Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
Waka BRIN Jadi Pembicara Kunci Konferensi Internasional Terumbu Karang Di Manado
Sabtu, 14 Desember 2024 16:28 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Wakil Kepala Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), Prof. Amarulla Octavian menjadi, pembicara kunci pada International Conference on Sustainable Coral Reef yang berlangsung pada 13-15 Desember 2024 di Manado, Sulawesi Utara.
Konferensi ini mengusung tema Science, Conservation, Resilience, and Development dan dipimpin oleh Chairman of Conference, Prof. Indroyono Susilo.
Pembicara kunci lainnya dalam konferensi ini adalah Deputi Sumber Daya Kelautan Kemenko Pangan, Dandy Satria Iswara, dan Rektor Universitas Hasanuddin, Prof. Jamaludin Jompa. Acara ini juga dihadiri oleh Executive Director CTI-CFF Regional Secretariat, Dr. Frank Keith Griffin, serta delegasi internasional dari 23 negara.
Baca juga : Polri Jalin Kerja Sama Internasional Tangkap Pengendali Judi Online
Para pemimpin perguruan tinggi, lembaga think tank, dan NGO, baik dari dalam maupun luar negeri, turut hadir. Selain itu, beberapa pengamat kelautan internasional juga memantau jalannya konferensi.
Konferensi internasional ini dibuka secara resmi oleh Dirjen Pengelolaan Ruang Laut Kementerian Kelautan dan Perikanan RI, Drs. Victor Gustaf Manoppo.
Dalam paparannya sebagai pembicara kunci, Prof. Amarulla Octavian membahas kondisi terkini terumbu karang di perairan Indonesia. Ia menyoroti dampak perubahan iklim, seperti pemanasan global dan kenaikan permukaan laut, yang mengancam kesehatan ekosistem laut. Penurunan kualitas air laut telah mengganggu pertumbuhan terumbu karang, hutan bakau, rumput laut, ikan, serta berbagai biota laut lainnya.
Baca juga : Inovasi, Cara Kilang Pertamina Internasional Jaga Keberlangsungan Bisnis
Sebagai solusi, Prof. Amarulla memaparkan teknologi canggih yang dapat dimanfaatkan untuk merestorasi terumbu karang dan memonitor kesehatan laut. Ia juga menampilkan berbagai hasil riset BRIN sebagai upaya mengundang kolaborasi ilmuwan internasional. Paparan tersebut menegaskan komitmen Pemerintah Indonesia dalam mendukung program United Nations Sustainable Development Goals (SDG).
Konferensi ini dibagi dalam plenary session dan 13 topic session, di mana para periset BRIN mempresentasikan makalah mereka. Di sela-sela kegiatan, Prof. Amarulla juga memimpin sejumlah pertemuan bilateral dengan delegasi negara-negara peserta.
Selain konferensi, Pemerintah Daerah turut menyelenggarakan Festival Pesona Selat Lembeh sebagai bagian dari peringatan Hari Nusantara. Kegiatan ini tidak hanya melibatkan ilmuwan, tetapi juga masyarakat umum, termasuk guru dan siswa dari berbagai tingkat pendidikan yang menjadikan konferensi ini sebagai sarana pembelajaran tentang pentingnya menjaga laut.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya