Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
Bahlil Pantau Kebutuhan Energi Di Jatim
Kualitas BBM Terjaga, Stok LPG Cukup & Listrik Aman
Kamis, 27 Maret 2025 07:05 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Pemerintah memastikan pasokan energi di Jawa Timur (Jatim) dalam kondisi aman menjelang Lebaran. Termasuk Bahan Bakar Minyak (BBM), Liquified Petroleum Gas (LPG) dan listrik.
Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia secara langsung meninjau kesiapan energi di wilayah Jawa Timur untuk mengantisipasi lonjakan konsumsi selama arus mudik dan libur Lebaran.
Bahlil menyebut stok BBM, termasuk Pertalite (RON 90), Pertamax (RON 92) dan Pertamax Turbo dalam kondisi aman dengan cadangan hingga 15 hari. Avtur dan solar untuk kapal penumpang juga mengalami peningkatan permintaan masing-masing sebesar 4,1 persen dan 131,7 persen.
Untuk memastikan kualitas BBM tetap terjaga, Bahlil melakukan uji densitas di salah satu Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) di Surabaya.
“Kualitas BBM sesuai standar dan Pemerintah akan terus melakukan pengecekan rutin,” ujar Bahlil di Terminal BBM Surabaya Group, Jawa Timur, Rabu (26/3/2025).
Baca juga : Kontribusi Bank Mandiri Ke Negara Terus Naik
Selain BBM, Bahlil juga memastikan stok LPG, khususnya tabung 3 kilogram, mencukupi dengan ketahanan hingga 23 hari.
Saat melakukan inspeksi ke salah satu pangkalan LPG di Kecamatan Jambangan, Surabaya, Bahlil menegaskan, harga LPG sudah sesuai dengan Harga Eceran Tertinggi (HET) sebesar Rp 18 ribu.
Dia mengingatkan, akan menindak tegas segala bentuk penyelewengan distribusi LPG yang merugikan masyarakat.
“Kalau ada yang bermain-main dengan distribusi LPG, kami akan tindak tegas bersama aparat penegak hukum,” tegasnya.
Kementerian ESDM juga telah menginstruksikan PT Pertamina (Persero) melakukan pengecekan guna memastikan kesesuaian berat isi LPG 3 kilogram di setiap rantai distribusi.
Baca juga : DKI Revitalisasi Gedung Puskesmas Sudah Uzur
Di sektor kelistrikan, pasokan listrik di Jawa Timur dipastikan aman dengan kapasitas terpasang mencapai 10 Gigawatt (GW). Sementara perkiraan kebutuhan listrik saat Lebaran hanya sekitar 4,5 GW.
“Artinya, cadangan listrik kita masih sekitar 50 persen. Jadi, tidak ada kendala,” tutur Bahlil.
Ketersediaan energi primer untuk pembangkit listrik juga diklaim aman, dengan cadangan batubara lebih dari 22 hari, gas pipa 30 hari dan BBM lebih dari 20 hari.
Selain itu, transmisi listrik dari Jawa Timur ke Bali juga telah diperiksa dan dinyatakan beroperasi tanpa hambatan.
Direktur Utama PT PLN Darmawan Prasodjo memastikan bahwa pasokan listrik dari Jawa Timur ke Bali, Jawa Tengah dan Jawa Barat stabil, dengan kontribusi besar dari Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) Paiton.
Baca juga : Barcelona Vs Osasuna, Misi El Barca Jauhi Musuh Bebuyutan
“Beban listrik saat ini sekitar 6.400-6.500 Megawatt (MW) dan saat Lebaran diperkirakan turun menjadi sekitar 3.800 MW. Sistem kelistrikan Jawa Timur dalam kondisi aman,” ungkapnya.
Dengan kesiapan infrastruktur energi yang terjaga, Pemerintah optimistis kebutuhan energi selama Lebaran dapat terpenuhi dengan baik tanpa gangguan bagi masyarakat.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya