visi Indonesia Emas 2045. Pada 2045, Indonesia menargetkan menjadi negara maju dengan pendapatan per kapita tinggi setara negara maju melalui pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan.
Baca juga : Airlangga Dorong Inovasi & Kerja Sama R&D Perguruan Tinggi Dengan Industri
Insinyur di Indonesia memegang peran penting dalam mencapai Visi Indonesia Emas 2045 melalui implementasi teknologi yang memajukan taraf hidup masyarakat sehingga dapat meningkatkan pertumbuhan ekonomi. Sayangnya, jumlah insinyur di Indonesia masih kurang. Menurut data Persatuan Insinyur Indonesia, pada 2024, baru ada 2.670 insinyur per satu juta masyarakat.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya