Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
Jelang Musim Tanam Kedua, Pupuk Indonesia Genjot Distribusi Pupuk
Senin, 24 Maret 2025 23:16 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - PT Pupuk Indonesia (Persero) memastikan distribusi pupuk tetap berjalan lancar menjelang dan setelah Idul Fitri 1446 Hijriah atau Lebaran 2025. Kelancaran distribusi ini penting untuk menjamin ketersediaan pupuk bagi petani, terutama dalam menyambut musim tanam kedua yang dimulai pada April 2025.
“Seluruh lini distribusi Pupuk Indonesia wajib kembali beroperasi pada 3 April guna mendukung datangnya musim tanam kedua tahun ini. Stockholder harus memastikan operasional setelah libur dapat berjalan normal demi kelancaran pelayanan di seluruh lini distribusi,” ujar Sekretaris Perusahaan Pupuk Indonesia, Wijaya Laksana, Senin (24/3/2025).
Menjelang Lebaran, distribusi pupuk dari gudang hingga kios tetap berlangsung hingga Jumat, 28 Maret 2025, sebelum berhenti sementara selama libur Lebaran. Kegiatan distribusi akan kembali beroperasi penuh pada Kamis, 3 April 2025.
Baca juga : Jelang Lebaran, Grab Distribusikan BHR Ke Mitra Pengemudi
Pupuk Indonesia juga memastikan bahwa distribusi pupuk tidak akan terganggu oleh kebijakan pembatasan angkutan barang yang diterapkan pemerintah selama masa mudik dan arus balik Lebaran 2025. Pasalnya, pupuk termasuk dalam kategori kebutuhan pokok yang mendapatkan pengecualian dari aturan tersebut.
“Pupuk Indonesia menjamin kesiapan dan kelancaran distribusi pupuk hingga menjelang dan sesudah Lebaran, karena pupuk masuk kategori komoditas yang mendapat pengecualian dalam kebijakan pembatasan angkutan barang selama momen mudik Lebaran 2025,” kata Wijaya.
Sebagaimana diketahui, pemerintah telah mengeluarkan Surat Keputusan Bersama (SKB) Tiga Instansi terkait pengaturan lalu lintas selama libur mudik dan arus balik Lebaran 2025. Dalam SKB tersebut, operasional angkutan barang seperti truk bersumbu tiga atau lebih dibatasi di berbagai jalan tol dan non-tol di Sumatera, Jawa, hingga Kalimantan pada 24 Maret hingga 8 April 2025.
Baca juga : Jepang Segel Tiket Piala Dunia, Indonesia Turun Peringkat
Namun, aturan ini tidak berlaku bagi truk pengangkut kebutuhan pokok, termasuk BBM, pakan ternak, dan pupuk.
“Dengan adanya pengecualian ini, maka dapat dipastikan truk-truk yang mengangkut pupuk bersubsidi dan non-subsidi tetap dapat beroperasi seperti biasa untuk menyalurkan pupuk yang amat dibutuhkan oleh petani. Kebijakan ini sejalan dengan program prioritas pemerintah di bidang ketahanan pangan,”pungkas Wijaya.
Dengan kepastian ini, petani di seluruh Indonesia dapat tetap memperoleh pupuk tepat waktu, sehingga musim tanam kedua tahun 2025 dapat berjalan dengan lancar.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya