Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
Wamen Investasi dan Hilirisasi Tawarkan Investasi ke 40 Investor Australia
Minggu, 23 Maret 2025 16:06 WIB
Sebelumnya
Dalam Australia-Indonesia Business Forum (AIBF), turut hadir Menteri Keuangan New South Wales Courtney Housos dan Menteri Perbaikan Regulasi dan Perdagangan Adil New South Wales Anoulack Chanthivong.
Forum ini terselenggara atas dukungan Departemen Luar Negeri dan Perdagangan Australia, Kamar Dagang dan Industri Indonesia (KADIN), Fitzpatrick & Co, serta KPMG.
Todotua juga memaparkan perkembangan kerja sama Indonesia dan Australia melalui Perjanjian Kemitraan Ekonomi Komprehensif Indonesia-Australia (IA-CEPA).
Baca juga : Investasi Syariah Menggeliat, Baznas Ajak Investor Zakat Dan Sedekah Saham
Serta mencontohkan beberapa perusahaan Australia yang telah berhasil berinvestasi di Indonesia.
Senada dengan Todotua, Wakil Ketua Umum KADIN Bidang Hubungan Luar Negeri, Benardino M. Vega, mendorong agar kerja sama antara pengusaha Indonesia dan Australia semakin erat.
"Kedua negara memiliki visi yang sama dalam melihat Asia Tenggara sebagai kawasan strategis. Kami terus mengeksplorasi peluang kerja sama, terutama dalam sektor mineral kritis. Setiap tahun, ada inisiatif baru di bidang ini, dan kita perlu membangun lebih banyak kemitraan bisnis ke bisnis (B2B) di sektor ini. Indonesia dan Australia dapat bekerja sama lebih erat dalam sektor mineral dengan menemukan mitra yang tepat di kedua negara," ujarnya.
Baca juga : Eddy Soeparno Jajaki Peluang Investasi Bidang Teknologi Karbon Rendah Di Seoul
Dalam lima tahun terakhir (2019-2024), Kementerian Investasi dan Hilirisasi/BKPM mencatat bahwa Australia berada di peringkat ke-10 sebagai negara dengan realisasi investasi terbesar di Indonesia, dengan total investasi mencapai 2,7 miliar dolar Amerika Serikat.
Lima sektor investasi yang paling diminati investor Australia adalah: Pertambangan (59,4 persen), Hotel dan Restoran (7,9 persen), Jasa Lainnya (7,1 persen), Perumahan, Kawasan Industri, dan Perkantoran (4,7 persen), Perikanan (4,7 persen).
Dengan berbagai peluang investasi yang terus dikembangkan, Indonesia berharap dapat menarik lebih banyak investor Australia untuk berpartisipasi dalam pembangunan ekonomi yang berkelanjutan dan berdaya saing tinggi.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya