Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
Kemenkop Siap Kembangkan Ekonomi Syariah Lewat Koperasi BMT Al Bahjah Cirebon
Minggu, 23 Maret 2025 04:37 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Kementerian Koperasi (Kemenkop) menyatakan akan terus memberikan dukungan terhadap upaya pengembangan ekonomi syariah melalui koperasi.
Salah satu dukungannya adalah dengan memberikan bantuan pembiayaan dengan skema syariah yang disalurkan melalui Lembaga Pengelola Dana Bergulir (LPDB) kepada BMT Al Bahjah di Kabupaten Cirebon.
Wakil Menteri Koperasi (Wamenkop) Ferry Juliantono mengapresiasi peran Pondok Pesantren Al Bahjah dalam pengembangan ekonomi syariah melalui Koperasi BMT Al Bahjah.
Sebagai mitra LPDB, BMT Al Bahjah dinilai konsisten membangun ekonomi berbasis syariah dengan dibarengi dakwah yang sarat dengan nilai-nilai spiritual.
"Kami dari Kementerian Koperasi sengaja hadir untuk memberikan dukungan kepada Pondok Pesantren Al-Bahjah dan tentunya kami memuliakan Buya Yahya," ujar Ferry Juliantono saat melakukan kunjungan kerja ke BMT Al Bahjah, Sabtu (22/3/2025).
Baca juga : Kemenhub Pastikan Angkutan Barang Tetap Beroperasi Selama Mudik Lebaran
Turut mendampingi Wakil Menteri Koperasi Ferry Juliantono, Direktur Utama LPDB Supomo, dan Direktur Pembiayaan Syariah LPDB Ari Permana. Data empiris Kemenkop mencatat bahwa koperasi syariah atau BMT yang didukung oleh koperasi pembiayaan syariah efektif dalam memerangi praktik rentenir dan pinjaman dengan margin tinggi.
Koperasi syariah juga terbukti mampu memberikan akses keuangan kepada masyarakat mikro dan ultra mikro dengan lebih baik.
"Value ini yang kemudian memberi semangat kepada BMT atau Koperasi Pembiayaan Syariah memiliki kekuatan energi yang jauh lebih besar dibandingkan dengan yang konvensional untuk bisa memerangi satu rentenir, memerangi pinjaman dengan margin yang sangat tingga," ujar Ferry.
Dalam kesempatan tersebut, Ferry Juliantono juga menyampaikan rencana pemerintah untuk membentuk Koperasi Desa Merah Putih di lingkungan Cirebon, Indramayu, dan Kuningan.
Ia berharap BMT Al-Bahjah mendampingi koperasi-koperasi lainnya dalam mengelola pembiayaan syariah.
Baca juga : Kemenkop Dorong Pembentukan Kopdes Merah Putih Di Daerah 3T Indonesia Timur
"Tadi saya menyampaikan kepada Buya Yahya (Pengasuh Lembaga Pendidikan Dakwah/ LPD) Al Bahjah Buya Yahya) untuk membantu kami membimbing Koperasi-koperasi yang akan didirikan sesuai dengan arahan pemerintah," ujar Ferry.
Ia berharap Alumni Pondok Pesantren Al-Bahjah yang telah tersebar di seluruh Indonesia juga diharapkan dapat turut berkontribusi dalam pengembangan koperasi desa ini.
Adapun target pengembangan Koperasi Desa ini adalah mengembangkan kegiatan operasional yang komprehensif, termasuk pengelolaan retail, apotek, klinik desa, transportasi, dan pergudangan.
Terkait target pembentukan Koperasi Desa secara nasional, Ferry menyampaikan bahwa sesuai arahan Presiden, diharapkan pada bulan Juli 2025 sudah terbentuk di hampir 70 ribu desa di seluruh Indonesia.
Kemenkop akan menggunakan tiga pendekatan dalam pengembangan koperasi desa, yaitu revitalisasi koperasi yang sudah ada dan baik, revitalisasi koperasi yang belum maju, serta pembentukan koperasi baru di desa yang belum memiliki koperasi.
Baca juga : Menkop Terbitkan Surat Edaran Tata Cara Pembentukan Koperasi Desa Merah Putih
"Melalui Kunjungan ini diharapkan dapat menjadi momentum penting dalam memperkuat sinergi antara pemerintah, pondok pesantren, dan masyarakat dalam upaya mewujudkan pemberdayaan ekonomi yang berkelanjutan dan inklusif di Indonesia," pungkas Ferry.
Sementara itu, Pengasuh Lembaga Pendidikan Dakwah (LPD) Al Bahjah Buya Yahya siap memberikan dukungan terhadap pemerintah dalam menyukseskan pembentukan Koperasi Desa Merah Putih khususnya koperasi syariah.
Menurut Buya Yahya selain mengusung spirit kebaikan, koperasi syariah menjadi bagian dalam pembangunan ekonomi umat.
"Kita imbau siapapun untuk bisa bergabung untuk bisa menjadi lebih kepada syariah. Kami ingin menjaring orang sebanyak-banyak untuk bergabung dengan koperasi," pungkas Buya.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya